Makna Lagu Putih Merana Nadin yang Trending di Media Sosial beserta Liriknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna lagu Putih Merana Nadin menarik untuk dibahas, terutama bagi pendengar yang ingin memahami pesan di balik liriknya. Lagu yang dibawakan Nadin Amizah ini memiliki nuansa yang kuat dan mampu menghadirkan berbagai emosi melalui rangkaian kata serta musik yang menyertainya.
Lagu Putih Merana merupakan salah satu bagian dari album studio ketiga Nadin Amizah yang berjudul Laika, Yang Ditinggalkan. Penyanyi sekaligus penulis lagu tersebut resmi merilis album ini pada 28 Agustus 2026 di bawah label Sorai. Album tersebut berisi 11 lagu, termasuk Putih Merana yang turut menjadi bagian dari rangkaian karya terbaru Nadin.
Makna Lagu Putih Merana Nadin yang Menjadi Bagian dari Album Laika, Yang Ditinggalkan
Dikutip dari laman YouTube @nadin.amizah , dan rri.co.id, makna lagu Putih Merana Nadin Amizah dapat dimaknai sebagai perenungan tentang kelahiran, hubungan anak dan orang tua, serta perjalanan hidup yang tidak selalu sesuai harapan.
Liriknya menggambarkan sosok anak yang mempertanyakan keputusannya untuk hadir di dunia, terlebih ketika berbagai mimpi tidak menjadi kenyataan. Lagu ini juga menyiratkan perasaan getir dan keraguan, sekaligus mempertanyakan apakah pilihan untuk menghadirkan seseorang ke dunia akan tetap diambil jika mengetahui bahwa hidup penuh dengan kesulitan.
Lagu Putih Merana menjadi salah satu bagian dari album Laika, Yang Ditinggalkan. Album ini terinspirasi dari kisah Laika, seekor anjing yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa dalam sebuah misi tanpa jalan kembali.
Kisah tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi Nadin dalam membangun karakter dan cerita album yang menggambarkan sosok yang mendambakan kasih sayang, tetapi pada akhirnya harus menghadapi kesepian dan kehilangan.
Lirik Lagu Putih Merana Nadin
[Verse 1]
Kembali ke masa itu
Berdiri kau dan aku
Tak ada canggung yang memberat di udara
Ku masih tersenyum terlahir putih merana
[Verse 2]
Tubuhku kecil dan rapuh
Menangis, buta, memanggilmu
Tanpa kutahu di mana perjalananku bermuara
Di tanganmu hanya ada ragu getir terasa
[Chorus]
Jangan bilang ku yang meminta
Saat ditanya untuk ke sini
Jika diulang pertanyaannya, apakah masih kujawab sama?
Kalau kau bagaimana? Apakah masih tak apa?
Walau saat mimpi-mimpi tak ada yang jadi nyata
[Choir Break]
[Chorus]
Jangan bilang ku yang meminta
Saat ditanya untuk ke sini
Jika diulang pertanyaannya, apakah masih kujawab sama?
Kalau kau bagaimana? Apakah masih tak apa?
Walau saat mimpi-mimpi tak ada yang jadi nyata
Itulah makna lagu Putih Merana Nadin Amizah beserta liriknya yang menjadi bagian dari album Laika, Yang Ditinggalkan, dan dapat didengerkan di berbagai platfrom digital seperti YouTube, dan Spotify. (Idaf)
Baca juga: Makna Lagu The Rivers of Belief oleh Enigma beserta Liriknya
