Mangga Kiojay Berasal dari Mana? Kenali Ciri-Ciri dan Keunggulannya di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mangga berukuran besar dengan kulit yang tetap hijau saat matang punya daya tarik tersendiri. Salah satunya yang menarik perhatian adalah mangga Kiojay.
Ukurannya yang besar dibandingkan mangga pada umumnya tentu bikin penasaran. Apalagi, mangga Kiojay punya ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Lantas, dari mana asal mangga ini, dan apa saja ciri-ciri serta kelebihannya?
Mangga Kiojay yang Bikin Penasaran
Di antara beragam varietas mangga yang bisa ditemukan di Indonesia, mangga Kiojay menarik perhatian berkat ukuran buahnya yang jauh lebih besar daripada mangga pada umumnya.
Mangga ini dikenal sebagai mangga jumbo karena bobot satu buahnya bisa mencapai sekitar 2 kilogram. Ukurannya yang mencolok membuat Kiojay menarik untuk dicoba, baik oleh pencinta buah maupun orang yang tertarik membudidayakan tanaman mangga.
Menariknya, ukuran buah yang besar bukan satu-satunya daya tarik mangga Kiojay. Varietas ini juga dikenal memiliki daging buah yang tebal, tekstur lembut, serta cita rasa manis dan menyegarkan.
Selain cocok dinikmati langsung, mangga Kiojay juga berpotensi dikembangkan sebagai tanaman buah di rumah maupun untuk usaha budidaya. Lantas, dari mana asal mangga Kiojay, seperti apa ciri-cirinya, dan apa saja keunggulannya?
1. Asal Mangga Kiojay
Mengutip situs https://desabanjarejo.gunungkidulkab.go.id, mangga Kiojay berasal dari Thailand dan dikembangkan sebagai salah satu varietas mangga unggulan.
Negara asalnya memiliki kondisi iklim tropis yang relatif serupa dengan Indonesia, sehingga tanaman ini berpotensi tumbuh dengan baik jika ditanam di lingkungan yang sesuai. Di Indonesia, mangga Kiojay dikenal karena ukuran buahnya yang tidak biasa.
Selain menarik perhatian konsumen, karakteristik tersebut juga membuatnya dilirik oleh penggemar tanaman buah dan pembudidaya yang ingin mencoba varietas mangga berbeda dari jenis yang umum dijumpai di pasaran.
Tanaman ini dapat tumbuh di wilayah dataran rendah dengan cuaca hangat dan paparan sinar matahari yang memadai. Mangga Kiojay juga berpotensi tumbuh di dataran yang lebih tinggi selama kondisi suhu dan lingkungannya mendukung.
Meski begitu, hasil pertumbuhan dan kualitas buah tetap dipengaruhi oleh pemilihan bibit, kondisi lahan, serta cara perawatannya.
2. Ciri-Ciri Mangga Kiojay
Mangga Kiojay mempunyai sejumlah karakteristik yang membuatnya mudah dikenali. Berikut beberapa ciri yang menonjol dari varietas mangga asal Thailand ini.
Ukuran buah sangat besar. Panjang buahnya dapat mencapai sekitar 20 cm, dengan bobot rata-rata berkisar 1,3–1,8 kilogram. Dalam kondisi tertentu, berat satu buah bahkan bisa mencapai 2 kilogram.
Daging buah tebal. Mangga Kiojay memiliki biji yang relatif kecil dan tipis dibandingkan ukuran buahnya. Kondisi ini membuat bagian daging buah yang bisa dinikmati terasa lebih banyak.
Teksturnya lembut. Daging buahnya cenderung padat sekaligus lembut ketika dimakan, sehingga nyaman dinikmati secara langsung.
Rasanya manis dan menyegarkan. Mangga Kiojay dikenal dengan cita rasa manis serta kandungan air yang membuatnya terasa segar, terutama saat dikonsumsi dalam keadaan matang.
Memiliki aroma harum. Buah yang matang dapat mengeluarkan aroma khas mangga yang menggugah selera.
Dapat dipanen sebelum matang penuh.
3. Kelebihan Mangga Kiojay
Selain berukuran jumbo dan memiliki daging buah yang tebal, mangga Kiojay juga mempunyai beberapa keunggulan yang membuatnya menarik untuk dikonsumsi maupun dibudidayakan.
Berpotensi memiliki nilai jual tinggi.
Ukuran buah yang besar menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Dalam materi sumber, harga mangga Kiojay disebut dapat mencapai sekitar Rp30.000–Rp40.000 per kilogram atau Rp50.000–Rp70.000 per buah.
Harga tersebut bukan patokan tetap karena dapat berubah mengikuti kualitas buah, lokasi, musim, dan kondisi pasar.
Daging buahnya tebal dan lembut.
Biji yang relatif kecil membuat bagian buah yang bisa dinikmati terasa lebih banyak. Rasanya yang manis juga menjadikannya pilihan untuk pencinta mangga.
Bisa dinikmati dengan berbagai cara.
Mangga Kiojay dapat dimakan langsung saat matang atau diolah menjadi jus, campuran es buah, dan hidangan berbahan mangga lainnya.
Berpotensi tumbuh baik di Indonesia.
Tanaman ini cocok dikembangkan di lingkungan hangat dengan sinar matahari yang cukup. Meski demikian, pemilihan lokasi dan perawatan yang sesuai tetap diperlukan agar tanaman tumbuh optimal.
Bisa ditanam di dalam pot.
Bagi yang memiliki pekarangan terbatas, mangga Kiojay dapat dicoba sebagai tanaman buah dalam pot atau tabulampot.
Pot berdiameter sekitar 50–60 cm bisa menjadi pilihan awal, tetapi ukuran wadah perlu disesuaikan dengan perkembangan akar dan besar tanaman.
Perawatannya relatif mudah jika kondisi tumbuh terpenuhi.
Perawatan dasar meliputi penyiraman sesuai kebutuhan, pemupukan berkala, pemangkasan bila diperlukan, serta pemantauan hama dan penyakit. Tanaman dalam pot perlu mendapat perhatian lebih terhadap ketersediaan air dan nutrisi.
Bisa dibudidayakan untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.
Tanaman ini dapat ditanam untuk menikmati hasil panen sendiri atau dikembangkan dalam skala lebih besar. Namun, potensi keuntungan tetap bergantung pada biaya produksi, produktivitas tanaman, kualitas buah, dan permintaan pasar.
Demikian informasi terkait mangga Kiojay. Kalau ingin mencobanya di rumah, mulailah dengan memilih bibit yang sehat dan sesuai kebutuhan lahan.
Siapa tahu, dari satu bibit mangga jumbo ini, bisa menikmati panen sendiri sekaligus membuka peluang usaha buah yang menarik. (Fikah)
Baca juga: Menu Gacoan Oktober 2026 Lengkap dengan Harga Terbaru
