Memahami Perbedaan Muesli dan Granola untuk Menu Sarapan Sehat

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Muesli dan granola adalah ragam menu sarapan yang memiliki bentuk dan bahan dasar serupa tapi sebenarnya berbeda. Saking miripnya, masih banyak orang yang belum mengetahui perbedaan muesli dan granola.
Muesli dan granola memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, terutama jika dikonsumsi secara rutin di pagi hari. Kedua makanan ini memiliki nutrisi yang penting bagi keseimbangan tubuh seperti serat makanan, sumber karbohidrat baik, dan jumlah protein yang banyak.
Cara Konsumsi Muesli dan Granola
Mengutip laman Times of India, muesli adalah sereal siap saji yang terbuat dari bahan dasar oat dan biji-bijian utuh. Bahan dasar tersebut umumnya dicampur dengan kacang-kacangan dan buah-buahan kering.
Muesli adalah menu sarapan yang populer di berbagai negara di dunia, terutama di wilayah Eropa, Australia, dan Selandia Baru. Muesli dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, salah satunya dibuat seperti sereal yaitu direndam dalam mangkuk berisikan susu dingin.
Muesli juga bisa dimasak dengan air panas dan dimakan seperti oatmeal tradisional. Muesli bisa dijadikan makanan kudapan atau tambahan topping yoghurt maupun kue.
Sementara granola adalah menu sarapan klasik yang berbahan dasar gandum dan kacang tumbuk. Granola dijual dalam berbagai bentuk, baik seperti sereal maupun berbentuk potongan padat untuk kudapan.
Granola merupakan makanan pokok masyarakat Amerika sejak akhir abad ke-19. Granola berhasil mempertahankan popularitasnya sebagai menu sarapan, kudapan, dan salah satu pilihan makanan penutup atau dessert yang populer.
Baca Juga: 5 Cara Makan Muesli yang Cocok untuk Sarapan
Perbedaan Muesli dan Granola
Setelah mengenal kedua makanan sehat ini, berikut perbedaan mendasar muesli dan granola yang dikutip dari Healthline:
1. Cara pembuatan
Walaupun memiliki bahan dasar yang serupa, muesli dan granola mengalami cara pembuatan yang berbeda. Granola dibuat dengan oat yang dipanggang dan tambahan pemanis seperti madu serta sirup. Sedangkan muesli dibuat dengan oat mentah dan memiliki pemanis alami dari buah-buahan kering.
2. Kandungan gula
Muesli dan granola memiliki bahan dasar yang sama yaitu oat. Oleh karena itu, nilai gizi kedua makanan ini sangatlah mirip.
Namun, granola memiliki kandungan kalori, karbohidrat, dan gula yang lebih tinggi dari muesli karena terdapat tambahan pemanis madu dan sirop. Granola yang berbentuk kudapan umumnya memiliki kadar gula yang lebih tinggi dibandingkan sereal granola karena adanya pemanis buatan.
3. Kandungan nutrisi
Granola dan muesli memiliki nutrisi yang serupa karena kesamaan bahan dasarnya. Namun, masing-masing dari makanan ini memiliki kelemahan tersendiri, termasuk kandungan gula dan adanya antinutrien.
Muesli memiliki kadar antinutrien yang lebih besar dari granola. Oat mentah yang menjadi bahan dasar muesli merupakan sumber asam fitat utama.
Asam fitat diketahui merupakan antinutrien yang mengikat mineral seperti seng dan besi. Kondisi tersebut dapat mengganggu penyerapan nutrisi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia.
Baca Juga: Resep Camilan Keluarga: Granola Bar Sehat dan Mudah Dibuat
(ALS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu muesli?

Apa itu muesli?
Muesli adalah menu sarapan yang populer di berbagai negara di dunia, terutama di wilayah Eropa, Australia, dan Selandia Baru.
Apa itu granola?

Apa itu granola?
Granola adalah menu sarapan klasik yang berbahan dasar gandum dan kacang tumbuk.
Di wilayah mana granola dijadikan sebagai makanan pokok?

Di wilayah mana granola dijadikan sebagai makanan pokok?
Granola merupakan makanan pokok masyarakat Amerika sejak akhir abad ke-19.
