Kim Seon Ho Bisa Berapa Bahasa? Ini Fakta Menariknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kim Seon Ho bisa berapa bahasa menjadi topik yang ramai dibicarakan sejak aktor ini memerankan karakter penerjemah multibahasa dalam drama romantis Netflix terbaru.
Peran tersebut menuntut kemampuan linguistik tinggi karena cerita berfokus pada interaksi lintas negara, komunikasi profesional, serta konflik emosional yang berkembang perlahan.
Transformasi peran ini juga menandai fase karier baru Kim Seon Ho yang menekankan kedalaman karakter, disiplin persiapan, serta eksplorasi kemampuan akting teknis.
Kim Seon Ho Bisa Berapa Bahasa?
Kim Seon Ho bisa berapa bahasa? Dikutip dari preview.ph, Kim Seon Ho kini mampu menguasai enam bahasa berkat persiapan peran sebagai penerjemah profesional dalam drama Can This Love Be Translated.
Enam bahasa tersebut adalah Korea, Inggris, Italia, Jepang, Mandarin, dan Prancis. Kemampuan multibahasa ini tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses latihan intensif sebelum dan selama syuting berlangsung.
Karakter Ju Ho-jin yang diperankannya digambarkan sebagai penerjemah multibahasa tingkat internasional yang terbiasa bekerja di lingkungan global dengan standar tinggi.
Kemampuan linguistik ini menjadi fondasi logis bagi perannya yang sering berada di tengah komunikasi kompleks antar tokoh dari latar berbeda.
Untuk menghidupkan karakter tersebut secara meyakinkan, Kim Seon Ho menjalani proses persiapan yang panjang sebelum syuting dimulai. Waktu persiapan berlangsung sekitar empat bulan dan tetap berlanjut selama proses pengambilan gambar.
Setiap bahasa dipelajari dengan fokus pada pelafalan, struktur kalimat, serta konteks penggunaan dalam adegan tertentu. Pendekatan ini bertujuan menjaga keaslian karakter penerjemah profesional, bukan sekadar menghafal dialog asing.
Tantangan terbesar muncul ketika beberapa bahasa harus digunakan dalam satu rangkaian adegan. Peralihan cepat antar bahasa menuntut konsentrasi tinggi dan kontrol emosi yang stabil.
Kim Seon Ho sempat mengalami kesulitan kembali menggunakan bahasa Korea setelah menyelesaikan dialog dalam bahasa asing.
Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana tuntutan peran memengaruhi proses akting secara teknis maupun mental.
Namun, kesulitan tersebut justru memperkaya lapisan karakter Ju Ho-jin. Kemampuan berbicara banyak bahasa kontras dengan ketidakmampuan mengekspresikan perasaan pribadi secara jujur.
Konflik internal ini menjadi benang merah cerita, di mana komunikasi profesional berjalan lancar, sementara komunikasi emosional justru tersendat. Pola ini menciptakan dinamika hubungan yang realistis dan relevan dengan tema besar drama.
Sutradara Yoo Young Eun menekankan bahwa karakter ini membutuhkan akting emosional yang rapi dan terkendali. Tekanan bahasa hanya salah satu aspek, sementara kedalaman emosi menjadi fokus utama.
Kim Seon Ho dinilai mampu menggabungkan keduanya secara seimbang, sehingga bahasa tidak berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan ekspresi dan gestur. Keputusan casting didasarkan pada kepercayaan terhadap kemampuan tersebut.
Latar cerita yang berpindah antar negara semakin menegaskan pentingnya kemampuan bahasa dalam narasi. Setiap lokasi syuting berkontribusi pada perkembangan hubungan antar karakter.
Bahasa digunakan sebagai alat untuk membangun jarak, kedekatan, sekaligus kesalahpahaman yang memengaruhi alur cerita. Dengan demikian, unsur multibahasa berfungsi sebagai struktur cerita, bukan hiasan semata.
Secara keseluruhan, Kim Seon Ho bisa berapa bahasa akhirnya terjawab melalui peran Ju Ho-jin yang secara cerita menguasai enam bahasa berbeda.
Pendalaman bahasa tersebut berfungsi sebagai elemen naratif penting yang memperkuat konflik profesional dan emosional dalam perjalanan karakter. (Suci)
Baca Juga: 6 Drama Korea Kim Seon Ho yang Seru dan Wajib Ditonton
