Mengenal Arti Tafa’ul dalam Kehidupan Umat Islam

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti tafa’ul dalam bahasa Arab berkaitan dengan sikap seseorang dalam memandang kehidupan. Tafa’ul merupakan sikap baik yang wajib diteladani umat Muslim.
Meneladani sikap tafa’ul dapat membuat manusia lebih kuat dalam menyelesaikan persoalan hidup. Lantas, apa sebenarnya makna kata tafa’ul? Simak informasinya dalam ulasan berikut!
Arti Tafa’ul dalam Bahasa Arab
Merujuk Kamus Bahasa Arab Almaany, tafa’ul (تفاؤل) berasal dari kata tafaa’ala-yataafa’alu-tafaa’ul, yakni dari kata dasar al-fa’l (الفأل) yang berarti pertanda baik. Secara harfiah, arti tafa’ul adalah optimisme. Sementara secara istilah, tafa’ul dapat dimaknai sebagai pengharapan nasib baik dalam pikiran atau perbuatan.
Dalam Bahasa Indonesia, kata optimisme memiliki arti keyakinan atas segala sesuatu dari segi yang baik dan menyenangkan. Optimisme juga bisa dimaknai sebagai sebuah sikap yang selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal.
Baca Juga: Arti Optimis dan Faktor yang Mempengaruhinya
Manfaat Sikap Tafa’ul dalam Islam
Mengutip buku Gagalnya Dakwah yang ditulis Sayyid Muhammad, tafa’ul adalah salah satu ciri orang beriman. Pasalnya, sikap tersebut merupakan perwujudan dari husnuzan atau berbaik sangka kepada Allah.
Dalam Islam, perintah untuk selalu meneraplan tafa’ul telah dijelaskan dalam Surat al Insyirah ayat 5-6 di mana Allah SWT berfirman:
فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًاإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا
Artinya: Karena sesunguhnya setiap kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan.
Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan akan memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan selama hamba-Nya berusaha dan berprasangka baik kepada-Nya.
Perintah untuk selalu optimis juga tercantum dalam Surat Ali Imran ayat 139:
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ ”
Artinya: Janganlah kamu bersikap lemah, dan jangan (pula) kamu bersedih hati, kamulah orang-orang yang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu termasuk orang-orang yang beriman.
Perasaan tafa’ul akan menuntun diri pada hasil yang diharapkan dan memberikan peluang besar seseorang keluar dari permasalahan. Dengan sikap optimistis, seseorang akan lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan dan menyelesaikan segala persoalan.
Mengutip buku Lentera Kehidupan: Menghadapi Dunia Kacau yang ditulis oleh KH Nawawi, berikut beberapa manfaat bersikap tafa’ul:
Merasa lebih bahagia dan terhindar dari stres karena percaya terhadap rencana Allah SWT.
Bisa berpikir positif terhadap diri sendiri sehingga lebih percaya diri dan berani mengambol peluang.
Tidak mudah menyerah dan berputus asa dalam menghadapi ujian dan persoalan hidup.
Meningkatkan prestasi. Orang yang optimis berpikiran maju dan tidak pernah puas atas apa yang telah dicapai, sehingga selalu menciptakan peluang-peluang baru.
Mencegah depresi. Sikap tafa’ul dapat membuat seseorang lebih bersyukur dan tidak merasa cemas dalam menghadapi masa depan.
Mencegah penyakit yang disebabkan stres, seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, hingga penyakit jantung.
Frequently Asked Question Section
Apa dalil yang menganjurkan untuk bersikap tafa’ul?

Apa dalil yang menganjurkan untuk bersikap tafa’ul?
Dalil untuk bersikap tafa’ul ada dalam Surat Al Insyirah ayat 5-6 dan Ali Imran ayat 139.
Apa asal kata tafa’ul?

Apa asal kata tafa’ul?
Tafa’ul berasal dari kata al-fa’l yang berarti pertanda baik.
Apa arti kata optimisme?

Apa arti kata optimisme?
Optimisme dalam KBBI artinya sikap yang selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal.
(GLW)
