Logo dan Tema Hari Santri 2026 yang Perlu Diketahui

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Logo dan tema Hari Santri 2026 resmi ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) sebagai identitas peringatan tahun ini.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan Hari Santri yang diperingati setiap tahun.
Identitas resmi tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan peringatan Hari Santri 2026.
Pemerintah Tetapkan Logo dan Tema Hari Santri 2026
Dikutip dari kemenag.go.id, berikut adalah logo dan tema Hari Santri 2026 yang resmi diluncurkan Kemenag pada 22 September 2026. Tema yang diusung tahun ini ialah “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Tema tersebut menempatkan santri sebagai bagian dari kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus menuju Indonesia Emas.
Pesan tersebut juga berkaitan dengan posisi santri, pesantren, dan masyarakat sebagai unsur yang dapat saling menguatkan dalam kehidupan berbangsa.
Logo Hari Santri 2026 menggunakan konsep anyaman atau ikatan dinamis. Susunan bentuknya melambangkan kebersamaan, persatuan, serta keberlanjutan perjuangan santri dalam menghadapi perubahan zaman.
Jalinan pada logo menunjukkan hubungan antara santri, pesantren, dan masyarakat yang saling memperkuat. Filosofi tersebut dianalogikan seperti sapu lidi, yaitu sejumlah unsur yang disatukan sehingga membentuk satu kekuatan yang utuh.
Logo juga memiliki dua lingkaran yang saling menyimpul. Elemen tersebut melambangkan dua pijakan kehidupan santri, yakni nilai keagamaan sebagai landasan moral dan kesadaran bernegara sebagai ruang pengabdian kepada bangsa.
Pada bagian bawah terdapat elemen yang berfungsi sebagai poros pondasi. Bagian ini menggambarkan prinsip dasar yang menjadi tempat bertumpunya langkah dan kontribusi santri.
Sementara itu, lingkaran paling atas disebut sebagai lingkaran cita. Bentuk tersebut melambangkan pandangan masa depan, harapan, dan ikhtiar bersama untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Makna visual juga terlihat dari garis yang dibuat konsisten serta bentuk yang simetris. Unsur tersebut mencerminkan kesatuan, keselarasan, dan keseimbangan peran antarbagian yang tetap saling terhubung tanpa menghilangkan fungsi masing-masing.
Pemilihan warna biru toska dan keemasan turut memperkuat pesan logo. Biru toska melambangkan keterbukaan, ketenangan, dan semangat pembaruan, sedangkan warna keemasan berkaitan dengan cita-cita, pencapaian, serta arah menuju Indonesia Emas.
Logo resmi tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan publikasi dan berbagai kegiatan Hari Santri Nasional 2026. Masyarakat, satuan kerja, pesantren, lembaga pendidikan, serta pihak lain yang membutuhkan file resmi dapat mengunduhnya melalui tautan yang disediakan Kemenag.
Logo dan tema Hari Santri 2026 memadukan unsur visual dengan pesan tentang kebersamaan, nilai keagamaan, pengabdian kepada bangsa, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045. (Shofia)
Baca Juga: Mars Hari Santri Nasional Yans Lucky yang Banyak Digemari
