Konten dari Pengguna

Lirik Di Suatu Malam di Bulan Rajab dan Maknanya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi.Lirik Di suatu malam di bulan Rajab Foto: Unsplash/Олег Мороз
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi.Lirik Di suatu malam di bulan Rajab Foto: Unsplash/Олег Мороз

Lirik Di Suatu Malam di Bulan Rajab banyak dicari karena lagu religi ini mengajak umat muslim kembali mengingat salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.

Lewat irama dan syair yang sederhana namun penuh makna, pendengar diajak memahami kisah spiritual perjalanan Nabi dari Masjidil Haram hingga Sidratul Muntaha, serta pentingnya ibadah sholat dalam kehidupan setiap Muslim.

Lagu ini sering diputar dan dinyanyikan menjelang tanggal 27 Rajab sebagai bagian dari peringatan Isra Mikraj.

Lirik Di Suatu Malam di Bulan Rajab

Ilustrasi.Lirik Di suatu malam di bulan Rajab Foto: Unsplash/weston m

Lirik Di Suatu Malam di Bulan Rajab menjadi pengingat tentang peristiwa Isra Mikraj. Peristiwa ini memiliki makna besar dalam Islam karena menjadi awal diwajibkannya sholat lima waktu bagi umat Muslim. Berikut adalah lirik lagunya mengutip dari laman www.youtube.com:

Di suatu malam di bulan Rajab

Allah memanggil Nabi Muhammad

Untuk menerima wahyu sholat

Sehari semalam tujuh belas rokaat

Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqso

Dari Masjidil Aqso ke Sidratul Muntaha

Subuh dua rokaat, dzuhur asar empat

Maghrib tiga, isya empat, jangan sampai lupa

Tanggal dua puluh tujuh pada bulan Rajab

Kita peringati itu hari Isra Mikraj

Kita peringati itu hari Isra Mikraj

Makna lagu Di Suatu Malam di Bulan Rajab menggambarkan peristiwa besar dan sakral dalam sejarah Islam, yaitu Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.

Lirik pembuka menegaskan bahwa peristiwa ini terjadi atas panggilan langsung dari Allah Swt kepada Rasulullah saw, yang menunjukkan kemuliaan dan kedudukan istimewa Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya.

Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu menuju Sidratul Muntaha, melambangkan kekuasaan Allah yang tidak terbatas serta keimanan umat Islam terhadap hal-hal gaib.

Bagian lirik yang menyebutkan “sehari semalam tujuh belas rakaat” memiliki makna penting karena mengingatkan umat Islam tentang kewajiban sholat lima waktu.

Penjabaran jumlah rakaat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya menjadi pengingat agar sholat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban, tetapi juga diamalkan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Pesan “jangan sampai lupa” menegaskan bahwa sholat adalah tiang agama yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun.

Selain itu, penyebutan tanggal dua puluh tujuh bulan Rajab mengajak umat Islam untuk selalu mengenang Isra Mikraj sebagai momen refleksi iman.

Lagu ini mengandung pesan edukatif dan spiritual, mengajarkan sejarah Islam, ketaatan kepada Allah, serta pentingnya menjaga ibadah sholat dalam kehidupan sehari-hari. (Yolan)

Baca juga: Lirik Lagu Apink Love Me More dan Maknanya yang Mendalam