Lebaran Tahun Ini Berapa Hijriah? Ketahui Jawabannya di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lebaran tahun ini berapa Hijriah menjadi pertanyaan yang sering muncul menjelang akhir bulan Ramadan ketika masyarakat mulai menyiapkan berbagai kebutuhan hari raya.
Penentuan tanggal Idulfitri dalam kalender Islam mengikuti perhitungan bulan Hijriah yang berbeda dengan sistem kalender Masehi yang digunakan secara umum.
Proses penetapan awal Syawal biasanya melibatkan metode perhitungan astronomi serta pengamatan hilal yang dilakukan oleh otoritas keagamaan dan pemerintah.
Lebaran Tahun Ini Berapa Hijriah
Lebaran tahun ini berapa Hijriah? Dikutip dari kab-jayawijaya.kpu.go.id, Hari Raya Idulfitri pada tahun 2026 diperkirakan jatuh pada 1 Syawal 1447 Hijriah berdasarkan kalender Hijriah yang digunakan sebagai acuan penanggalan Islam.
Perhitungan tersebut mengacu pada kalender Hijriah nasional serta ketentuan yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.
Berdasarkan kalender tersebut, Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026 dalam kalender Masehi.
Tanggal tersebut menjadi rujukan awal bagi berbagai lembaga pemerintah, instansi, dan dunia usaha dalam menyusun agenda tahunan.
Persiapan operasional seperti pengaturan jadwal kerja, layanan transportasi, serta perencanaan aktivitas ekonomi biasanya menyesuaikan dengan perkiraan tersebut.
Namun kepastian tanggal Idulfitri tetap menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat yang diselenggarakan pemerintah.
Sidang tersebut biasanya digelar menjelang akhir Ramadan dengan melibatkan para ahli astronomi, perwakilan organisasi keagamaan, serta instansi terkait.
Penetapan awal Syawal dilakukan melalui kombinasi dua pendekatan utama yaitu metode hisab dan rukyat.
Metode hisab menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan, sedangkan rukyat dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap hilal atau bulan sabit muda.
Perbedaan pendekatan dalam menentukan awal bulan Hijriah terkadang menghasilkan perbedaan tanggal penetapan Idulfitri. Situasi tersebut bukan hal baru karena sudah beberapa kali terjadi dalam penentuan awal Ramadan maupun awal Syawal.
Salah satu organisasi Islam di Indonesia, Muhammadiyah, menggunakan metode hisab sebagai dasar penentuan kalender Hijriah. Berdasarkan perhitungan tersebut, Idulfitri tahun 2026 diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Perkiraan tersebut menunjukkan kemungkinan adanya perbedaan satu hari dengan perkiraan pemerintah yang mengarah pada tanggal 21 Maret 2026.
Perbedaan ini sering muncul karena perhitungan hisab menggunakan kriteria tertentu yang berbeda dengan kriteria yang dipakai dalam sidang isbat pemerintah.
Meskipun terdapat potensi selisih tanggal, masyarakat biasanya tetap mengikuti penetapan resmi yang diumumkan pemerintah setelah sidang isbat.
Keputusan tersebut menjadi acuan nasional dalam penyelenggaraan salat Idulfitri serta penetapan hari libur resmi.
Penentuan tanggal Lebaran juga berkaitan dengan penjadwalan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. B
erdasarkan SKB Tiga Menteri Tahun 2026, beberapa hari di sekitar Idulfitri ditetapkan sebagai cuti bersama untuk mendukung kegiatan mudik dan perayaan keluarga.
Dalam ketentuan tersebut, Jumat 20 Maret 2026 ditetapkan sebagai cuti bersama. Sabtu 21 Maret 2026 diperkirakan menjadi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sedangkan Minggu 22 Maret 2026 masih termasuk rangkaian libur Lebaran.
Cuti bersama juga berlanjut pada Senin 23 Maret 2026 dan Selasa 24 Maret 2026. Penetapan beberapa hari libur ini bertujuan memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik serta berkumpul bersama keluarga.
Penentuan tanggal Idulfitri sejak awal memberikan gambaran waktu bagi berbagai sektor untuk melakukan persiapan. Transportasi, layanan publik, hingga aktivitas ekonomi biasanya mengalami peningkatan menjelang dan sesudah hari raya.
Lebaran tahun ini berapa Hijriah merujuk pada perayaan Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada 1 Syawal 1447 Hijriah dengan kemungkinan tanggal 20 atau 21 Maret 2026.
Keputusan resmi mengenai awal Syawal tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah yang dilakukan menjelang berakhirnya bulan Ramadan. (Shofia)
Baca Juga: Lebaran Tanggal Berapa 2026 Pemerintah? Temukan Penjelasannya di Sini
