Lirik Mari Kita Memadahkan sebagai Lagu Misa Kamis Putih

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik Mari Kita Memadahkan patut diketahui oleh para jemaat yang akan mengikuti Misa Kamis Putih pada hari ini, Kamis, 2 April 2026. Lagu tersebut menjadi salah satu yang dibawakan saat pelaksanaan Misa Kamis Putih di gereja.
Kamis Putih merupakan perayaan yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan Suci sebelum Paskah. Dikutip dari buku Catatan 40 Hari Sebelum Paskah, Mortigor Afrizal Purba, (2024:182), Kamis Putih menandai sejumlah peristiwa penting, salah satunya Perjamuan terakhir Yesus Kristus dengan para murid-Nya.
Lirik Mari Kita Memadahkan Puji Syukur No. 501
Untuk memperingati Kamis Putih, umat Kristiani melaksanakan misa di gereja lengkap dengan menyanyikan lagu pujian, salah satunya berjudul Mari Kita Memadahkan. Agar bisa bernyanyi dengan benar, inilah lirik Mari Kita Memadahkan sebagai lagu Misa Kamis Putih.
Mari Kita Memadahkan PS 501
Sesuai informasi dari kanal YouTube Gembala Baik.
Mari kita memadahkan misteri tubuh mulia,
darah yang berharga nian
Darah Raja semesta,
lahir dari Sang Perawan untuk menebus dunia
Dia lahir bagi kita dari darah yang murni
Dia hidup di dunia, menyebarkan benih injil
Menyebarkan benih Injil.
Dia mengakhiri hayat, dengan cara ajaib
Pada malam perjamuan dengan para murid-Nya
waktu Yesus melakukan adat makan bangsa-Nya
Diri-Nya pun diserahkan
pada para rasul-Nya
Sabda sudah menjadikan roti sungguh Tubuh-Nya,
anggur sungguh Darah Tuhan
Walau indra tak cerap;
agar hati diteguhkan, iman saja cukuplah
Sakramen yang sungguh agung,
mari kita muliakan.
Surut sudah hukum lampau,
tata baru tampillah.
Karena indra tidak mampu,
iman jadi tumpuan
Yang Berputra dan Sang Putra dimuliakan,
disembah, dihormati, dan dipuja, beserta dengan Sang Roh:
muncul dari kedua-Nya, dan setara disembah
Amin
Lagu Mari Kita Memadahkan biasanya dinyanyikan saat prosesi pemindahan Sakramen Mahakudus ke tempat tuguran. Lagu ini menjadi versi bahasa Indonesia dari lagu Pange Lingua Gloriosi, yang isinya mengagungkan perjamuan malam terakhir serta menjadi bentuk sanjungan akan kehadiran nyata Kristus.
Lagu ini juga menjadi kidung pujian serta penghormatan terhadap Ekaristi. Terlebih, lirik lagu ini menekankan pada misteri iman dalam kehadiran Kristus yang nyata dalam Ekaristi.
Itu dia lirik Mari Kita Memadahkan sebagai salah satu lagu Misa Kamis Putih. Dengan mengetahui lirik selengkapnya, maka bisa melantunkan nyanyian tersebut dengan benar saat melaksanakan misa di gereja. (Prima)
Baca juga: Lirik Lagu Walaupun Gunung Itu Tak Berpindah bagi Pendengar Musik Rohani
