Konten dari Pengguna

Mengapa Anak Muda Harus Berpartisipasi dalam Demokrasi? Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi demokrasi. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi demokrasi. Foto: Unsplash.

Menjelang pemilu, pemerintah gencar mengajak anak muda menggunakan hak pilihnya. Ajakan tersebut pun kerap menimbulkan beberapa pertanyaan, salah satunya mengapa anak muda harus berpartisipasi dalam demokrasi?

Pemuda memiliki peran besar dalam menciptakan sejarah bangsa. Di era penjajahan, para pemuda menjadi penggerak tokoh-tokoh nasional dalam memproklamasikan kemerdekaan.

Peran generasi muda terhadap perkembangan bangsa tak berhenti setelah Indonesia merdeka. Pada 1998, para pemuda melakukan aksi unjuk rasa untuk menggulingkan rezim orde baru yang telah berkuasa selama kurang lebih 32 tahun.

Berakhirnya rezim orde baru melahirkan demokrasi baru yang dikenal dengan sebutan reformasi yang masih berjalan sampai sekarang ini.

Pengertian Demokrasi

Ilustrasi demokrasi. Foto: Unsplash.

Demokrasi berasal dari dua kata dalam Bahasa Yunani, yakni demos yang artinya rakyat dan kratos yang berarti kekuasaan. Secara istilah, demokrasi dapat diartikan sebagai sistem pemerintahan yang menjadikan rakyat sebagai pemegang kekuasaan dan kedaulatan tertinggi.

Pemerintah tidak bisa menjalankan program apapun yang bertentangan dengan aspirasi atau kehendak rakyat. Sebab prinsip utama demokrasi adalah dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

Dalam sistem demokrasi, penguasa negara adalah pelayan, sedangkan rakyat adalah raja yang harus dilayani dengan baik.

Alasan Mengapa Anak Muda Harus Berpartisipasi dalam Demokrasi

Ilustrasi demokrasi. Foto: Unsplash.

Berikut ini beberapa alasan mengapa anak muda harus berpartisipasi dalam demokrasi.

1. Penerus Kepemimpinan

Sebagai generasi yang akan meneruskan kepemimpinan, pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang yang adil, makmur, dan sejahtera. Pemuda juga lebih terbuka terhadap perubahan sehingga memiliki pandangan dan ide-ide baru dan lebih inovatif.

2. Menanamkan Nasionalisme

Keterlibatan generasi muda dalam dalam demokrasi juga mendorong menanamkan rasa cinta terhadap merasa tanah air dan kepedulian atas masa depan bangsa. Perasaan tersebut akan membuat mereka terlibat secara aktif dalam pembangunan masyarakat di segala bidang.

3. Menyuarakan Pendapat dan Haknya

Partisipasi dalam demokrasi memungkinkan anak muda dalam menyuarakan pendapat mereka terhadap suatu permasalahan dan bekerja sama dengan generasi lain untuk menemukan solusi yang lebih baik.

4. Ikut Menentukan Kebijakan

Dengan ikut berpartisipasi dalam demokrasi, generasi muda secara tidak langsung ikut menentukan kebijakan yang dapat mempengaruhi masa depannya nanti, baik dalam bidang pendidikan, karier, hingga lingkungan.

5. Meningkatkan Kesadaran Hak dan Kewajiban

Anak muda yang terlibat aktif dalam demokrasi akan memiliki kesadaran lebih akan kewajiban dan haknya sebagai warga negara. Hak-hak dasar warga negara meliputi hak kebebasan beragama, kebebasan berpendapat, hak atas pendidikan, hak atas kesehatan, hingga hak bekerja dan mendapat perlakuan yang adil. Sementara kewajiban warga negara adalah mencintai tanah air, menjaga persatuan, hingga menjaga dan meneruakan demokrasi.

(SFR)

Baca juga: 7 Ciri-Ciri Demokrasi Terpimpin dalam Pemerintahan Negara