Konten dari Pengguna

Mengenal Keragaman Ras di Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia memiliki keragaman kelompok ras yang tersebar di seluruh nusantara. Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Indonesia memiliki keragaman kelompok ras yang tersebar di seluruh nusantara. Sumber: Pixabay.com

Ras adalah pengelompokkan untuk mengklasifikasikan manusia berdasarkan melalui ciri fenotipe (ciri fisik) dan asal usul secara geografis. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman ras yang tersebar di seluruh wilayahnya.

Simak uraian lengkap mengenai ras yang dimiliki masyarakat Indonesia di bawah ini.

Pengertian dan Ciri-Ciri Ras

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ras adalah golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik, dan rumpun bangsa.

Ras biasanya dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri fisik yang dimiliki seseorang, termasuk postur atau bentuk badan, bentuk muka, bentuk hidung, warna kulit, warna mata, bentuk rambut, dan sebagainya.

Dikutip dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Paket B Setara SMP/MTs yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, seorang ahli bernama A.L Krober mengelompokkan ras manusia di dunia menjadi 4 ras, yaitu:

  • Ras Mongoloid, ras yang memiliki ciri-ciri rambut hitam lurus, tubuh kecil, kulit sawo matang, mata sipit, hidung pesek, dan sebagainya.

  • Ras Negroid, ras yang bercirikan kulit coklat hingga hitam, hidung lebar dan rata, rambut cenderung ikal dan keriting, dan lain-lain.

Pada umumnya, ras di dunia dikelompokkan menjadi empat kelompok ras. Sumber: Pixabay.com
  • Ras Kaukasoid, ras yang mempunyai ciri-ciri seperti bertubuh besar, berkulit putih, berhidung mancung, rambut dan matanya biasanya berwarna terang.

  • Ras Khusus, yaitu ras-ras yang tidak termasuk ke dalam tiga kelompok sebelumnya. Seperti Polynesian, Veddoid, Bushman, dan sebagainya.

Keragaman Ras di Indonesia

Keragaman ras di Indonesia disebabkan oleh beberapa hal, seperti sejarah Indonesia sebagai negara yang pernah dijajah oleh beberapa bangsa asing dan letak geografis Indonesia yang strategis.

Berikut ragam ras di Indonesia yang tersebar di seluruh penjurunya.

1. Malaya-Mongoloid

Ras paling umum di Indonesia adalah ras Mongoloid, khususnya Malaya-Mongoloid. Ras ini bisa temukan di pulau Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi.

2. Melanesoid

Ras Melanesoid adalah sub-ras Negroid yang memiliki ciri-ciri berkulit coklat hingga hitam, tubuh relatif kecil, berambut ikal. Di Indonesia, ras ini mendiami wilayah Indonesia Timur, seperti daerah Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

3. Asiatic-Mongloid

Ras Asiatic adalah ras turunan dari Mongoloid. Ras ini bisa kita lihat dari orang-orang Tionghoa, Jepang, dan Korea, tersebar seluruh wilayah Indonesia.

Indonesia memilki masyarakat yang memiliki perbedaan ras, oleh karena itu kita harus saling menghargai dan menghormati perbedaan. Sumber: Pixabay.com

4. Kaukasoid

Indonesia merupakan negara yang pernah dijajah oleh bangsa Eropa. Tak heran, negara ini memiliki orang-orang yang memiliki ras Kaukasoid.

Tak hanya itu, ras ini bisa kita temukan dengan melihat orang-orang Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika, juga ada dalam masyarakat Indonesia.

Itulah beragam ras yang tersebar di Indonesia. Meskipun memiliki berbeda-beda, sudah sepatutnya kita saling menghormati dan menghargai. Hal ini sesuai dengan semboyan negara Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa saja pengelompokan ras manusia di dunia?

chevron-down

Ras Monoloid, Negroid, Kaukasoid, dan Ras Khusus.

Apa saja ciri-ciri ras Kaukasoid?

chevron-down

Ciri-ciri kaukasoid adalah bertubuh besar, berkulit putih, berhidung mancung, rambut dan matanya biasanya berwarna terang.

Di mana wilayah Indonesia dengan ras Malaya-Mongoloid?

chevron-down

Ras ini bisa temukan di pulau Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi.