Konten dari Pengguna

Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta, Pembawa Jenazah yang Sakral

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
5 November 2025 6:32 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta, Pembawa Jenazah yang Sakral
Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta adalah pembawa jenazah yang sakral. Ketahui lebih lengkap di sini.
Kabar Harian
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta, foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya: Unsplash/Fala Syam
zoom-in-whitePerbesar
Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta, foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya: Unsplash/Fala Syam
ADVERTISEMENT
Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta akan digunakan untuk membawa Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Pakubuwono (PB) XIII saat proses pemakaman. Diketahui pemakaman akan diadakan pada Rabu, 5 November 2025.
ADVERTISEMENT
Pakubuwono XIII telah meninggal dunia dalam usia 77 tahun pada Minggu, 2 November 2025 lalu. Beliau wafat setelah menjalani perawatan intensif di RS Indriati Solo Baru akibat komplikasi penyakit yang dideritanya, sesuai informasi dari kumparanNEWS.

Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta yang Sakral

Ilustrasi Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta, foto bukan yang sebenarnya: Unsplash/jauzax
Sebagai tokoh penting di Keraton Surakarta, pemakaman Pakubuwono XIII akan dilakukan menggunakan kereta jenazah khusus, yakni Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta. Kereta bernama Rata Pralaya ini diketahui telah berusia sekitar 100 tahun.
Pertama kali dibuat pada masa Sri Pakubuwono X, yakni sekitar abad ke-20, kereta ini menjadi wahana suci dari Keraton Surakarta untuk mengiringi pemakaman raja.
Dikutip dari akun Instagram @pemkot_solo, nama Rata Pralaya berasal dari kata “rata” yang berarti perjalanan tenang, dan “pralaya” yang berarti akhir kehidupan.
ADVERTISEMENT
Dengan didominasi warna putih, kereta ini dibuat dari kayu jati tua terpilih. Warna putih melambangkan kesucian sekaligus pelepasan dari dunia yang fana.
Kereta ini juga dilengkapi dengan hiasan mahkota di bagian puncak yang melambangkan kehormatan raja serta ukiran Jawa yang mencerminkan ketenangan.
Saat prosesi pemakaman, Kereta Pusaka Rata Pralaya digunakan untuk membawa jenazah Pakubuwono XIII berkeliling, sebelum dimakamkan di Pemakaman Kerajaan Imogiri, Yogyakarta. Rute yang dilalui diawali dari Keraton Surakarta Hadiningrat menuju Loji Gandrung.
Penggunaan kereta jenazah ini hanya khusus untuk mengangkat jenazah Pakubuwono XIII dari dalam area Keraton ke luar menuju titik pemberangkatan. Setelah itu, barulah kereta akan digunakan untuk berkeliling dengan adat Keraton Solo sebelum dimakamkan.
Selama digunakan, kereta ini ditarik oleh sekitar 8 ekor kuda. Tidak hanya itu, kereta juga akan diiringi oleh prajurit, sentono, pengawal, serta kerabat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Sang Raja.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, kereta jenazah tersebut tersimpan dengan aman di Gedung Kereta depan Sasono Putro. Sejak terakhir digunakan oleh PB XII, kereta yang sudah ada sejak era PB VII ini belum pernah digunakan lagi.
Hal ini dikarenakan Kereta Pusaka Rata Pralaya hanya dikhususkan untuk membawa jenazah raja. Meski demikian, kereta jenazah ini sempat dilakukan renovasi pada era PB X.
Itu dia informasi mengenai Kereta Jenazah Keraton Kasunanan Surakarta, yang merupakan pembawa jenazah yang sakral. Informasi ini bisa menambah wawasan seputar sejarah, khususnya mengenai prosesi pemakaman raja di Keraton Kasunanan Surakarta. (Prima)