Melihat Keragaman Masyarakat Indonesia: Suku Bangsa, Agama, dan Budaya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia terdiri dari kurang lebih 13.567 pulau besar maupun pulau kecil. Tak heran, bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman kekayaan alam, suku bangsa, agama, dan budaya.
Keragaman yang ada di Indonesia lantas tidak membuat Bangsa Indonesia terpecah belah. Keragaman tersebut dijadikan dasar untuk membina persatuan bangsa-bangsa, sesuai dengan dasar negara dan falsafah hidup bernegara yang tercantum dalam Pancasila.
Semboyan keragaman masyarakat Indonesia sebenarnya sudah terpampang secara nyata dalam lambang negara Garuda Pancasila. Semboyan itu berbunyi Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya “berbeda-beda tetapi tetap satu juga”.
Lantas apa saja faktor-faktor yang menyebabkan keragaman masyarakat Indonesia? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Faktor-Faktor Keragaman Masyarakat Indonesia
Mengutip buku New Edition Pocket Book IPS karya Shiva Devy (2013: 417), faktor-faktor yang menyebabkan keragaman masyarakat Indonesia ialah:
1. Letak strategis Indonesia
Terletak di antara dua benua dan dua samudera, menjadikan Indonesia sebagai jalur lintas perdagangan. Kedatangan bangsa asing yang berbeda ras, lalu menetap di Indonesia menyebabkan perbedaan ras, agama, dan kepercayaan.
2. Kondisi negara kepulauan
Beribu-ribu pulau yang terpisah secara fisik menyebabkan masing-masing masyarakat di setiap daerah mengembangkan kebudayaannya sendiri sesuai tingkat kemajuan dan lingkungannya.
Hal ini menyebabkan perbedaan suku bangsa, budaya, serta aktivitas sosial yang dilakukan.
3. Perbedaan kondisi alam
Kondisi alam seperti wilayah pegunungan, pantai, dataran rendah, rawa, dan lain sebagainya menyebabkan perbedaan kondisi masyarakat. Setiap kondisi alam memiliki mata pencaharian, makanan pokok, kesenian, serta kepercayaan yang berbeda-beda.
4. Keadaan transportasi dan komunikasi
Sarana transportasi dan komunikasi membawa masyarakat saling terhubung dengan masyarakat lainnya, bahkan hingga kepulauan yang jauh sekalipun, tetap dapat menjalin komunikasi tanpa adanya tatap muka.
5. Penerimaan masyarakat terhadap perubahan
Sikap mampu menerima yang dimiliki masyarakat terhadap hal baru, yang datang dari dalam maupun luar masyarakat memberikan pengaruh terhadap keragaman masyarakat Indonesia.
Bentuk Keragaman di Indonesia
Indonesia adalah negara yang kaya, baik dari segi sumber daya alam maupun keragamannya. Mengutip buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 4 oleh Christiana Umi (2020: 24), ada beberapa bentuk keragaman di Indonesia, mulai dari keragaman suku, keragaman agama, dan keragaman budaya.
1. Keragaman Suku
Indonesia adalah negara kepulauan. Dari geografis yang berbeda-beda tersebut, Indonesia memiliki banyak sekali suku.
Suku bangsa atau yang disebut juga etnik dapat diartikan sebagai pengelompokan atau penggolongan orang-orang yang memiliki satu keturunan. Selain itu, kelompok suku bangsa ditandai dengan adanya kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku atau ciri-ciri biologis yang dimiliki.
Setiap suku bangsa mempunyai ciri atau karakter tersendiri, baik dalam aspek sosial maupun budaya. Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok suku, lebih tepatnya 1.340 suku bangsa.
2. Keragaman Agama
Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu, sesuai dengan bunyi salah satu Pasal UUD 1945.
Di Indonesia sendiri, terdapat enam agama yang diakui oleh negara. Agama-agama yang diakui oleh negara adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan juga Konghucu.
Keenam agama tersebut harus hidup berdampingan di masyarakat dengan prinsip toleransi antarumat beragama.
3. Keragaman Budaya
Contoh ragam budaya Indonesia yang berkembang di tiap-tiap daerah adalah pakaian adat, bahasa, makanan, sistem teknologi dan ekonomi, kesenian dan alat musik, tarian, sistem pengetahuan, serta kepercayaan setempat.
Berikut keragaman budaya Indonesia yang wajib dilestarikan, di antaranya meliputi:
Makanan Khas
Mie Aceh dari Nanggroe Aceh Darussalam
Lemea, Sayur Rebung Bambu Rejang dari Bengkulu
Pempek dari Sumatera Selatan
Bika Ambon dari Sumatera Utara
Rendang dari Sumatera Barat
Kerak Telor dari DKI Jakarta
Rumah Adat
Rumat Adat Batak Karo dari Sumatera Utara
Rumah Adat Kerinci dari Jambi
Rumah Adat Empat Lawang dari Sumatera Selatan
Rumah Selaso Jatuh Kembar dari Kepulauan Riau
Tarian
Tari Payung dari Sumatera Barat
Tari Joged Lambak dari Riau
Ronggeng dari DKI Jakarta
Bambangan Cakil dari Jawa Tengah
Lenso dari Maluku
Jaipong dari Jawa Barat
Alat Musik
Fu atau Tahuri dari Maluku
Angklung dari Jawa Barat
Tehyan dari DKI Jakarta
Gamelan dari Jawa Tengah
Tifa dari Papua dan Maluku
Pakaian Adat
Elee Balang dari Aceh
Kebaya dari Jawa Barat dan Jawa Tengah
Baju Bodo dari Sulawesi Selatan
Ulos dari Sumatera Utara
Baju Cele dari Maluku
Sukapura dari Jawa Barat
(VIO)
