Konten dari Pengguna

Makna Lagu Wake Me Up When September Ends dan Kisah di Baliknya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makna lagu Wake Me Up When September Ends. Foto: Unsplash.com/Austin Neill
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makna lagu Wake Me Up When September Ends. Foto: Unsplash.com/Austin Neill

Wake Me Up When September Ends merupakan salah satu lagu Green Day. Makna lagu Wake Me Up When September Ends berkaitan dengan pengalaman pribadi Billie Joe Armstrong.

Lagu ini menjadi bagian dari album American Idiot yang dirilis pada 2004. Nuansanya terasa lebih muram dibandingkan sejumlah lagu Green Day lainnya karena membawa cerita kehilangan yang sangat personal.

Makna Lagu Wake Me Up When September Ends dari Green Day

Ilustrasi makna lagu Wake Me Up When September Ends. Foto: Unsplash.com/Bogomil Mihaylov

Dikutip dari americansongwriter.com, makna lagu Wake Me Up When September Ends dari Green Day berangkat dari pengalaman Billie Joe Armstrong setelah ayahnya meninggal pada 10 September 1982 akibat kanker.

Saat masih kecil, Armstrong mengalami kesedihan mendalam setelah kehilangan tersebut hingga memilih mengurung diri di kamar.

Ketika ibunya mengetuk pintu, ia mengatakan agar dibangunkan ketika September berakhir, kalimat yang kemudian menjadi judul lagu.

September memiliki arti khusus bagi Armstrong karena bulan tersebut selalu mengingatkannya pada kematian sang ayah.

Waktu yang berlalu tidak membuat kenangan itu hilang, sehingga pergantian bulan justru dapat membawa kembali rasa kehilangan yang pernah dialaminya.

Penulisan lagu ini juga tidak dilakukan segera setelah peristiwa tersebut karena Armstrong membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum mampu menuangkan duka tersebut ke dalam sebuah karya.

Lagu ini kemudian berkembang dari kisah pribadi menjadi karya yang dapat dimaknai lebih luas sebagai ungkapan tentang kehilangan dan kenangan.

Kalimat tentang waktu yang berjalan cepat memperlihatkan jarak antara masa lalu dan masa kini, sementara ingatan terhadap orang yang telah tiada tetap bertahan.

Karena itu, kesedihan dalam lagu tidak hanya berupa tangisan, tetapi juga proses menerima bahwa seseorang telah pergi tanpa harus melupakan sosoknya.

Makna tersebut semakin luas melalui video musik yang memiliki cerita berbeda dari pengalaman Armstrong. Video yang disutradarai Samuel Bayer mengikuti pasangan kekasih yang terpisah setelah sang pria bergabung dengan Korps Marinir Amerika Serikat dan dikirim ke Irak.

Kisah tersebut membawa tema kehilangan ke konteks perang, terutama rasa sakit yang dialami orang yang ditinggalkan oleh orang terkasih.

Pada 2005, lagu ini juga digunakan dalam konteks solidaritas bagi korban Badai Katrina yang menghantam wilayah Gulf Coast. Green Day membawakannya dalam acara penggalangan dana ReAct Now: Music & Relief, lalu merilis versi live yang didedikasikan bagi para korban.

Penggunaan tersebut menunjukkan bagaimana lagu yang awalnya lahir dari pengalaman pribadi dapat memperoleh makna tambahan ketika ditempatkan dalam situasi kehilangan yang berbeda.

Berikut adalah lirik lagu Wake Me Up When September Ends lengkapnya, dikutip dari genius.com.

[Verse 1]

Summer has come and passed

The innocent can never last

Wake me up when September ends

Like my father's come to pass

Seven years has gone so fast

Wake me up when September ends

[Chorus]

Here comes the rain again

Falling from the stars

Drenched in my pain again

Becoming who we are

As my memory rests

But never forgets what I lost

Wake me up when September ends

[Verse 2]

Summer has come and passed

The innocent can never last

Wake me up when September ends

Ring out the bells again

Like we did when spring began

Wake me up when September ends

[Chorus]

Here comes the rain again

Falling from the stars

Drenched in my pain again

Becoming who we are

As my memory rests

But never forgets what I lost

Wake me up when September ends

[Guitar Solo]

[Verse 3]

Summer has come and passed

The innocent can never last

Wake me up when September ends

Like my father's come to pass

Twenty years has gone so fast

Wake me up when September ends

Wake me up when September ends

Wake me up when September ends

Makna lagu Wake Me Up When September Ends berpusat pada duka, kenangan, dan waktu yang terus berjalan setelah kehilangan orang terkasih.

Lagu ini tetap menyimpan kisah pribadi Billie Joe Armstrong, sekaligus membuka ruang bagi pendengar untuk memaknai pengalaman kehilangan dengan cara masing-masing. (Suc)

Baca Juga: Makna Lagu Bernaung dan Kisah yang Melatarbelakangi Lagunya