Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Sesi Potret Enau Beserta Makna Lagunya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lirik lagu Sesi Potret Enau .Foto:Unsplash /israel palacio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lirik lagu Sesi Potret Enau .Foto:Unsplash /israel palacio

Lirik lagu Sesi Potret Enau menjadi salah satu karya musik yang menarik perhatian pendengar karena nuansa liriknya yang sederhana namun sarat makna.

Lagu ini dibawakan dengan gaya khas Sesi yang cenderungtenang, dan penuh perasaan. Melalui alunan musik yang lembut, pendengar diajak masuk ke dalam ruang refleksi tentang hubungan, kenangan, serta perasaan yang kerap sulit diungkapkan secara langsung.

Judul “Potret Enau” memberi kesan simbolis, seolah lagu ini adalah sebuah gambaran atau bingkai dari kisah emosional yang pernah dialami.

Lirik Lagu Sesi Potret Enau

Ilustrasi Lirik lagu Sesi Potret Enau .Foto:Unsplash/Wes Hicks

Lirik lagu Sesi Potret Enau menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok dibandingkan karya-karya Enau sebelumnya yang sering mengangkat kritik sosial bernuansa satire.

Melalui lagu ini, Enau menyampaikan ungkapan perasaan yang jauh lebih personal dan menyentuh, menggambarkan penyesalan seorang perantau yang tak sempat pulang tepat waktu.

Berikut adalah lirik lagu Sesi Potret Enau mengutip dari laman youtube.com, yang memperkuat narasi duka, rindu, dan kehilangan melalui rangkaian bait yang ditulis dengan jujur dan emosional

Tahun lalu berjuta alasanku

Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan

Kali ini sudah lumayan

Berkat doamu diijabah Sang Maha Kaya

Dan tahun ini, kubisa pulang

Oleh-oleh sudah di tangan

Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku

Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang...

[Reff]

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh

Kalau rindu aku tak mampu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu

Sesi potret yang selalu kubenci

Aneh rasanya kau tak di sini

Susunan barisannya tak sama lagi

Ooh... Satu... dua... tiga...

Ini nyata, kau telah pergi...

[Reff]

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh

Kalau rindu aku tak mampu

Sesal hatiku tak sempat temani kamu

Harusnya kubisikkan kata ajaib ke telingamu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Masih sangat amatir

Gengsi menyelimutiku

Manusia ini kehilanganmu

Kehilanganmu

Itulah lirik lagu yang menggambarkan penyesalan, rindu mendalam, dan proses belajar ikhlas atas kehilangan orang tercinta. (Arif)

Baca juga: Lirik Lagu Work No Na dan Makna di Baliknya