Kumpulan Puisi Kemerdekaan Indonesia untuk 17 Agustus

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membacakan puisi kemerdekaan Indonesia merupakan salah satu cara untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) pada 17 Agustus. Pembacaan puisi ini biasanya dilakukan dalam sebuah acara di lingkungan sekolah, kantor, hingga tempat tinggal.
Mengutip buku AYO MENULIS PUISI: Panduan Menulis Puisi untuk Peserta Didik Kelas V SD karya Anita Yuniarti Nurjannah, M.Pd., puisi merupakan karya sastra yang singkat, padat, dan menggunakan kata-kata indah. Puisi menggunakan kosa kata yang berbeda dengan bahasa sehari-hari karena ada pesan tersirat yang ingin disampaikan.
Puisi umumnya memuat nilai karakter yang dapat dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ilmu sastra dikenal berbagai jenis puisi. Namun, yang populer adalah jenis puisi berdasarkan isinya, yaitu balada, naratif, lirik, dan puisi bebas.
Kumpulan Puisi Kemerdekaan Indonesia
Puisi kemerdekaan Indonesia umumnya memiliki kata-kata yang tegas dan penuh semangat. Setiap bait dalam puisi dengan tema tersebut memiliki makna perjuangan yang dapat diresapi masyarakat.
Berikut ini berbagai puisi bertema kemerdekaan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi:
1. Indonesia Telah Merdeka
Indonesia telah merdeka
Sudah lama Indonesia merdeka
Merdeka dari penjajahan bangsa Eropa dan Asia
Merdeka dari penjajahan Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Nippon pemimpin Asia
Saat ini Indonesia telah merdeka
Merdeka dari belenggu penjajahan kolonial yang begitu lama
Merdeka dari belenggu kependudukan militer Jepang hingga muncul romusha
Indonesia saat ini telah merdeka, merdeka dari belenggu yang menyiksa
Wahai Indonesia tercinta
Belenggu penjajah begitu lama telah sirna
Biarkan kisah lampau menjadi sejarah bangsa
Kini dirimu telah merdeka
Wahai Indonesia tercinta
Jangan sia-siakan kemerdekana yang telah ada
Kemerdekaan yang kau dapat dari tumpah darah dan tetesan air mata
Kemerdekaan yang kau dapat dari perjuangan dan pengorbanan pahlawan yang telah tiada
Wahai Indonesia tercinta
Tanah Airku yang selalu kupuja
Kini engkau telah merdeka
Indonesia telah merdeka
(Oleh Hernawati, dikutip dari buku Antologi Puisi Kemerdekaan - Indonesia Maju karya Komunitas Muda Bersejarah)
2. Pahlawan Bangsa
Pahlawan bangsa...
Berbekal semangat untuk merdeka
Kau taklukkan penjajah Jepang - Belanda
Demi negeri tercinta
Kau rela pertaruhkan nyawa
Kau korbankan jiwa dan raga
Walau bambu runcing yang kau bawa
Tak menggoyahkan tekad juangmu
Dengan kaki telanjang tak beralas
Tak menggetarkan langkah kakimu
Meski badan telah bercucuran darah
Tulang-tulangmu hampir patah
Tak memadamkan api semangatmu
Kau berjuang membebaskan rakyat
Dari belenggu derita yang berabad-abad
Kau selamatkan Ibu Pertiwi
Dari kekusaan tirani
(Oleh Yuni Inawati, dikutip dari buku Antalogi Puisi Hari Kemerdekaan)
Baca Juga: 9 Contoh Pantun Kemerdekaan untuk Caption Media Sosial
3. Pejuang
Pejuang…
Engkau kerahkan tenagamu
Untuk negeri tercinta
Engkau korbankan nyawamu
Demi kebebasan dan kedamaian
Dalam memperjuangkan Indonesia
Engkau tinggalkan keluargamu
Untuk merebut kembali apa hakmu
Pejuang…
Walaupun engkau belum pernah
Melihat dan merasakan merdeka
Namun namamu harum di negeri ini
Itulah yang pantas untuk negaraku
Yang merdeka
Adil dan makmur
Untumu negara Indonesia
(Oleh Cynthia, dikutip dari buku Antalogi Puisi Hari Kemerdekaan)
4. Puisi Kemerdekaan
17 kemarin
Terasa menggemparkan
Terasa menggembirakan
Ada pekik kemenangan
Ada pekik kebahagiaan
Bahagia bisa kembali ke tanah mulia
Bahagia bisa bersama ibu pertiwi
Kini 17 Agustus bergema kembali
Ada yang bergolak di hati
Ingin menangis
Ingin meratap
Tapi kepada siapa
Ibu Pertiwi sedang gundah gulana
Ibu Pertiwi sedang kecewa
Oleh hempasan rasa amarah
Hempasan rasa serakah
Hempasan rasa…
Kemana sang perkasa
Kemana sang pejuang pusaka
Kemana mereka?
17 Agustus-ku
Jangan berlari dariku
Jangan menghindariku
Aku tak sanggup melihat derai air matamu
Aku takkan bisa melihat muram wajahmu
Aku…
Aku sudah hampir kehilangan Ibu Pertiwi
Jangan pergi
Tetaplah bersamaku
Menapaki langkah yang pernah kita lalui
Menuai asa yang pernah kita rasakan
Mari susul Ibu Pertiwi
Mengamit tangannya
Mencuri senyumnnya
(Oleh Tika Madjid, dikutip dari buku Antalogi Puisi Hari Kemerdekaan)
Baca Juga: 5 Contoh Puisi tentang 17 Agustus untuk Merayakan HUT RI ke-78
Frequently Asked Question Section
Kapan Hari Kemerdekaan Indonesia?

Kapan Hari Kemerdekaan Indonesia?
Hari Kemerdekaan Indonesia dirayakan setiap 17 Agustus.
Apa itu puisi?

Apa itu puisi?
Puisi merupakan karya sastra yang singkat, padat, dan menggunakan kata-kata indah.
Apa saja jenis puisi berdasarkan isinya?

Apa saja jenis puisi berdasarkan isinya?
Jenis puisi berdasarkan isinya adalah balada, naratif, lirik, dan puisi bebas.
(ALS)
