Lirik Lagu Museum Duka for Revenge, Lagu Baru tentang Kehilangan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik lagu Museum Duka for Revenge tengah ramai dicari setelah lagu terbaru ini resmi dirilis pada 4 September 2026. Lagu tersebut menjadi kolaborasi terbaru for Revenge bersama YB dan Tepe dan langsung mencuri perhatian pendengar sejak dirilis.
Lewat kolaborasi ini, for Revenge, YB, dan Tepe menghadirkan warna musik yang terasa berbeda. Nah, buat yang penasaran dengan lagunya dan ingin ikut bernyanyi, di bawah ini lirik lagu Museum Duka for Revenge.
Lirik Lagu Museum Duka for Revenge
Mengutip situs https://rri.co.id, berikut lirik lagu Museum Duka for Revenge yang berkolaborasi dengan YB dan Tepe:
Di tengah riuh
Di sela gegap gempita yang beradu
dan ingar bingar yang tak lekas meredup
Terulang lagi
kudengar lagi
nama yang kuyakini menunggu
Meski takkan terjawab
Kalimat yang belum lengkap
Ini terlalu cepat
Aku tak pernah siap
Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kutempati lagi?
Katanya waktu kan menyembuhkan
dan tak ada yang sukar di luar batasan
Ini terlalu cepat
Aku takkan pernah siap
Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kutempati?
Jika tak bisa
Mungkin tak bisa
Kan kujalani dengan jiwa yang mati
Bergegas kukembali
Pusara yang kau huni
Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kupilih nanti?
Single terbaru berjudul “Museum Duka” menjadi karya yang mempertemukan for Revenge dengan YB dan Tepe dalam satu kolaborasi.
Band asal Bandung ini resmi memperkenalkan lagu ini kepada publik pada 4 September 2026, yang kemudian dapat didengarkan melalui sejumlah platform musik digital.
Tak hanya menghadirkan lagu, perilisan “Museum Duka” juga disertai video musik resmi yang tayang di kanal YouTube for Revenge. Kolaborasi ini sendiri bukan muncul secara tiba-tiba loh, ya.
For Revenge, YB, dan Tepe sendiri sebelumnya sudah beberapa kali berada dalam satu panggung hingga muncul ide untuk mengembangkan kebersamaan tersebut menjadi sebuah karya musik.
Dalam proses penggarapannya, Boniex dan YB terlibat dalam penulisan lagu, sedangkan Tepe mengisi posisi drum.
Perpaduan ketiganya menjadi salah satu daya tarik “Museum Duka” karena masing-masing membawa karakter musikal yang kemudian dirangkai dalam satu komposisi.
Menurut rilis Sony Music, lagu “Museum Duka” mengangkat cerita tentang kehilangan dan kenangan terhadap seseorang yang pernah memiliki tempat penting dalam kehidupan.
Lagu ini menggambarkan bagaimana ingatan tentang sosok yang telah pergi tetap tersimpan melalui berbagai cerita dan hal-hal kecil yang memiliki makna personal.
Pesan yang dibawa “Museum Duka” pun tidak berhenti pada usaha untuk meninggalkan masa lalu. Lagu ini justru menggambarkan proses berdamai dengan duka, termasuk ketika rasa rindu membuat seseorang kembali terhubung dengan kenangan yang pernah dilalui.
Bagi YB, kolaborasi ini juga menghadirkan pengalaman baru karena “Museum Duka” menjadi kali pertama dirinya bernyanyi menggunakan bahasa Indonesia sekaligus bekerja sama dengan sebuah band. (Fikah)
Baca juga: Lirik Lagu Pesan Digital Seekor Anjing dari Luar Angkasa Nadin Amizah
