Makna Lagu Ini Abadi, Simak Lirik dan Pesan Mendalamnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna lagu Ini Abadi menarik dibahas karena lagu dari Band Perunggu ini mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Lewat liriknya, pendengar diajak mengikuti berbagai situasi yang berkaitan dengan rutinitas, perjalanan, hubungan, dan kehidupan yang terus berjalan. Penggambaran tersebut membuat lagu ini memiliki nuansa yang akrab dengan pengalaman sehari-hari.
Makna Lagu Ini Abadi dan Pesan yang Disampaikan
Makna lagu Ini Abadi dapat dikaitkan dengan perjalanan seseorang dalam menghadapi tuntutan kehidupan. Ada rasa gusar, hubungan yang berubah, perjalanan menuju tempat kerja, serta keinginan untuk menemukan kehidupan yang lebih tenang. Berikut lirik lagunya berdasarkan unggahan genius.com.
[Verse 1]
Dihentak sunyi, geram gusarmu mulai
Gerayangi kupingku
Dibungkam lagi janji yang sumbang itu
Tak semenarik dulu
Sejuk wangimu tersisa di sela-sela
Baju hangatku
Terakhir kali kita bicarakan semua
Besok kan bagaimana?
[Pre-Chorus]
Lihatlah semua sudut itu
Bandung kan selalu memelukmu
Dinginnya hangatkanmu selalu
Dilengkapi lapisan selimut
[Chorus]
Yang berupa dekapan nadi yang
Mengalir menjadi seruan
Di hati bermuarakan kabar baru
Tentang mimpi berkecukupan
Tanpa harus lembur lagi
Ke Gambir lagi Senin pagi
Dilanjut taksi, tenangkanlah
Ini abadi
[Outro]
(Abadi, abadi)
(Abadi, abadi)
(Abadi, abadi)
(Abadi, abadi)
(Abadi, abadi)
(Abadi, abadi)
Bagian awal lagu menggambarkan kegelisahan yang muncul dalam kesunyian. Ada pula gambaran mengenai janji yang tidak lagi memiliki makna seperti sebelumnya. Hal tersebut dapat dimaknai sebagai perubahan dalam sebuah hubungan.
Sesuatu yang dahulu terasa penting dapat berubah seiring waktu. Meski begitu, perubahan tidak selalu menghapus kenangan. Hal-hal kecil yang berkaitan dengan seseorang masih dapat melekat dan menghadirkan rasa rindu.
Pertanyaan mengenai masa depan juga memperlihatkan ketidakpastian ketika seseorang sedang menghadapi perubahan dalam kehidupan atau hubungan.
Bandung menjadi bagian penting dalam lagu ini. Kota tersebut dapat dimaknai bukan sekadar tempat, tetapi juga sebagai simbol rumah dan ruang yang menyimpan kenangan.
Gambaran mengenai udara dingin yang terasa hangat menunjukkan bahwa rasa nyaman tidak selalu berkaitan dengan kondisi fisik. Sebuah tempat dapat terasa seperti rumah karena menyimpan kenangan atau menghadirkan perasaan diterima.
Lagu Ini Abadi juga dapat dikaitkan dengan kerinduan seseorang ketika harus berada jauh dari tempat yang dianggap sebagai rumah.
Dalam lirik lagu ini juga menyampaikan keinginan untuk menjalani kehidupan yang berkecukupan. Harapan tersebut bukan tentang kemewahan, melainkan kehidupan yang tidak sepenuhnya dihabiskan untuk bekerja. Perjalanan menuju Gambir dan rutinitas menghadapi Senin pagi menggambarkan siklus kehidupan pekerja.
Berangkat, bekerja, pulang, lalu kembali mengulang rutinitas. Siklus tersebut dapat menjadi melelahkan ketika waktu untuk beristirahat dan menikmati kehidupan semakin terbatas.
Ada keinginan untuk menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Pesan ini membuat lagu terasa dekat dengan pengalaman banyak orang yang menjalani rutinitas setiap hari.
Pengulangan kata “abadi” di bagian akhir membuka ruang untuk berbagai tafsiran. Sesuatu yang abadi dapat berupa kenangan, hubungan, rumah, atau perasaan yang tetap bertahan meskipun kehidupan terus berubah.
Makna lagu Ini Abadi menggambarkan perjalanan manusia dalam mencari keseimbangan antara pekerjaan, hubungan, rumah, dan harapan.
Di tengah kehidupan yang terus bergerak, selalu ada sesuatu yang ingin dipertahankan dan menjadi alasan untuk terus berjalan hingga akhirnya menemukan tempat untuk pulang. (Rahma)
Baca juga: Lirik Lagu Matilah Kau Mati Efek Rumah Kaca dan Maknanya
