Konten dari Pengguna

Kenapa Logo Persija Cuma Pakai Satu Bintang? Ini Jawabannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa logo Persija cuma pakai satu bintang. Foto: Unsplash.com/Mike Kilcoyne
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa logo Persija cuma pakai satu bintang. Foto: Unsplash.com/Mike Kilcoyne

Banyak yang penasaran kenapa logo Persija cuma pakai satu bintang meskipun klub ini dikenal sebagai salah satu tim tersukses di Indonesia.

Pembahasan mengenai simbol di logo tim sepak bola memang selalu menarik, terutama ketika hal itu berkaitan dengan sejarah panjang dan prestasi besar yang diraih.

Warna, bentuk, hingga lambang bintang di logo Persija bukan hanya hiasan semata, tetapi juga memiliki makna mendalam yang merepresentasikan perjalanan panjang klub ibu kota ini dalam dunia sepak bola nasional.

Kenapa Logo Persija Cuma Pakai Satu Bintang

Ilustrasi Kenapa logo Persija cuma pakai satu bintang. Foto: Unsplash.com/Lachlan

Kenapa logo Persija cuma pakai satu bintang? Mengutip dari persija.id, alasannya karena klub ini mengadopsi sistem yang digunakan oleh liga sepak bola Italia, yaitu Serie A.

Dalam sistem tersebut, satu bintang di atas logo klub menandakan pencapaian sepuluh gelar juara liga domestik.

Persija Jakarta, yang telah mengoleksi sebelas gelar juara sepanjang sejarahnya, tetap memilih untuk mempertahankan satu bintang sebagai simbol kehormatan atas sepuluh gelar yang telah diraih.

Sistem tersebut bukan hanya menunjukkan angka kemenangan, melainkan juga mencerminkan rasa hormat terhadap tradisi sepak bola dunia yang diadaptasi secara konsisten oleh klub-klub besar.

Selain itu, makna satu bintang di logo Persija juga dapat dilihat dari sisi filosofi.

Klub ini ingin menunjukkan bahwa satu bintang tersebut bukan sekadar angka, tetapi tanda dari perjalanan panjang dan kerja keras yang telah dilakukan sejak era Perserikatan hingga Liga Indonesia modern.

Persija tidak menambah bintang kedua meskipun sudah meraih lebih dari sepuluh gelar, karena belum ada regulasi resmi dari PSSI yang menetapkan aturan mengenai penambahan bintang berdasarkan jumlah trofi.

Dengan demikian, keputusan ini menunjukkan bahwa Persija lebih mengutamakan makna simbolik dan keseragaman tradisi ketimbang mengikuti tren yang tidak memiliki dasar aturan baku.

Perlu dipahami bahwa penggunaan bintang pada logo klub sepak bola memiliki nilai historis yang sangat kuat.

Di Persija, satu bintang itu menjadi representasi dari kesetiaan terhadap sistem yang diakui secara global, tanpa mengurangi rasa bangga atas prestasi yang telah dicapai.

Persija menjadikan bintang tunggal itu sebagai simbol keabadian kejayaan, bukan sekadar penanda jumlah gelar.

Keteguhan dalam menjaga makna tersebut membuat logo Persija tetap ikonik dan mudah dikenali, baik oleh penggemar dalam negeri maupun penggemar sepak bola internasional yang memahami pentingnya simbol dalam dunia olahraga.

Keputusan mempertahankan satu bintang juga menggambarkan prinsip klub yang menjunjung nilai tradisi dan integritas.

Persija tidak sekadar mengejar pengakuan visual dari jumlah kemenangan, tetapi berusaha menjaga esensi dari simbol itu sendiri agar tetap bermakna.

Setiap kali logo itu terpampang di dada pemain, bintang tunggal tersebut menjadi pengingat akan perjuangan, semangat, dan sejarah panjang klub yang tak ternilai oleh jumlah trofi semata.

Kenapa logo Persija cuma pakai satu bintang adalah karena filosofi yang dipegang teguh oleh klub ini untuk menghormati tradisi dan makna dari simbol tersebut, bukan sekadar angka di atas lambang.

Logo itu menjadi cerminan jati diri dan kebanggaan yang akan terus melekat pada perjalanan panjang Persija Jakarta di dunia sepak bola Indonesia. (Khoirul)

Baca Juga: Jadwal Bola Hari Ini 25 Oktober 2025, Siap Temani Akhir Pekan