Lirik Lagu Sesi Potret yang Menyentuh Hati dan Pesan Mendalam di Baliknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik lagu Sesi Potret seolah membuka ruang perasaan yang dalam sejak awal didengar, menghadirkan suasana yang tenang namun penuh emosi.
Setiap kata yang tersusun terasa sederhana, tetapi menyimpan cerita yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Lirik Lagu Sesi Potret tentang Rasa Kehilangan
Lirik lagu Sesi Potret menggambarkan perasaan kehilangan yang begitu dalam, disertai rasa bersalah dan penyesalan yang datang terlambat.
Lagu ini juga menghadirkan kerinduan yang kuat terhadap momen-momen berharga yang sudah tidak bisa kembali lagi. Nuansa emosionalnya terasa dekat dengan pengalaman banyak orang, terutama saat menyadari bahwa waktu tidak pernah bisa diulang.
Lagu ini mengajak pendengarnya untuk lebih menghargai kebersamaan dengan orang-orang terdekat.
Pesan yang disampaikan terasa sederhana, namun menyentuh bahwa sering kali rasa gengsi atau kebiasaan menunda justru membuat lalai menjaga hubungan.
Pada akhirnya, lagu ini menjadi pengingat bahwa kehadiran dan perhatian adalah hal kecil yang sebenarnya sangat berarti sebelum semuanya berubah menjadi kenangan.
Berikut adalah lirik lagunya yang dibawakan oleh Enau bersama Ari Lesmana, sebuah kolaborasi yang menghadirkan nuansa emosional dengan sentuhan lirik yang sederhana namun penuh makna dikutip dari situs rri.co.id.
Tahun lalu berjuta alasanku
Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu di ijabah sang maha kaya
Dan tahun ini, kubisa pulang
Oleh-oleh sudah ditangan
Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh,
kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Sesi potret yang selalu ku benci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Ooh… Satu… dua… tiga…
Ini nyata, kau telah pergi…
Ku bertamu kerumah barumu,
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku
Manusia ini kehilanganmu
Kehilanganmu
Itulah lirik lagu Sesi Potret yang menghadirkan makna mendalam tentang kehilangan, penyesalan, dan pentingnya menghargai waktu bersama orang-orang tercinta. (shr)
Baca juga: Lirik Lagu Bulan Bintang Garis Menyilang dan Makna Mendalam Mendalam
