Mengenal Kode-Kode Dioda Zener dan Cara Membacanya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dari sekian banyak jenis dioda yang ada, dioda zener berfungsi untuk menstabilkan tegangan pada catu daya atau power supply. Komponen elektronik satu ini juga memiliki kode tertentu. Agar memahami apa saja kode dioda zener, simak ulasannya berikut ini.
Pada dasarnya semua jenis dioda mempunyai bahan pembuatan yang sama, yakni berupa semikonduktor. Namun, jenis dioda zener dirancang khusus untuk bisa beroperasi dalam rangkaian reverse bias.
Penggunaan dioda zener sendiri memiliki dua macam kondisi, yakni forward bias dan reverse bias. Dioda zener juga memiliki tegangan jenis breakdown tertentu dengan menyesuaikan pada seri yang digunakan.
Umumnya, komponen dioda zener digunakan untuk menstabilkan arus listrik. Seperti yang telah diketahui, bahwa arus listrik akan lebih baik digunakan dalam keadaan stabil. Banyak pula skema rangkaian dioda zener yang digunakan sebagai pembagi tegangan.
Sebagai informasi, penggunaan dioda zener sangat mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Hampir seluruh perangkat elektronik rumah tangga ternyata menggunakan komponen elektronika satu ini.
Setelah memahami fungsi diode secara umum, baiknya juga mempelajari daftar kode diode zener, lengkap dengan caranya membacanya di bawah ini.
Kode Dioda Zener
Menyadur dari buku Elektronika Dasar milik Drs. Imam Muda N S.T, M.T, dioda zener memiliki kode baca yang amat beragam dan tidak ada ketentuan khusus untuk membacanya. Sebab, memang banyak sekali jenis diode zener dan semua bergantung pada manufaktur pembuatnya.
Umumnya, di bagian lapisan luar badan komponen akan dicantumkan besaran tegangan kerjanya. Sebagai contoh, dioda zener menunjukkan angka 5V6, maka komponen ini mampu menstabilkan tegangan keluar (output) bernilai 5.6 VDC.
Namun, ada pula manufaktur yang memiliki kode dioda zener tersendiri. Misalnya, kode dioda zener 1NXXXXX, maka dibutuhkan aturan pembacaan sebagai berikut ini:
1N4728A = 3.3v
1N4729A = 3.6v
1N4730A = 3.9v
1N4731A = 4.3v
1N4732A = 4.7v
1N4733A = 5.1v
1N4734A = 5.6v
1N4735A = 6.2v
1N4736A = 6.8v
1N4737A = 7.5v
1N4738A = 8.2v
1N4739A = 9.1v
1N4740A = 10v
1N4741A = 11v
1N4742A = 12v
1N4743A = 13v
1N4744A = 15v
1N4745A = 16v
1N4746A = 18v
1N4747A = 20v
1N4748A = 22v
1N4749A = 24v
1N4750A = 27v
1N4751A = 30v
1N4752A = 33v
1N4753A = 36v
1N4754A = 39v
N4755A = 43v
1N4756A = 47v
1N4757A = 51v
1N4758A = 56v
1N4759A = 62v
1N4760A = 68v
1N4761A = 75v
1N4762A = 82v
1N4763A = 91v
1N4764A = 100v
Tidak hanya kode 1N, tetapi terdapat pula kode lain pada jenis dioda zener MA. Pada jenis ini, angka pertama menunjukan kapasitas komponen dioda tersebut, antara lain:
MA1xxx = 1 Watt
MA2xxx = 0.5 Watt
MA3xxx = 0.3 Watt
MA4xxx = 1/4 Watt
MA5xxx = 1/8 Watt
Kemudian 3 angka setelahnya menunjukkan keterangan tegangan kerja, antara lain:
MA 3100 = 10.0v
MA 2180 = 18.0v
MA056 = 5.6v
MA 3091 = 9.1v
Pada dasarnya, dioda zener memiliki tegangan paling rendah 2,4V, sedangkan yang paling tinggi 200V dengan maksimal daya 5 Watt.
Simbol dan Bentuk Dioda Zener
Jenis dioda zener memiliki simbol yang hampir sama dengan dioda jenis lainnya. Namun, Muhammad Naim dalam bukunya berjudul Buku Ajar Sistem Kontrol dan Kelistrikan Mesin menyampaikan, bahwa tetap ada sedikit modifikasi, yaitu tekukan miring pada garis lurus di depan tanda anak panah.
Sama halnya dengan jenis dioda pada umumnya, dioda zener mempunyai dua kawat kaki yang terdiri dari kaki anoda dan katoda. Kaki yang terdapat di ujung panah menunjukkan katoda, sedangkan kaki lainnya menunjukkan anoda.
Sementara itu, pada umumnya bentuk fisik dari dioda zener lebih kecil dan sama halnya dengan dioda IN4148. Oleh sebab itu, perlu ketelitian tingkat tinggi ketika merakit rangkaian elektronik, agar tidak keliru ketika memasangnya.
Baca Juga: 8 Fungsi Kapasitor Dalam Komponen Elektronika
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa beda Dioda Zener dan dioda biasa?

Apa beda Dioda Zener dan dioda biasa?
Tegangan breakdown pada dioda zener bisa terjadi pada tegangan satuan dan puluhan volt, berbeda dengan dioda biasa yang umumnya baru bisa terjadi pada angka ratusan volt.
Fungsi dioda zener sebagai apa saja?

Fungsi dioda zener sebagai apa saja?
Dioda zener memiliki fungsi utama untuk menstabilkan arus dan tegangan.
Dioda Zener terbuat dari apa?

Dioda Zener terbuat dari apa?
Dioda zener sendiri terbuat dari semikonduktor yang dirancang khusus untuk menyalurkan arus listrik ke arah berlawan, jika tegangan yang diberikan melampaui batas breakdown voltage atau tegangan tembus.
