Kerinci 100: Ajang Lari Lintas Alam

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerinci 100 merupakan salah satu ajang lari lintas alam (trail run) bertaraf internasional yang menawarkan pengalaman berlari di medan menantang dengan latar keindahan alam kawasan Gunung Kerinci.
Peserta tidak hanya dihadapkan pada tantangan fisik, tetapi juga diajak menyusuri lanskap alam yang beragam, mulai dari jalur hutan, perbukitan, hingga area dengan kontur yang menuntut ketahanan dan strategi.
Antusiasme yang tinggi turut mencerminkan bagaimana kegiatan ini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus sarana eksplorasi alam yang berkesan.
Penyelenggaraan Lomba Lari Kerinci 100
Dikutip dari Kerinci 100 Mendunia! Bupati Monadi Lepas Pelari dari 12 Negara Taklukkan Jalur Ekstrim Gunung Kerinci, Kerinci Satu (2026), dalam situs kerincisatu.kerincikab.go.id, Kabupaten Kerinci kembali mencuri perhatian dunia melalui penyelenggaraan Kerinci 100.
Kerinci 100 adalah kompetisi lari lintas alam berskala internasional yang bergengsi dan berhasil menarik ratusan pelari dari berbagai penjuru dunia.
Perpaduan panorama alam yang memukau dengan rute yang menantang menjadikan ajang ini sebagai daya tarik utama dalam pengembangan sport tourism di Indonesia.
Sebanyak 243 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini. Dari total tersebut, 187 diantaranya merupakan pelari asal Indonesia, sedangkan 56 lainnya adalah peserta internasional.
56 pelari internasional tersebut berasal dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Rusia, Belanda, Jepang, hingga Korea Selatan. Secara keseluruhan, Kerinci 100 tahun ini diikuti oleh pelari dari 12 negara, termasuk Indonesia.
Kegiatan internasional ini berlangsung pada 4 April 2026 dengan pusat acara di Lapangan M10 Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.
Prosesi pelepasan peserta (flag off) dilakukan secara resmi oleh Bupati Kerinci Monadi, yang hadir bersama Wakil Bupati H. Murison, Ketua DPRD Irwandri, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto, serta Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil.
Pada kesempatan itu, Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan rasa penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan ajang bertaraf internasional tersebut.
Monadi menuturkan bahwa pemerintah Kabupaten Kerinci memberikan apresiasi atas terlaksananya Kerinci 100.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas kompetisi olahraga, melainkan juga menjadi sarana strategis untuk mempromosikan keindahan alam serta potensi pariwisata Kerinci ke kancah global.
Selain itu, Bupati Kerinci mengungkapkan harapannya agar event ini dapat terus digelar secara rutin dan mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, sehingga mampu menjaring lebih banyak peserta dari berbagai negara.
Kerinci 100 tidak hanya menawarkan perlombaan lari semata, tetapi juga menghadirkan sensasi berlari yang berbeda dengan latar pemandangan alam Kabupaten Kerinci yang memukau.
Para peserta harus melewati lintasan yang mencakup area perkebunan teh Kayu Aro, pemukiman warga, hingga medan menantang di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang mengarah ke puncak Gunung Kerinci sebagai gunung tertinggi di Pulau Sumatra.
Itulah penjelasan tentang Kerinci 100 yang merupakan ajang lari lintas alam (trail run) internasional. Kerinci 100 ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan berskala internasional yang semakin besar. (IF)
Baca juga: 7 Spot Liburan Murah di Jakarta yang Cocok untuk Keluarga
