Konten dari Pengguna

Link Rekrutmen TNI AU 2026 Terbaru, Jangan Sampai Salah Situs

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rekrutmen TNI AU 2026, Foto: Istagram/@militer.udara/kumparanNEWS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rekrutmen TNI AU 2026, Foto: Istagram/@militer.udara/kumparanNEWS

Pencarian terkait “Link rekrutmen TNI AU 2026” mulai ramai dilakukan seiring dibukanya penerimaan Bintara TNI Angkatan Udara Gelombang II Tahun Anggaran 2026.

Kesempatan ini kembali menjadi perhatian banyak calon peserta yang ingin bergabung dan mengabdi bersama TNI AU.

Ilustrasi TNI AU, Foto: TNI AU/kumparanNEWS

Mengutip situs https://rekrutmen.tni-au.mil.id/, link rekrutmen TNI AU 2026 terbaru bisa diakses melalui:

  • rekrutmen.tni-au.mil.id

Melalui laman resmi tersebut, calon peserta dapat melakukan pendaftaran online untuk mengikuti seleksi Bintara TNI Angkatan Udara gelombang 2 tahun 2026.

Pendaftaran dibuka mulai 18 Mei hingga 20 Juni 2026 dan seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya alias gratis.

TNI AU mengajak generasi muda untuk menjadi bagian dari “Penjaga Langit Nusantara” dengan bergabung sebagai prajurit yang siap menjaga kedaulatan Indonesia di ruang udara, siber, hingga antariksa.

Proses pendaftarannya juga dibuat cukup mudah dengan tiga langkah utama, yaitu memilih jalur pendaftaran sesuai pendidikan dan minat, mengisi formulir secara online, lalu melakukan verifikasi data langsung di Lanud yang dipilih.

Untuk jalur Bintara TNI AU 2026, peserta yang lolos nantinya akan menyandang pangkat Sersan Dua. Tugas seorang Bintara sendiri cukup beragam, mulai dari staf teknis, teknisi, hingga pelaksana lapangan di berbagai bidang operasional TNI Angkatan Udara.

Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia

  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

  3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

  4. Sehat jasmani dan rohani

  5. Tidak memiliki catatan kriminal

  6. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga dua tahun setelah lulus

  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

Sementara itu, syarat usia dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan:

  • Lulusan SMA/MA/SMK maksimal usia 24 tahun

  • Lulusan D-3 maksimal usia 25 tahun

Ada juga ketentuan fisik yang harus dipenuhi, yaitu:

  • Pria minimal tinggi badan 163 cm

  • Wanita minimal tinggi badan 157 cm

Selain itu, calon peserta juga harus memenuhi beberapa syarat tambahan seperti tidak buta warna, tidak memiliki riwayat TB paru aktif, tidak bertato maupun bertindik (kecuali alasan adat), serta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga dinyatakan lulus.

Bagi lulusan SMA atau SMK tertentu, syarat jurusan khusus dapat dilihat langsung melalui halaman resmi TNI AU. Informasi lengkap mengenai jurusan yang diterima, alur seleksi, hingga dokumen persyaratan tersedia di situs resmi rekrutmen.

Cara mendaftarnya pun cukup sederhana:

  1. Buka situs resmi TNI AU

  2. Isi formulir pendaftaran online

  3. Pilih Lanud terdekat untuk proses verifikasi

  4. Datang ke Lanud sesuai jadwal dengan membawa berkas fisik

  5. Ikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan

Proses verifikasi dilakukan di berbagai Lanud di Indonesia, seperti Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Lanud Atang Sendjaja Bogor, Lanud Husein Sastranegara Bandung, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, hingga sejumlah Lanud lain di berbagai daerah.

TNI AU juga mengingatkan seluruh calon peserta agar selalu memantau informasi resmi melalui website maupun media sosial resmi rekrutmen karena jadwal maupun tahapan seleksi bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Bagi yang berminat menjadi bagian dari Swa Bhuwana Paksa, persiapan mental, fisik, kesehatan, dan disiplin sejak sekarang menjadi hal penting agar dapat mengikuti seluruh proses seleksi dengan maksimal. (Fikah)

Baca juga: Rekrutmen KAI Properti 2026: Kriteria dan Persyaratannya