Konten dari Pengguna

Kenapa Ikan Sapu Sapu Ditangkap dan Dimusnahkan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Ikan Sapu Sapu Ditangkap dan Dimusnahkan, Foto: Dok. koalisi persampahan nasional (KPNAS)/kumparanNEWS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Ikan Sapu Sapu Ditangkap dan Dimusnahkan, Foto: Dok. koalisi persampahan nasional (KPNAS)/kumparanNEWS

Kenapa ikan sapu-sapu ditangkap dan dimusnahkan? Belakangan ini, publik dibuat penasaran setelah adanya operasi penertiban ikan sapu-sapu di Jakarta yang berhasil mengangkat sekitar 6,9 ton dari perairan.

Isu ini berkembang luas karena penangkapan tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan perairan yang menjadi perhatian serius pemerintah. Lantas, apa kaitannya dengan ikan sapu-sapu? Mengapa ikan ini harus ditangkap dan dimusnahkan?

Kenapa Ikan Sapu Sapu Ditangkap, Antisipasi Populasi Meledak

Ilustrasi Ikan Sapu Sapu Ditangkap dan Dimusnahkan, Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTOPenelitian Mujadid/kumparaNEWS

Kenapa ikan sapu-sapu ditangkap? Mengutip Instagram (@dkpkp.jakarta), ikan sapu-sapu atau Pterygoplichthys pardalis ditangkap dan dimusnahkan karena termasuk spesies invasif yang dapat merusak keseimbangan ekosistem perairan.

Populasi yang tidak terkendali berpotensi mengancam ikan lokal, merusak habitat alami, hingga menurunkan kualitas lingkungan air. Jika dibiarkan, keberadaan ikan ini bisa mengganggu rantai makanan dan menyebabkan kerusakan ekologi yang lebih luas.

1. Populasi Meledak Tanpa Pengendali Alami

Ikan sapu-sapu berasal dari Amerika Selatan dan dikenal sangat tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan. Kemampuannya berkembang biak sangat tinggi, seekor induk betina bisa menghasilkan puluhan ribu telur dalam satu siklus.

Ditambah lagi, di perairan Indonesia ikan ini hampir tidak memiliki predator alami, sehingga jumlahnya meningkat pesat tanpa hambatan.

2. Mengganggu Ekosistem dan Ikan Lokal

Sebagai spesies asing, ikan sapu-sapu ini membawa dampak besar bagi lingkungan. ikan sapu-sapu kerap memakan telur ikan lokal, sehingga menghambat regenerasi spesies asli.

Selain itu, kebiasaan ikan sapu-sapu menggali dasar sungai dapat menyebabkan erosi dan membuat air menjadi keruh. Kondisi ini merusak habitat alami serta mengganggu keseimbangan rantai makanan di perairan.

3. Merugikan Nelayan dan Pembudidaya

Bagi nelayan, ikan sapu-sapu dianggap sebagai hama. Tubuhnya yang keras dan siripnya yang tajam sering merusak jaring atau alat tangkap, sehingga menimbulkan kerugian ekonomi.

Di beberapa daerah, ikan ini juga mengganggu tambak karena bersaing dengan ikan budidaya.

4. Tidak Aman untuk Dikonsumsi

Berbeda dengan ikan lain, sapu-sapu liar tidak disarankan untuk dikonsumsi manusia.

Hal ini karena ikan sapu-sapu hidup di perairan yang sering tercemar dan mampu menyerap zat berbahaya seperti logam berat. Kandungan tersebut dapat membahayakan kesehatan jika masuk ke tubuh manusia.

Untuk mengatasi masalah ini, berbagai langkah dilakukan seperti membatasi penyebaran ikan invasif, melakukan penangkapan massal terutama pada ikan berukuran kecil, serta memanfaatkan predator alami untuk menekan populasinya.

Edukasi kepada masyarakat juga penting agar tidak melepas ikan ini ke perairan bebas.

Demikianlah alasan mengapa ikan sapu-sapu ditangkap dan dimusnahkan, yaitu demi menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta melindungi keanekaragaman hayati yang ada. (Fikah)

Baca juga: Kajian Persebaran Penduduk dan Jenis Pekerjaan yang Dianalisis