Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Hai Siarkan di Gunung dan Kisah di Baliknya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lirik Lagu Hai Siarkan di Gunung. Unsplash.com/Gruescu Ovidiu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lirik Lagu Hai Siarkan di Gunung. Unsplash.com/Gruescu Ovidiu

Lirik lagu Hai Siarkan di Gunung merupakan salah satu lagu rohani atau kidung Natal yang sangat terkenal. Lagu ini sering dinyanyikan oleh umat Kristiani di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Lirik lagu ini sangat sederhana dan penuh makna. Lagu ini mengajak setiap orang untuk memberitakan kabar sukacita kepada seluruh dunia tanpa terkecuali tentang kelahiran Yesus Kristus, Sang Almasih.

Lirik Lagu Hai Siarkan di Gunung dan Kisah di Baliknya

Ilustrasi Lirik Lagu Hai Siarkan di Gunung. Unsplash.com/Andreea V

Di bawah ini adalah lirik lagu Hai Siarkan di Gunung, yang pada umumnya menjadi nyanyian kidung jemaat, yang dikutip dari www.gkiharapanindah.org.

Hai, siarkan di gunung

Di bukit dan di mana jua

Hai, siarkan di gunung

Lahirnya Almasih!

Refrein:

Di waktu kaum gembala

Menjaga dombanya

Terpancar dari langit

Cahaya mulia

Gembala sangat takut

Ketika mendengar

Nyanyian bala sorga

Gempita menggegar

Terbaring di palungan

Yang hina dan rendah

Sang Bayi menyampaikan

Selamat dunia

Secara historis, lagu ini dikenal sebagai terjemahan dari lagu bahasa Inggris yang berjudul “Go Tell It on the Mountain”, yaitu sebuah lagu spiritual yang berkembang di kalangan komunitas Afrika-Amerika pada abad ke-19.

Lagu ini pun kemudian menyebar luas dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Kemudian, lagu ini sering dinyanyikan dalam ibadah Natal, perayaan gereja, dan acara kebersamaan umat.

Kisah tentang Sang Bayi yang terbaring di palungan yang hina dan rendah menggambarkan pesan kerendahan hati. Yesus terlahir bukan di sebuah istana yang megah, melainkan di tempat yang sangat sederhana.

Hal tersebut menunjukkan bahwa keselamatan Allah hadir bagi semua umat manusia tanpa memandang status sosial dan latar belakangnya.

Dari peristiwa ini juga muncul sebuah pesan universal tentang kasih, damai, dan keselamatan dunia. Hingga kini, lirik lagu Hai Siarkan di Gunung tetap relevan dan bermakna.

Selain menjadi bagian penting dalam perayaan Natal, lagu ini juga menjadi pengingat bagi umat manusia untuk terus menyebarkan nilai kasih, damai sejahtera, dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari. (Aya)

Baca juga: Lirik Ya Allah Lindungi Bilqis yang Sedang Trending di Media Sosial