Konten dari Pengguna

Kumpulan Puisi Kemerdekaan Indonesia untuk 17 Agustus

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi kemerdekaan Indonesia. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi kemerdekaan Indonesia. Sumber: Pexels

Membacakan puisi kemerdekaan Indonesia merupakan salah satu cara untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) pada 17 Agustus. Pembacaan puisi ini biasanya dilakukan dalam sebuah acara di lingkungan sekolah, kantor, hingga tempat tinggal.

Mengutip buku AYO MENULIS PUISI: Panduan Menulis Puisi untuk Peserta Didik Kelas V SD karya Anita Yuniarti Nurjannah, M.Pd., puisi merupakan karya sastra yang singkat, padat, dan menggunakan kata-kata indah. Puisi menggunakan kosa kata yang berbeda dengan bahasa sehari-hari karena ada pesan tersirat yang ingin disampaikan.

Puisi umumnya memuat nilai karakter yang dapat dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ilmu sastra dikenal berbagai jenis puisi. Namun, yang populer adalah jenis puisi berdasarkan isinya, yaitu balada, naratif, lirik, dan puisi bebas.

Kumpulan Puisi Kemerdekaan Indonesia

Ilustrasi puisi kemerdekaan Indonesia. Sumber: Pexels

Puisi kemerdekaan Indonesia umumnya memiliki kata-kata yang tegas dan penuh semangat. Setiap bait dalam puisi dengan tema tersebut memiliki makna perjuangan yang dapat diresapi masyarakat.

Berikut ini berbagai puisi bertema kemerdekaan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi:

1. Indonesia Telah Merdeka

Indonesia telah merdeka

Sudah lama Indonesia merdeka

Merdeka dari penjajahan bangsa Eropa dan Asia

Merdeka dari penjajahan Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Nippon pemimpin Asia

Saat ini Indonesia telah merdeka

Merdeka dari belenggu penjajahan kolonial yang begitu lama

Merdeka dari belenggu kependudukan militer Jepang hingga muncul romusha

Indonesia saat ini telah merdeka, merdeka dari belenggu yang menyiksa

Wahai Indonesia tercinta

Belenggu penjajah begitu lama telah sirna

Biarkan kisah lampau menjadi sejarah bangsa

Kini dirimu telah merdeka

Wahai Indonesia tercinta

Jangan sia-siakan kemerdekana yang telah ada

Kemerdekaan yang kau dapat dari tumpah darah dan tetesan air mata

Kemerdekaan yang kau dapat dari perjuangan dan pengorbanan pahlawan yang telah tiada

Wahai Indonesia tercinta

Tanah Airku yang selalu kupuja

Kini engkau telah merdeka

Indonesia telah merdeka

(Oleh Hernawati, dikutip dari buku Antologi Puisi Kemerdekaan - Indonesia Maju karya Komunitas Muda Bersejarah)

2. Pahlawan Bangsa

Pahlawan bangsa...

Berbekal semangat untuk merdeka

Kau taklukkan penjajah Jepang - Belanda

Demi negeri tercinta

Kau rela pertaruhkan nyawa

Kau korbankan jiwa dan raga

Walau bambu runcing yang kau bawa

Tak menggoyahkan tekad juangmu

Dengan kaki telanjang tak beralas

Tak menggetarkan langkah kakimu

Meski badan telah bercucuran darah

Tulang-tulangmu hampir patah

Tak memadamkan api semangatmu

Kau berjuang membebaskan rakyat

Dari belenggu derita yang berabad-abad

Kau selamatkan Ibu Pertiwi

Dari kekusaan tirani

(Oleh Yuni Inawati, dikutip dari buku Antalogi Puisi Hari Kemerdekaan)

Baca Juga: 9 Contoh Pantun Kemerdekaan untuk Caption Media Sosial

3. Pejuang

Pejuang…

Engkau kerahkan tenagamu

Untuk negeri tercinta

Engkau korbankan nyawamu

Demi kebebasan dan kedamaian

Dalam memperjuangkan Indonesia

Engkau tinggalkan keluargamu

Untuk merebut kembali apa hakmu

Pejuang…

Walaupun engkau belum pernah

Melihat dan merasakan merdeka

Namun namamu harum di negeri ini

Itulah yang pantas untuk negaraku

Yang merdeka

Adil dan makmur

Untumu negara Indonesia

(Oleh Cynthia, dikutip dari buku Antalogi Puisi Hari Kemerdekaan)

4. Puisi Kemerdekaan

17 kemarin

Terasa menggemparkan

Terasa menggembirakan

Ada pekik kemenangan

Ada pekik kebahagiaan

Bahagia bisa kembali ke tanah mulia

Bahagia bisa bersama ibu pertiwi

Kini 17 Agustus bergema kembali

Ada yang bergolak di hati

Ingin menangis

Ingin meratap

Tapi kepada siapa

Ibu Pertiwi sedang gundah gulana

Ibu Pertiwi sedang kecewa

Oleh hempasan rasa amarah

Hempasan rasa serakah

Hempasan rasa…

Kemana sang perkasa

Kemana sang pejuang pusaka

Kemana mereka?

17 Agustus-ku

Jangan berlari dariku

Jangan menghindariku

Aku tak sanggup melihat derai air matamu

Aku takkan bisa melihat muram wajahmu

Aku…

Aku sudah hampir kehilangan Ibu Pertiwi

Jangan pergi

Tetaplah bersamaku

Menapaki langkah yang pernah kita lalui

Menuai asa yang pernah kita rasakan

Mari susul Ibu Pertiwi

Mengamit tangannya

Mencuri senyumnnya

(Oleh Tika Madjid, dikutip dari buku Antalogi Puisi Hari Kemerdekaan)

Baca Juga: 5 Contoh Puisi tentang 17 Agustus untuk Merayakan HUT RI ke-78

Frequently Asked Question Section

Kapan Hari Kemerdekaan Indonesia?
chevron-down

Hari Kemerdekaan Indonesia dirayakan setiap 17 Agustus.

Apa itu puisi?
chevron-down

Puisi merupakan karya sastra yang singkat, padat, dan menggunakan kata-kata indah.

Apa saja jenis puisi berdasarkan isinya?
chevron-down

Jenis puisi berdasarkan isinya adalah balada, naratif, lirik, dan puisi bebas.

(ALS)