Konten dari Pengguna

Makna Lagu 2112 - Reality Club beserta Terjemahannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Makna Lagu 2112, Foto:Unsplash/Oleg Sergeichik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Makna Lagu 2112, Foto:Unsplash/Oleg Sergeichik

Makna lagu 2112 karya Reality Club menjadi topik yang menarik untuk dibahas karena lagu ini menyuguhkan refleksi emosional yang dalam tentang pergulatan batin, pencarian jati diri, dan hubungan manusia dengan realitas yang terasa semakin kompleks.

Sejak pertama kali didengarkan, “2112” menghadirkan suasana melankolis yang dibalut aransemen musik lembut namun penuh tekanan emosional, seolah mengajak pendengar masuk ke ruang sunyi tempat pikiran dan perasaan saling beradu.

Angka 2112 sendiri kerap dimaknai sebagai simbol waktu, jarak, atau fase tertentu dalam hidup, yang merepresentasikan masa ketika seseorang mulai mempertanyakan arah hidup, tujuan, serta makna keberadaan dirinya di dunia.

Makna Lagu 2112

Ilustrasi Makna Lagu 2112, Foto:Unsplash/Jefferson Santos

Makna Lagu 2112 – Reality Club beserta Terjemahannya menghadirkan kisah reflektif tentang pertemuan, cinta, dan perpisahan yang terasa sangat manusiawi.

Lagu ini ditulis oleh Faiz Novascotia Saripudin dan dibalut dengan aransemen khas Reality Club yang lembut namun emosional.

Melalui liriknya, pendengar diajak menyusuri perjalanan dua insan yang bertemu di usia muda, saling jatuh cinta, lalu perlahan menyadari bahwa tidak semua rasa harus berakhir dengan kebersamaan.

Berikut adalah lirik lagu 2112, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube REALITY CLUB:

They were just 20, show us the money

A smoke show pictur esque affair

It started as all things do

A simple hello turned to romantic visions far away

They were too clever, for it to be never

As they sunk into each other's heart

And this is the part where our whole lives collide

The stars themselves fell like we did that night

Though it felt like the universe knew

Like a pack of friends who couldn’t hold their laughter

They chose to be painfully obvious in front of us

Slightly unaware or in denial of the dangers ahead

We thrust our weary hearts into each other's arms

Content and comfortable for years to come

They felt it right and true

Blessings and kisses as they thought it was the universe's wishes

And though they could feel it then, it’s not how they want to end

So they turn their heads away as if they were to say goodbye

But clocks keep on ticking

And life keeps on going, to leave the pair behind at last

She said to me and I said to her:

To hold back each other's true fate is not of our nature, let's be mature.

Maybe you weren't made for me, nor I for you.

But I'd be damn lying if I think that that's true.

We were young and we were old

Life was warm then life was cold

It gets harder yes you'll see

But were we ever meant to be?

Berikut terjemahan lirik lagu 2112:

Mereka baru berusia 20 tahun, menunjukkan ambisi mereka

Sebuah pertemuan memikat bak gambar sempurna

Semuanya dimulai seperti hal-hal pada umumnya

Sebuah sapaan sederhana berubah menjadi bayangan romansa yang jauh

Mereka terlalu cerdas untuk berakhir tanpa makna

Saat mereka tenggelam ke dalam hati satu sama lain

Dan inilah bagian ketika hidup kami saling bertabrakan

Bintang-bintang seakan jatuh seperti kami malam itu

Seolah semesta pun tahu apa yang terjadi

Layaknya sekelompok sahabat yang tak mampu menahan tawa

Mereka memilih bersikap begitu jelas di hadapan kami

Sedikit tak sadar atau menyangkal bahaya di depan

Kami menghempaskan hati yang lelah ke pelukan satu sama lain

Merasa puas dan nyaman untuk tahun-tahun ke depan

Mereka merasa semuanya benar dan tulus

Berkah dan ciuman, mengira itu kehendak semesta

Meski mereka merasakannya, bukan itu akhir yang diinginkan

Maka mereka menoleh pergi seolah mengucap perpisahan

Tetapi waktu terus berdetak

Dan hidup terus berjalan, meninggalkan pasangan itu

Dia berkata padaku dan aku berkata padanya:

Menahan takdir sejati bukanlah sifat kita, mari bersikap dewasa

Mungkin kamu tidak diciptakan untukku, begitu pula aku untukmu

Namun aku akan berbohong jika mengatakan itu sepenuhnya benar

Kami pernah muda dan kami pun menua

Hidup terasa hangat lalu terasa dingin

Semua akan semakin sulit, kau akan lihat

Namun apakah kami memang ditakdirkan bersama?

Makna lagu 2112 – Reality Club menggambarkan kisah cinta yang tumbuh alami, penuh harapan, namun pada akhirnya harus berhadapan dengan kenyataan.

Lagu ini menyoroti fase ketika dua orang merasa semesta mendukung hubungan mereka, tetapi waktu dan kedewasaan justru membuka mata bahwa tidak semua pertemuan berujung selamanya.

Lirik “clocks keep on ticking and life keeps on going” menjadi penegas bahwa waktu tidak pernah berhenti menunggu siapa pun.

Hubungan yang terasa nyaman pun bisa tertinggal jika tak lagi sejalan dengan tujuan hidup masing-masing. Lagu ini tidak menyalahkan cinta, melainkan merayakan kejujuran untuk melepaskan.

Secara keseluruhan, makna lagu 2112 – Reality Club adalah tentang menerima bahwa cinta sejati terkadang hadir hanya untuk mengajarkan, bukan untuk dimiliki selamanya.

Lagu ini menjadi refleksi mendalam tentang kedewasaan emosional, keberanian menghadapi kenyataan, dan keindahan kenangan yang pernah ada. (KIKI)

Baca juga: Cara Daftar Bansos 2026 Terbaru, Panduan Lengkap agar Langsung Terdaftar