Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Tamu Berwajah Itu dari Nadin Amizah dan Maknanya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lirik lagu Tamu Berwajah Itu, foto bukan lagu yang sebenarnya: Unsplash/Mạnh Ngô
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lirik lagu Tamu Berwajah Itu, foto bukan lagu yang sebenarnya: Unsplash/Mạnh Ngô

Lirik lagu Tamu Berwajah Itu dari Nadin Amizah menarik untuk diketahui selengkapnya, agar bisa menyanyikan lagu satu ini dengan tepat. Terlebih, Nadin Amizah resmi merilis album terbarunya, yang salah satu lagunya berjudul Tamu Berwajah Itu.

Nadin Amizah yang merupakan salah satu penyanyi solo wanita Indonesia resmi menghadirkan deretan lagu terbaru dalam album bertajuk “Laika, yang Ditinggalkan”. Album ini menjadi album ketiga Nadin yang berisi total 11 lagu.

Lirik Lagu Tamu Berwajah Itu dari Nadin Amizah

Ilustrasi lirik lagu Tamu Berwajah Itu, foto bukan lagu yang sebenarnya: Unsplash/Miguel Alcântara

Lagu berjudul Tamu Berwajah Itu menjadi salah satu yang disoroti oleh para penggemar, terlebih dengan liriknya yang menyentuh hati. Dikutip dari situs genius.com, berikut adalah lirik lagu Tamu Berwajah Itu dari Nadin Amizah selengkapnya.

[Verse 1]

Akan

Selalu ada marah di teras rumahmu

Ia

Tertidur nyenyak, tak mau diganggu

[Pre-Chorus]

Duduk di meja makan

Bersandar tanpa beban

Kau hanya menyaksikan

Ketakutan

[Chorus]

Semerah api yang abadi

Di neraka dari mana ayahmu datang

Semerah marah yang kau simpan

Di antara jemari kecil yang ada di tubuh besarmu

[Verse 2]

Akan

Selalu ada kasar di garis tanganmu

Tak peduli

Seberapa sering kau meminta ampun

[Pre-Chorus]

Berharap lebih lembut

Menutupi amarahmu

Kau melihat dari luar

Ketakutan

[Bridge]

Di kamar itu

Ibu melahirkan rasa marah

Ia menangis

Mencari-cari di mana ayah

Seumur hidup

Resah kau genggam erat dalam dekap

Aku mengerti

Tempat ini selamanya tak kuanggap rumah

[Chorus]

Semerah api yang abadi

Di neraka dari mana ayahmu datang

Semerah marah yang kau simpan

Di antara jemari kecil yang ada di tubuh besarmu

[Outro]

Akan selalu semerah marah

Semerah marah

Berdasarkan lirik tersebut, lagu Tamu Berwajah Itu bermakna tentang bayang-bayang trauma dan amarah yang digambarkan secara puitis. Melalui lirik "semerah api yang abadi" dan "amarah yang kau simpan", lagu ini menggambarkan perasaan penuh emosi yang menyentuh hati para pendengarnya.

Daftar Lagu pada Album Laika, yang Ditinggalkan dari Nadin Amizah

Ilustrasi lirik lagu Tamu Berwajah Itu, foto bukan lagu yang sebenarnya: Unsplash/Matthias Wagner

Selain lagu Tamu Berwajah Itu, album “Laika, yang Ditinggalkan” juga dilengkapi sejumlah lagu lainnya. Sesuai informasi dari YouTube Music Nadin Amizah, berikut adalah daftar lagu dalam album tersebut selengkapnya.

  1. Pesan Digital Seekor Anjing Dari Luar Angkasa

  2. Moonlight

  3. Kematian, Jika Aku Jadi Kekasihnya

  4. Reservasi Untuk Dua

  5. Tamu Berwajah Itu

  6. Amarah

  7. Putih Merana

  8. Take Him To The Moon For Me

  9. Ditemukan Sebuah Bangkai

  10. Langit Melepas Hujan

  11. Laika, Kau Mudah Dicinta

Itu dia lirik lagu Tamu Berwajah Itu dari Nadin Amizah yang bisa dijadikan sebagai acuan untuk menyanyikannya dengan benar. Melalui lirik puitis yang penuh makna, lagu ini sukses menjadi salah satu yang populer dalam album terbaru Nadin Amizah. (PRI)

Baca juga: Tentang Album Laika Nadin Amizah, Kerinduan dan Rasa Kehilangan