Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Teh Hijau - Tulus dan Maknanya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ILustrasi Lirik Lagu Teh Hijau - Tulus . Foto: Unsplash/Maccy
zoom-in-whitePerbesar
ILustrasi Lirik Lagu Teh Hijau - Tulus . Foto: Unsplash/Maccy

Lirik Lagu Teh Hijau - Tulus dan maknanya menjadi topik yang banyak menarik perhatian sejak lagu ini resmi dirilis pada 30 Juni 2026.

Single terbaru tersebut menandai kembalinya Tulus berkarya setelah sekitar empat tahun sejak album Manusia hadir pada 2022. Kehadirannya pun disambut hangat oleh para penikmat musik karena kembali menghadirkan lirik yang sederhana, puitis, dan sarat makna.

Seperti karya-karya sebelumnya, lagu ini kembali menghadirkan lirik yang sederhana, puitis, sekaligus menyimpan makna yang mendalam sehingga mampu menarik perhatian banyak pendengar.

Lirik Lagu Teh Hijau - Tulus

ILustrasi Lirik Lagu Teh Hijau - Tulus . Foto: Unsplash/Maccy

Lirik Lagu Teh Hijau - Tulus disusun dengan pilihan kata yang sederhana, tetapi tetap mampu menghadirkan kesan yang puitis dan mendalam. Berikut lirik lagu Teh Hijau yang dikutip dari laman genius.com:

[Verse 1]

Hari-hari berulang

Misteri lenyap senang

Ada saran kudengar

Lebih sering keluar ke alam

Saran lain kudengar

Cari hal asing yang menantang

Keluar dari benteng

Dari tempatmu yang sekarang

[Pre-Chorus]

Tak ada yang hilang dariku belakangan

Sedang tak mudah bertemu rasa senang

Sedang kucari yang jadi pencetusnya

Mungkin hilangnya atau siklus hidupku

[Chorus]

Mungkin aku sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

Dan mungkin aku memang sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

[Interlude]

Woah-oh, woah-oh-oh (Apapun, siapapun)

[Verse 2]

Tambah gerak tubuhmu

Baca buku yang baru

Ragam saran brilian

Yang belum kunjung jadi penawar

[Pre-Chorus]

Untuk yang hilang dariku belakangan

Sedang kucoba memahami alurnya

S'moga segera kutemukan jawaban

Tapi kini kurayakan hampa ini, oh

[Chorus]

Mungkin aku sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

Dan mungkin aku memang sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

[Bridge]

Kulihat mana di kendaliku

Teh hijau ini yang di tanganku

Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh

Lepaskan, lepas kemurunganku

Hijau kembali jiwa gersangku

Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu

[Chorus]

Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa

(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta

(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Uuh

Dan mungkin aku sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Aah

[Post-Chorus]

Tanpa itu, tanpanya

Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)

Mungkin ini siklusnya

Sudah garis jalannya

Esok, esok akan lebih elok

[Chorus]

Dan mungkin aku sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

Dan mungkin aku sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

[Outro]

Dan mungkin aku sedang tak bisa

Tak bisa jatuh cinta

(Apapun, siapapun)

Lagu Teh Hijau menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang sedang kehilangan rasa bahagia dan merasa kesulitan membuka hati terhadap apa pun maupun siapa pun.

Meski telah mencoba berbagai cara, mulai dari mendengarkan saran orang lain hingga mencari pengalaman baru, tokoh dalam lagu ini tetap belum menemukan jawaban atas apa yang sedang dirasakannya.

Melalui liriknya, Tulus menunjukkan bahwa kondisi tersebut bukanlah sesuatu yang harus selalu dilawan. Ada kalanya seseorang memang berada dalam fase hampa yang menjadi bagian alami dari perjalanan hidup.

Pesan ini terasa begitu relevan karena banyak orang pernah mengalami masa ketika semangat menghilang tanpa alasan yang jelas.(Arif)

Baca juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Intro - Lungz