Kata Ganti Orang dalam Bahasa Indonesia dan Contoh Kalimatnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Kata ganti orang dalam bahasa Indonesia adalah bentuk pronomina yang berfungsi untuk menggantikan subjek tertentu yang tidak disebut secara langsung. Kata ganti ini terdiri atas kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua, dan kata ganti orang ketiga.
Setiap jenis kata ganti orang tersebut dibagi lagi menjadi tunggal dan jamak. Penggunaan kata ganti ini dimaksudkan agar suatu kalimat dapat disampaikan secara lebih efektif dan tidak bertele-tele.
Setiap kata ganti orang dalam Bahasa Indonesia memiliki berbagai bentuk yang dapat digunakan dalam penulisan teks atau komunikasi oral. Simaklah penjelasan dan masing-masing contoh kalimatnya pada uraian berikut.
Kata Ganti Orang Pertama
Berdasarkan buku Bahasa Indonesia Bentuk dan Maknanya oleh Moh. Tadjudin, kata ganti orang pertama digunakan sebagai pengganti kata si pembicara atau penulis. Kata ganti orang pertama terdiri dari kata ganti orang tunggal dan kata ganti orang jamak.
Bentuk kata ganti orang pertama tunggal adalah saya dan aku. Saya digunakan dalam komunikasi yang bersifat resmi, sopan, dan hormat. Kata ini juga digunakan dalam kondisi formal seperti pertemuan resmi atau rekan kerja profesional seperti atasan.
Begitu pula dalam teks yang sifatnya resmi, seperti surat dinas atau surat pribadi yang bersifat profesional. Berbeda dari bentuk saya, kata ganti aku digunakan dalam komunikasi yang bersifat tak resmi dan lebih santai.
Kata ganti orang pertama yang bersifat jamak memiliki dua bentuk yakni kami dan kita. Kami hanya merujuk pada pihak pembicara atau penulis.
Sementara kita memiliki makna inklusif yang meliputi pembicara dan pendengar maupun penulis dan pembaca. Berikut contoh kalimat kata ganti orang pertama tunggal dan jamak.
Kata Ganti Orang Pertama Tunggal
Saya sedang membaca buku di perpustakaan
Saya sedang berlari di taman
Aku membeli buku Bahasa Indonesia kemarin sore.
Aku senang bermain dengan mu.
Aku menjual tas di toko online.
Saya berencana untuk pergi ke pantai akhir pekan ini
Barang ini milikku.
Saya ingin belajar banyak tentang sejarah kota Jakarta
Kata Ganti Orang Pertama Jamak
Kami berdua akan menghadiri pernikahan teman kita.
Kami sedang menuju ke taman
Kami mengerjakan proyek desain interior ruangan
Kita harus saling berdoa dan menguatkan
Kita harus senantiasa bersyukur.
Kita berjalan menuju utara.
Kami berharap mendapatkan dukungan dari semua rekan kerja.
Baca Juga: Bentuk Kata Penghubung dan Jenis Konjungsi Berdasarkan Fungsi
Kata Ganti Orang Kedua
Mengutip buku Pintar Bahasa Indonesia SD untuk Kelas 4, 5, dan 6 karya Enung Nuraeni, kata ganti orang kedua adalah bentuk promina Bahasa Indonesia yang berfungsi untuk menggantikan orang yang diajak bicara.
Kata ganti ini juga dibagi menjadi dua jenis, yaitu kata ganti orang kedua tunggal dan kata ganti orang kedua jamak. Bentuk kata ganti orang kedua tunggal adalah kamu, Anda, engkau, kau, dan dikau.
Penggunaan kata Anda lebih bersifat formal dan resmi, sedangkan kata ganti kamu dan kau digunakan dalam komunikasi antar sesama teman dan menjadi sapaan akrab.
Sementara itu, kata engkau dan dikau biasanya digunakan dalam teks yang bersifat puitis seperti puisi, syair, dan jenis sastra lama lainnya.
Adapun kata ganti orang kedua jamak yaitu kalian, kamu sekalian, dan hadirin sekalian. Berikut contoh kata ganti orang kedua tunggal dan kata ganti orang kedua jamak.
Kata Ganti Orang Kedua Tunggal
Apakah kamu bisa menemaniku mencari baju besok?
Kau mengatakan itu kemarin
Suara Anda sangat indah
Engkau laksana Mentari di pagi hari
Anda meminum secangkir kopi buatan saya.
Dirimu membeli soto tadi pagi.
Kamu perlu istirahat setelah hari yang panjang.
Anda memberikan saya gantungan kunci kemarin.
Kata Ganti Orang Kedua Jamak
Kalian semua bisa kembali ke kelas masing-masing
Hadirin sekalian dimohon berdiri
Apakah kalian lapar?
Kalian terlihat bahagia hari ini, apakah ada kabar baik?
Kalian bisa mengikuti kelas yoga bersama saya.
Anda sekalian sudah memahami apa yang saya katakan.
Apakah kalian ingin makan siang bersama?
Kalian suka mengganggu dia.
Kata Ganti Orang Ketiga
Menyadur buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang disusun oleh Yusuf Ibrahim, kata ganti orang ketiga dalam bahasa Indonesia berfungsi untuk menggantikan orang dibicarakan.
Kata ganti ini bisa ditemukan dalam berbagai cerita atau teks yang menggunakan sudut pandang orang ketiga saat menyebut objek atau subjek.
Perlu diingat, saat menggunakan jenis pronomina ini dalam suatu teks, pemilihan bentuk kata yang digunakan harus jelas. Tujuannya agar pembaca paham maksud tulisan tersebut.
Bentuk kata ganti orang pertama tunggal adalah dia, beliau, dan ia. Sementara kata ganti orang ketiga jamak adalah mereka. Lebih lanjut, simaklah contoh kalimat kata ganti orang ketiga tunggal dan jamak di bawah ini.
Kata Ganti Orang Ketiga Tunggal
Beliau adalah orang yang sangat berharga bagi keluarga Asmara karena sudah banyak membantu saat kesulitan ekonomi.
Dia tidak menerima telepon dari Ayahnya sejak kemarin.
Ia mahir bermain anggar.
Dia mungkin marah kepada Dina karena telah menyakitinya.
Ia tak menerima telepon dari Ayahnya sejak kemarin.
Dia memiliki bakat alami dalam seni lukis.
Orang itu perlu istirahat setelah berlari 10 km.
Kata Ganti Orang Ketiga Jamak
Mereka akan mengadakan perjamuan malam.
Pohon itu di taman di dekat sekolah mereka.
Mereka semua telah menyelesaikan tugas dengan baik
Mereka berjalan ke arah panggung agar dapat melihat lebih jelas
Mereka sedang membuat kerajinan berbahan rotan dan kayu
Mereka sangat antusias tentang acara yang akan datang.
(IPT)
