Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Sesi Potret yang Menyentuh Hati dan Pesan Mendalam di Baliknya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lirik Lagu Sesi Potret,Foto:Unsplash/Panos Sakalakis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lirik Lagu Sesi Potret,Foto:Unsplash/Panos Sakalakis

Lirik lagu Sesi Potret seolah membuka ruang perasaan yang dalam sejak awal didengar, menghadirkan suasana yang tenang namun penuh emosi.

Setiap kata yang tersusun terasa sederhana, tetapi menyimpan cerita yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Lirik Lagu Sesi Potret tentang Rasa Kehilangan

Ilustrasi Lirik Lagu Sesi Potret,Foto:Unsplash/David Vilches

Lirik lagu Sesi Potret menggambarkan perasaan kehilangan yang begitu dalam, disertai rasa bersalah dan penyesalan yang datang terlambat.

Lagu ini juga menghadirkan kerinduan yang kuat terhadap momen-momen berharga yang sudah tidak bisa kembali lagi. Nuansa emosionalnya terasa dekat dengan pengalaman banyak orang, terutama saat menyadari bahwa waktu tidak pernah bisa diulang.

Lagu ini mengajak pendengarnya untuk lebih menghargai kebersamaan dengan orang-orang terdekat.

Pesan yang disampaikan terasa sederhana, namun menyentuh bahwa sering kali rasa gengsi atau kebiasaan menunda justru membuat lalai menjaga hubungan.

Pada akhirnya, lagu ini menjadi pengingat bahwa kehadiran dan perhatian adalah hal kecil yang sebenarnya sangat berarti sebelum semuanya berubah menjadi kenangan.

Berikut adalah lirik lagunya yang dibawakan oleh Enau bersama Ari Lesmana, sebuah kolaborasi yang menghadirkan nuansa emosional dengan sentuhan lirik yang sederhana namun penuh makna dikutip dari situs rri.co.id.

Tahun lalu berjuta alasanku

Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan

Kali ini sudah lumayan

Berkat doamu di ijabah sang maha kaya

Dan tahun ini, kubisa pulang

Oleh-oleh sudah ditangan

Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku

Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang

Ku bertamu ke rumah barumu

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh,

kalau rindu aku tak mampu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu

Sesi potret yang selalu ku benci

Aneh rasanya kau tak di sini

Susunan barisannya tak sama lagi

Ooh… Satu… dua… tiga…

Ini nyata, kau telah pergi…

Ku bertamu kerumah barumu,

Tak ada kamu

Hanya papan dan namamu

Mana ocehan, wewangian khasmu

Jarak ini terlalu jauh

Kalau rindu aku tak mampu

Sesal hatiku tak sempat temani kamu

Harusnya kubisikan kata ajaib ke telingamu

Soal ikhlas ternyata aku masih amatir

Masih sangat amatir

Gengsi menyelimutiku

Manusia ini kehilanganmu

Kehilanganmu

Itulah lirik lagu Sesi Potret yang menghadirkan makna mendalam tentang kehilangan, penyesalan, dan pentingnya menghargai waktu bersama orang-orang tercinta. (shr)

Baca juga: Lirik Lagu Bulan Bintang Garis Menyilang dan Makna Mendalam Mendalam