Konten dari Pengguna

Lapisan Atmosfer Pelindung Bumi: Troposfer hingga Eksosfer

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lapisan atmosfer adalah lapisan pelindung Bumi dari benda-benda langit. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Lapisan atmosfer adalah lapisan pelindung Bumi dari benda-benda langit. Foto: Unsplash

Bumi merupakan planet yang terselubungi oleh udara yang terdiri atas berbagai macam gas yang dapat melangsungkan kehidupan di muka bumi ini, yaitu atmosfer.

Dikutip dari buku Seri Sains Atmosfer oleh Mulyadi, atmosfer berasal dari bahasa Yunani yang terdiri atas “Asmos” yang berarti uap atau udara, dan “Sphera” yang berarti lapisan atau bumi.

Dari asal kata tersebut, atmosfer dapat diartikan sebagai selubung gas atau lapisan udara yang menyelubungi bumi. Atmosfer tersusun dari gas seperti nitrogen (78.08%), oksigen (20.95%), argon (0.93%), karbon dioksida (0.034%), dan gas lainnya dengan jumlah sedikit.

Fungsi Atmosfer

Atmosfer memiliki peranan dan fungsi yang penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Melindungi bumi dari benturan benda-benda langit seperti meteor, batu lain, dan sinar ultraviolet yang berlebihan.

  • Menjaga kestabilan cuaca dan suhu di bumi.

  • Mengatur proses penerimaan panas dari matahari dengan cara menyerap serta memantulkan panas yang dipancarkan matahari.

  • Mengandung gas-gas yang diperlukan makhluk hidup seperti oksigen dan hidrogen.

Atmosfer terdiri dari enam lapisan. Foto: Unsplash

Lapisan Atmosfer

Dilansir dalam Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap oleh Deden, terdapat enam lapisan atmosfer yang menyelimuti bumi yakni troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, ionosfer, dan eksosfer. Berikut penjelasannya.

1. Troposfer

Lapisan troposfer merupakan lapisan yang paling dekat dengan Bumi pada jarak 0-12 km di atas permukaan bumi. Troposfer menjadi lapisan paling dasar yang dekat dengan bumi untuk menjaga kestabilan udara di bumi.

Manfaat dari troposfer adalah menyeimbangkan suhu udara, tapi tidak bisa menyeimbangkan temperatur. Maka dari itu, muncul adanya perbedaan suhu antara tempat satu dengan lainnya.

Fenomena alam sangat mungkin terjadi pada lapisan ini, seperti seperti angin kencang, hujan, halilintar, dan berawan.

2. Statosfer

Lapisan statosfer berada pada ketinggian 60-80 km di atas permukaan bumi. Statosfer merupakan lapisan kedua atmosfer bumi yang terdiri dari ozon.

Ozon mampu melindungi bumi dari radiasi sinar matahari yang sangat berbahaya jika terkena kulit manusia.

Lapisan statosfer mempunyai pengaruh yang sangat penting karena cahaya dari matahari tidak akan langsung masuk permukaan bumi, melainkan akan diserap.

Jika sinar ultraviolet menembus lapisan ini, itu mampu meningkatkan risiko kanker kulit dan penyakit berbahaya lainnya.

3. Mesosfer

Lapisan yang berada tepat di atas statosfer ini berada pada ketinggian 60-80 km di atas permukaan bumi. Lapisan mesosfer berbatasan langsung dengan termosfer berupa lapisan mesopause atau bisa juga disebut lapisan peralihan.

Manfaat utama dari lapisan ini ialah sebagai pelindung dan penyelamat bumi dari jatuhnya benda-benda langit layaknya hujan meteor.

Hal ini karena setiap benda luar angkasa yang masuk akan dibakar dan diurai menjadi debu. Pasalnya, pada lapisan ini, ketinggian terendah mesosfer suhu berkisar 10°C dan jarak tertinggi bersuhu -120°C.

Masing-masing lapisan atmosfer memiliki perannya tersendiri dalam melindungi bumi. Foto: Unsplash

4. Termosfer

Termosfer berada pada ketinggian 80-100 km dari permukaan bumi, serta menjadi lapisan terjadinya ionisasi partikel-partikel sehingga akan memberikan efek pada perambatan atau pemantulan gelombang radio baik itu dengan frekuensi rendah maupun tinggi.

Sebagian molekul dan atom udara yang ada di lapisan ini mengalami proses ionisasi, sehingga menciptakan cahaya aurora indah.

5. Ionesfer

Lapisan ionosfer berada pada ketinggian 100-800 km dari permukaan bumi. Pada lapisan inilah semua atom maupun molekul udara mengalami proses ionisasi.

Lapisan ionosfer ini akan membantu rambatan gelombang radio, sehingga tayangan-tayangan televisi dan telepon dapat sampai ke tempat yang jauh. Ini karena adanya satelit yang ditempatkan pada lapisan ini.

6. Eksosfer

Eksosfer adalah lapisan atmosfer paling jauh dari bumi dengan rentang jarak 800-3260 km. Pada lapisan inilah mulai terjadi banyak interaksi dan hubungan antara gas-gas di luar bumi serta gas yang membentuk atmosfer.

Kekuatan atau gaya tarik bumi pada lapisan eksosfer rendah karena jaraknya yang cukup jauh dari permukaan bumi. Ini membuat gaya berat pada lapisan ini sangat rendah.

(HDP)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana masa usul kata atmosfer?

chevron-down

Atmosfer berasal dari bahasa Yunani yang terdiri atas “Asmos” yang berarti uap atau udara, dan “Sphera” yang berarti lapisan atau bumi.

Apa saja gas penyusun atmosfer?

chevron-down

Atmosfer tersusun dari gas seperti nitrogen (78.08%), oksigen (20.95%), argon (0.93%), karbon dioksida (0.034%), dan gas lainnya dengan jumlah sedikit.

Apa salah satu fungsi atmosfer?

chevron-down

Mengatur proses penerimaan panas dari matahari dengan cara menyerap serta memantulkan panas yang dipancarkan matahari.