Konten dari Pengguna

Komputer Generasi Terbaru yang Menggunakan Mikroprosesor

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Komputer Generasi Terbaru yang Menggunakan Mikroprosesor, Foto: Unsplash/Domenico Loia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Komputer Generasi Terbaru yang Menggunakan Mikroprosesor, Foto: Unsplash/Domenico Loia

Contoh komputer generasi terbaru yang menggunakan mikroprosesor adalah salah satu pertanyaan dalam pembelajaran teknologi informasi, yang sering muncul untuk membahas perkembangan perangkat komputer modern.

Kehadiran mikroprosesor membuat ukuran perangkat semakin ringkas, tetapi di saat yang sama mampu menjalankan fungsi yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.

Apa Contoh Komputer Generasi Terbaru yang Menggunakan Mikroprosesor?

Ilustrasi Komputer yang Menggunakan Mikroprosesor, Foto: Unsplash/Mert Kahveci

Mengutip situs https://teknik-informatika-s1.stekom.ac.id/, contoh komputer generasi terbaru yang menggunakan mikroprosesor adalah:

  • Apple Apple I

  • Apple Apple II

  • IBM IBM PC

  • TRS Model 80

  • Laptop modern

  • Komputer dengan prosesor Intel Intel Pentium II

  • Komputer berbasis AMD AMD K6 3D

Komputer generasi keempat mulai berkembang sekitar tahun 1971 dan dikenal sebagai era komputer mikroprosesor. Pada masa ini, penggunaan chip mikroprosesor menjadi komponen utama dalam sistem komputer.

Teknologi tersebut hadir sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya karena ukuran komputer menjadi lebih kecil, kemampuan pemrosesan lebih cepat, dan penggunaan listrik lebih efisien.

Perkembangan komputer generasi keempat ditandai dengan penggunaan teknologi LSI atau Large Scale Integration. Teknologi ini memungkinkan ribuan komponen elektronik dipadatkan ke dalam satu chip silikon.

Setelah itu, teknologi berkembang menjadi VLSI (Very Large Scale Integration) hingga ULSI (Ultra Large Scale Integration) yang mampu menampung jauh lebih banyak rangkaian elektronik dalam satu chip kecil.

Kemunculan mikroprosesor pertama yang dikembangkan Intel melalui seri 4004 menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah komputer generasi keempat. Sejak saat itu, komputer mulai diproduksi untuk kebutuhan pribadi maupun rumah tangga.

Tidak hanya digunakan di kantor, teknologi mikroprosesor juga diterapkan pada berbagai perangkat elektronik seperti televisi, oven, hingga kendaraan elektronik.

Pada era tersebut, beberapa komputer mulai populer di pasaran. Apple I yang dikembangkan oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak menjadi salah satu contoh penting karena telah menggunakan mikroprosesor pada papan sirkuitnya.

Selain itu, Apple II juga banyak digunakan pada awal tahun 1980-an karena dianggap praktis dan memiliki performa yang baik untuk kebutuhan pribadi.

Di sisi lain, IBM juga memperkenalkan komputer PC pada tahun 1981 dengan sistem operasi MS-DOS 16 bit. Kehadiran komputer tersebut membuat penggunaan PC semakin luas di masyarakat.

Sementara itu, Intel terus mengembangkan seri prosesor Pentium seperti Pentium 233, 266, hingga 300. Tidak lama kemudian, AMD menghadirkan AMD K6 3D sebagai pesaing dengan kemampuan kecepatan hingga 350 MHz.

Komputer generasi keempat memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari generasi sebelumnya.

Teknologi IC yang digunakan jauh lebih kompleks dan terintegrasi, memanfaatkan chip semikonduktor sebagai memori utama, serta mendukung perangkat modern seperti keyboard, mouse, dan monitor.

Selain itu, ukuran komputer menjadi lebih ringkas sehingga lahirlah perangkat yang mudah dibawa seperti laptop. Perkembangan komputer generasi keempat menjadi dasar munculnya teknologi komputer modern yang digunakan hingga sekarang.

Dengan penggunaan mikroprosesor, komputer tidak hanya menjadi lebih cepat dan efisien, tetapi juga semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga hiburan. (Fikah)

Baca: Apa Itu Homeless Media? Simak Penjelasan Selengkapnya di Sini