Kapan Supermoon Desember 2025 dan Tips Memotretnya seperti Apa?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kapan supermoon Desember 2025 dan tips memotretnya seperti apa? Karena kabar yang menyebutkan akan kembali terjadi fenomena supermoon pada bulan Desember 2025, banyak yang ingin mengetahui hal tersebut.
Dikutip dari situs diyphotography.net, fenomena ini terjadi saat bulan purnama bertepatan dengan titik paling dekat Bulan dengan Bumi dalam orbit elipsnya.
Fenomena ini membuat Bulan tampak lebih besar dan juga lebih terang daripada biasanya ketika dilihat dari Bumi.
Kapan Supermoon Desember 2025 dan Tips Memotretnya
Kapan supermoon Desember 2025 dan tips memotretnya seperti apa? Dikutip dari situs usatoday.com, time.com, dan diyphotography.net, menurut Old Farmer’s Almanac, supermoon Desember 2025 akan bersinar terang pada pekan ini ketika mencapai puncak iluminasinya pada hari Kamis, tanggal 4 Desember 2025 pukul 06.15 p.m. EST.
Supermoon ini akan menjadi yang ketiga sekaligus terakhir tahun 2025 dan juga disebut dengan cold moon. Cold moon merupakan nama yang diberikan untuk bulan purnama di bulan Desember.
Bulan purnama yang terjadi setiap bulan memiliki nama khusus yang biasanya bermakna sejarah atau budaya tertentu. Julukan untuk bulan purnama Desember adalah cold moon karena cuaca dingin yang terjadi dan menyertainya di bulan Desember.
Kapan supermoon Desember 2025 dan tips memotretnya seperti apa? Supermoon di bulan Desember ini diperkirakan mengorbit sejauh 390.000 kilometer dari Bumi.
Selain itu, bulan ini juga akan terlihat purnama pada malam Rabu serta Jumat, tanggal 3 dan 5 Desember 2025.
Fenomena alam ini juga sangat cocok untuk fotografi. Selain karena saat supermoon bulan akan terlihat lebih cantik dan tegas, hal ini juga karena kecerahan ekstra supermoon bisa memunculkan bayangan kawah Bulan yang tajam.
Berikut adalah tips memotretnya.
1. Pilih Perlengkapan yang Tepat
Lensa yang ideal digunakan adalah lensa telefoto. Panjang fokus antara 300-600 mm akan menghasilkan bidikan permukaan Bulan yang detail.
Akan lebih baik lagi apabila mempunyai teleskop yang dilengkapi dengan adaptor kamera. Sebaiknya padukan dengan kamera mirrorless atau DSLR. Lengkapi perlengkapan ini dengan tripod yang kokoh.
2. Gunakan Pengaturan yang Sederhana serta Andal
Pengaturan yang sederhana dan andal akan memberikan detail permukaan yang tajam tanpa menghilangkan sorotan. Untuk paparan dasar yang baik, yakni:
Shutter speed: 1/125 s to 1/250 s
ISO: 100-200
Aperture: f/8-f/11
3. Fokus dengan Hati-Hati
Beralihlah ke fokus manual. Perbesar terminator Bulan serta gunakan Live View. Fotografer berada di tempat yang tepat ketika kawah Bulan terlihat kontras.
4. Rencanakan Komposisi
Sejumlah foto supermoon yang paling baik menampilkan latar depan, seperti punggung gunung, garis pohon, mercusuar atau cakrawala. Untuk merencanakan dengan tepat di mana Bulan akan terbit terhadap lokasi yang dipilih, sebaiknya gunakan aplikasi.
5. Cobalah Menumpuk untuk Memperoleh Detail yang Maksimal
Apabila menginginkan ketajaman yang ekstra, ambil beberapa gambar kemudian susun. Penumpukan akan meningkatkan tekstur halus serta mengurangi noise. Agar prosesnya lebih mudah dan cepat, lakukan praproses pada gambar sebelum menumpuknya.
6. Akhiri Pemrosesan dengan Lembut
Terdapat sejumlah catatan yang dapat diterapkan tentang pemrosesan gambar supermoon di aplikasi seperti Photoshop, yakni tingkatkan kejelasan dan kontras tetapi hindari penajaman yang berlebihan.
Selain itu, sesuaikan pencahayaannya secara terpisah apabila dan menyertakan elemen latar depan; dan foto bulan yang alami memiliki tepian yang tidak renyah, serta tekstur yang lembut dan halus.
Kapan supermoon Desember 2025 dan tips memotretnya seperti apa? Tandai waktu supermoon muncul di bulan Desember 2025 dan keluarlah untuk menikmati supermoon yang cantik! (Mey)
Baca juga: Apa Itu Supermoon? Kenali Fenomena Alam Ini di Sini
