Lirik Lagu Hymne Guru Lengkap dan Penuh Makna untuk Hardiknas 2026

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei hari ini, membuat banyak orang kembali mencari lirik lagu Hymne Guru yang sudah begitu lekat dari berbagai generasi.
Lagu ini bukan sekadar dinyanyikan dalam upacara, tetapi sering menghadirkan suasana haru karena mengingatkan pada jasa para guru dalam perjalanan hidup seseorang.
Lirik Lagu Hymne Guru untuk Memperingati Hari Pendidikan Nasional
Mengutip situs https://papuapegunungan.kpu.go.id/, lirik lagu Hymne Guru untuk dinyanyikan dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional:
“Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S'bagai prasasti t'rima kasihku 'tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendekia”
Lagu Hymne Guru menjadi salah satu lagu wajib nasional yang kerap dinyanyikan dalam berbagai momen pendidikan di Indonesia, termasuk saat peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei maupun Hari Guru Nasional pada 25 November.
Lagu ini dikenal luas karena menghadirkan lirik yang menyentuh dan menggambarkan besarnya jasa guru dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Hymne Guru diciptakan oleh Sartono pada awal tahun 1980-an dalam perlombaan cipta lagu bertema pendidikan. Awalnya lagu ini memiliki judul “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” dan berhasil menjadi karya terbaik dalam ajang tersebut.
Sejak saat itu, Hymne Guru terus digunakan dalam berbagai kegiatan resmi pendidikan dan menjadi simbol penghormatan kepada para pendidik di Indonesia.
Sartono sendiri merupakan seorang guru seni musik asal Madiun, Jawa Timur. Meski tidak menempuh pendidikan musik formal, dirinya dikenal memiliki kemampuan musik yang dipelajari secara otodidak.
Dalam proses penciptaannya, lagu Hymne Guru bahkan dibuat dengan sederhana melalui siulan karena keterbatasan alat musik. Dedikasinya terhadap dunia pendidikan membuat karya tersebut tetap dikenang hingga sekarang.
Setiap bait dalam lagu Hymne Guru memiliki makna mendalam. Pada bagian awal, liriknya menekankan rasa hormat dan terima kasih kepada guru yang jasanya akan selalu dikenang sepanjang hidup murid-muridnya.
Bagian berikutnya menggambarkan pengabdian guru sebagai sesuatu yang terukir dalam hati, sedangkan bait terakhir mengibaratkan guru sebagai pelita yang membawa cahaya ilmu pengetahuan bagi banyak orang.
Pada tahun 2006, bagian akhir lirik lagu ini mengalami perubahan. Kalimat “tanpa tanda jasa” diganti menjadi “pembangun insan cendekia”. Perubahan tersebut dilakukan karena frasa lama dianggap kurang mencerminkan kehormatan profesi guru.
Sementara lirik baru dinilai lebih sesuai untuk menggambarkan peran besar guru dalam membentuk generasi yang berilmu dan berkarakter. Hingga kini, Hymne Guru tetap menjadi lagu yang memiliki tempat istimewa di dunia pendidikan Indonesia.
Lagu ini tidak hanya dinyanyikan dalam upacara sekolah atau acara resmi pendidikan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa guru memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa melalui ilmu dan keteladanan yang diberikan setiap hari.
Itulah lirik, sejarah, dan makna lagu Hymne Guru yang kerap dinyanyikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional. Lagu ini tidak hanya mengiringi upacara, tetapi juga menjadi simbol penghormatan atas jasa besar guru dalam mendidik generasi penerus bangsa. (Fikah)
Baca juga: Lirik Lagu 2 Mei Hari Pendidikan Nasional dan Maknanya
