Konten dari Pengguna

Kenapa AFC Denda Persib? Cari Tahu Alasan Lengkapnya di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa AFC Denda Persib, Foto: AFC/kumparanBOLA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa AFC Denda Persib, Foto: AFC/kumparanBOLA

Isu disiplin dalam kompetisi Asia membuat banyak suporter bertanya-tanya tentang ”Kenapa AFC denda Persib?” setelah kabar sanksi tersebut mencuat ke publik.

Situasi ini kemudian memicu berbagai spekulasi karena keputusan dari federasi sering berkaitan dengan regulasi yang cukup ketat dalam pertandingan internasional.

Kenapa AFC Denda Persib Bandung?

Ilustrasi AFC Denda Persib, Foto: AFC/kumparanBOLA

Mengutip Instagram resmi kumparanPLAY (@kumparanplay), kenapa AFC denda Persib? Persib Bandung kembali menerima sanksi dari Asian Football Confederation (AFC) setelah terjadi insiden yang melibatkan oknum suporternya.

Peristiwa ini terjadi saat laga melawan Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025–26 yang berlangsung di Dragon Solar Park, Thailand, pada 11 Februari 2026.

Dalam laporan resminya, AFC menyatakan bahwa suporter yang terafiliasi dengan Persib terlibat bentrokan dengan pendukung tuan rumah. Tindakan tersebut dianggap melanggar Pasal 65 dalam Kode Disiplin dan Etika AFC.

Akibatnya, Persib dijatuhi denda sebesar USD 8.750 atau sekitar Rp148 juta, yang wajib dibayarkan maksimal 30 hari setelah keputusan diumumkan.

Besaran denda yang dikenakan kepada Persib juga dipengaruhi oleh status pelanggaran yang sudah berulang. Kasus ini tercatat sebagai pelanggaran keempat dalam periode residivisme, sehingga hukuman yang diberikan lebih berat dibandingkan klub lawan.

Sementara itu, Ratchaburi FC juga dikenai sanksi atas pelanggaran serupa, namun hanya didenda USD 5.000 karena tidak memiliki riwayat pelanggaran sebelumnya.

Pada pertandingan tersebut, Persib harus mengakui keunggulan Ratchaburi dengan skor 0-3, dan insiden kericuhan terjadi setelah laga berakhir.

Di leg kedua yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api, Persib berhasil menang 1-0, namun tetap tersingkir secara agregat.

Setelah pertandingan itu, sempat terjadi kericuhan lagi, meski hingga kini belum ada keputusan lanjutan dari AFC terkait insiden kedua tersebut.

Persib sendiri diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan suporter, terutama dalam laga tandang yang berpotensi menimbulkan gesekan dengan pendukung tuan rumah.

Pengawasan lebih ketat, koordinasi dengan panitia lokal, serta edukasi kepada suporter menjadi langkah penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kompetisi Asia yang memiliki regulasi disiplin sangat tegas.

Selain berdampak pada finansial, hukuman seperti ini juga berpengaruh terhadap citra klub di level internasional, sehingga profesionalisme seluruh elemen tim, termasuk pendukung, menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Itulah alasan mengapa sanksi dari AFC terhadap Persib menjadi pengingat penting bahwa disiplin dan tanggung jawab suporter merupakan bagian tak terpisahkan dari keberhasilan klub di kompetisi Asia. (Fikah)

Baca juga: Siapa yang Memulai Debut Seniornya di 2019 pada Usia 16 Tahun? Ini Informasinya