Karakteristik Perilaku pada Fase Perkembangan Sosial, Emosional, dan Moral

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan bagaimana karakteristik perilaku pada fase perkembangan sosial, emosional, dan moral siswa SD, serta bagaimana upaya bimbingannya? Pada masa Sekolah Dasar, anak mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Terutama dalam hal interaksi sosial, pengelolaan emosi, dan pemahaman nilai-nilai kehidupan. Berikut penjelasan yang disusun secara terstruktur.
Bagaimana Karakteristik Perilaku pada Fase Perkembangan Sosial, Emosional, dan Moral Siswa SD, serta Bagaimana Upaya Bimbingannya
Jelaskan bagaimana karakteristik perilaku pada fase perkembangan sosial, emosional, dan moral siswa SD, serta bagaimana upaya bimbingannya? Berikut penjelasannya yang dikutip dari jurnal Analisis Perkembangan Sosial dan Emosi Anak Sekolah Dasar oleh Nur Chasanah, dkk (2024).
1. Fase Perkembangan Sosial
Pada fase ini, anak mulai aktif menjalin hubungan dengan teman sebaya dan lingkungan sekitarnya. Memiliki keinginan kuat untuk diterima dalam kelompok serta mulai belajar bekerja sama.
Anak juga mulai memahami konsep berbagi, bergiliran, dan mengikuti aturan dalam permainan atau kegiatan kelompok.
Namun, konflik seperti pertengkaran masih sering terjadi, meskipun biasanya tidak berlangsung lama. Hal ini wajar karena anak sedang belajar menyesuaikan diri dengan norma sosial.
Selain itu, muncul keinginan untuk menjadi yang terbaik dan mendapatkan pengakuan dari orang lain, yang menunjukkan proses pembentukan identitas sosialnya.
2. Fase Perkembangan Emosional
Secara emosional, anak SD memiliki perasaan yang kuat tetapi belum stabil. Emosinya mudah berubah dalam waktu singkat, misalnya dari sedih menjadi senang. Ekspresi emosi biasanya spontan dan terlihat jelas.
Seiring bertambahnya usia, anak mulai belajar mengenali emosinya sendiri dan memahami perasaan orang lain.
Anak juga mulai mampu mengontrol emosi negatif seperti marah atau kecewa, meskipun masih perlu bimbingan. Pada tahap ini, anak juga mulai menunjukkan rasa malu, bangga, dan empati terhadap orang lain.
3. Fase Perkembangan Moral
Pada fase ini, anak mulai memahami nilai, norma, dan aturan yang berlaku di lingkungan. Anak belajar membedakan mana yang benar dan salah serta mulai menunjukkan tanggung jawab terhadap tindakannya.
Anak juga mulai memahami pentingnya kejujuran, keadilan, dan menghargai orang lain. Kesadaran moral ini berkembang seiring dengan pengalaman sosial yang mereka alami, baik di rumah maupun di sekolah.
Perkembangan sosial, emosional, dan moral pada siswa SD saling berkaitan dan membentuk kepribadian anak secara menyeluruh.
Dengan bimbingan yang tepat, anak dapat tumbuh menjadi individu yang mampu berinteraksi dengan baik, mengelola emosi secara sehat, serta memiliki nilai moral yang kuat sebagai bekal di masa depan. (shr)
Baca juga: Contoh Rencana Pembelajaran Menggunakan Teori Behaviorisme di Kelas
