Konten dari Pengguna

Kenapa Persija vs Persib Tidak di JIS? Ini Alasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Persija vs Persib tidak di JIS. Foto: Unsplash.com/Vienna Reyes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Persija vs Persib tidak di JIS. Foto: Unsplash.com/Vienna Reyes

Kenapa Persija vs Persib tidak di JIS menjadi pertanyaan besar setelah perubahan venue diumumkan mendekati jadwal pertandingan pekan ketiga puluh dua musim ini.

Pertemuan dua klub besar tersebut selalu menyita perhatian karena rivalitas panjang, jumlah pendukung besar, serta tensi pertandingan yang tinggi.

Perubahan lokasi laga akhirnya membuat pertandingan kandang Persija harus digelar jauh dari Jakarta meskipun persiapan sebelumnya sudah dilakukan cukup matang.

Kenapa Persija vs Persib Tidak di JIS Pertandingannya?

Ilustrasi Kenapa Persija vs Persib tidak di JIS. Foto: Unsplash.com/Zaki

Kenapa Persija vs Persib tidak di JIS pertandingannya? Dikutip dari tribratanews.polri.go.id, pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindahkan karena pihak kepolisian tidak mengeluarkan rekomendasi keamanan untuk laga di Jakarta.

Sejak awal, pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium atau JIS pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.

Akan tetapi, hasil rapat koordinasi antara operator liga dan aparat keamanan menghasilkan keputusan berbeda.

Pertandingan resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, tanpa perubahan jadwal maupun jam kick-off.

Keputusan pemindahan venue tersebut tertuang dalam Circular No. 55 tentang Penyesuaian Venue Kompetisi BRI Super League 2025/2026 yang diterbitkan pada 6 Mei 2026.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium resmi dialihkan ke Stadion Segiri Samarinda.

Dokumen tersebut menjadi dasar resmi operator kompetisi dalam menetapkan perubahan lokasi pertandingan Persija melawan Persib.

Direktur Utama I-League, Ferry Paulus, menjelaskan pemindahan venue dilakukan setelah pembahasan bersama Mabes Polri.

Kepolisian menilai Jakarta sedang menghadapi banyak agenda besar sepanjang Mei 2026 sehingga situasi keamanan perlu diperhatikan lebih ketat.

Pertandingan Persija melawan Persib dianggap memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan dua kelompok suporter besar dengan rivalitas panjang dalam sepak bola Indonesia.

Pertimbangan keamanan menjadi alasan utama karena pertandingan tersebut diperkirakan menarik perhatian penonton dalam jumlah besar.

Aktivitas massa di beberapa titik Jakarta selama Mei juga dinilai dapat memengaruhi pengamanan pertandingan apabila tetap dipaksakan berlangsung di JIS.

Oleh sebab itu, operator kompetisi memilih lokasi alternatif yang dianggap lebih memungkinkan dari sisi pengawasan keamanan dan kelancaran penyelenggaraan pertandingan.

Stadion Segiri Samarinda kemudian dipilih sebagai lokasi pengganti setelah melalui proses koordinasi antara I-League, pihak keamanan, pengelola stadion, serta manajemen Persija.

Stadion tersebut dinilai memenuhi standar pertandingan kompetisi nasional, mulai dari kesiapan lapangan, ruang pemain, keamanan tribun, akses penonton, hingga pengaturan teknis pertandingan.

Kehadiran penonton juga tetap diperbolehkan selama pertandingan berlangsung di Samarinda.

Pihak Persija sebenarnya sudah melakukan berbagai persiapan agar laga tetap berlangsung di Jakarta. Panitia pelaksana klub bekerja sama dengan kelompok suporter Jakmania untuk menjaga situasi tetap kondusif sepanjang musim.

Menurut keterangan manajemen, tidak ada insiden besar yang terjadi selama laga kandang Persija musim ini sehingga klub berharap pertandingan melawan Persib tetap bisa dimainkan di JIS.

Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief, menyebut keputusan pemindahan venue cukup merugikan klub. Kerugian pertama berasal dari sisi finansial karena Persija kehilangan pemasukan pertandingan kandang.

Pendapatan tiket, aktivitas sponsor, penjualan produk pertandingan, hingga pemasukan operasional stadion otomatis mengalami perubahan akibat perpindahan venue ke luar kota.

Kerugian lain dirasakan suporter Persija yang sebelumnya berharap dapat menyaksikan pertandingan langsung di Jakarta.

Banyak pendukung sudah mempersiapkan diri untuk hadir di stadion karena laga melawan Persib selalu memiliki nilai emosional tinggi bagi pendukung kedua tim.

Namun, keputusan keamanan membuat pertandingan tidak memungkinkan digelar di ibu kota.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, juga mengaku kecewa karena timnya kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Bermain di depan pendukung sendiri biasanya memberikan tambahan motivasi bagi pemain, terutama dalam pertandingan besar seperti melawan Persib.

Meski demikian, Mauricio tetap meminta skuad fokus terhadap persiapan teknis dan tidak terlalu larut memikirkan perpindahan stadion.

Persija datang ke pertandingan tersebut dengan performa cukup stabil. Dalam lima pertandingan terakhir, klub berjuluk Macan Kemayoran itu mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang.

Produktivitas lini serang juga meningkat setelah mampu mencetak sebelas gol dan hanya kebobolan satu kali sepanjang periode tersebut.

Tim pelatih Persija turut mengevaluasi pertemuan pertama melawan Persib pada musim ini. Pada pertandingan sebelumnya, Persija kalah setelah kehilangan satu pemain akibat kartu merah di babak kedua.

Mauricio Souza menilai pertandingan berjalan seimbang sebelum kondisi berubah karena jumlah pemain tidak lagi sama di lapangan.

Fokus utama Persija menjelang pertandingan di Samarinda adalah menjaga emosi pemain selama laga berlangsung.

Rivalitas Persija dan Persib sering memunculkan tekanan tinggi sehingga disiplin menjadi faktor penting agar tim tidak kembali kehilangan pemain akibat pelanggaran.

Persija ingin menyelesaikan pertandingan dengan komposisi sebelas pemain penuh sampai akhir laga.

Manajemen Persija juga mengimbau seluruh suporter menjaga ketertiban serta menghormati keputusan yang sudah ditetapkan operator liga dan pihak keamanan.

Klub berharap pertandingan tetap berlangsung aman, tertib, serta menjaga nama baik sepak bola Indonesia di tengah rivalitas besar kedua tim.

Kenapa Persija vs Persib tidak di JIS berkaitan erat dengan pertimbangan keamanan serta padatnya agenda besar yang berlangsung di Jakarta selama Mei 2026.

Perpindahan venue ke Samarinda membuat Persija harus menjalani pertandingan penting tanpa dukungan langsung mayoritas pendukungnya di ibu kota. (Khoirul)

Baca Juga: Persija vs Persib 10 Mei 2026 Main di Mana? Ini Lokasinya