Konten dari Pengguna

Mengenal Pengelompokkan Barang Menurut Penggunaannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penampakan barang-barang yang dapat dibedakan menurut penggunaannya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan barang-barang yang dapat dibedakan menurut penggunaannya. Foto: Pixabay

Menurut penggunaannya, barang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu barang produksi dan barang konsumsi. Namun, sebelum mengulasnya lebih jauh, penting untuk memahami konsep sebuah barang dalam ilmu ekonomi.

Barang adalah benda yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Konsumen membeli barang karena yakin dapat memuaskan kebutuhannya, atas kegunaan barang tersebut.

Berdasarkan buku Pasti Bisa Ekonomi untuk SMA Kelas X susunan Tim Ganesha Operation (2019: 06), hampir semua barang di muka bumi adalah barang ekonomi. Hanya ada beberapa barang yang termasuk barang bukan ekonomi (barang bebas).

Contoh barang yang masih dianggap sebagai barang bebas, yaitu udara dan air laut. Namun, terkadang barang tersebut menjadi barang ekonomi dalam keadaan tertentu.

Misalnya, air bersih sangat dibutuhkan (menjadi barang ekonomi) di pemukiman padat penduduk, ketika terjadi kemarau panjang. Simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Mobil yang bergerak karena bahan bakar merupakan salah satu contoh jenis barang menurut penggunaannya, khususnya barang produksi. Foto: Pixabay

Jenis-Jenis Barang dalam Ilmu Ekonomi

Keragaman kebutuhan manusia diimbangi dengan keragaman barang pemuas kebutuhan. Keragaman barang pemuas kebutuhan ini dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, mulai dari menurut penggunaannya hingga hubungannya dengan perubahan pendapatan.

Begini masing-masing penjelasannya yang dikutip dari buku Membina Kompetensi Ekonomi untuk Kelas X karangan Eengh Ahman (2007: 07).

1. Barang Menurut Penggunaannya

Menurut penggunaannya, barang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu barang produksi dan barang konsumsi.

  • Barang Produksi

Barang produksi adalah barang yang memerlukan serangkaian proses, agar barang tersebut dapat digunakan.

Contoh:

  1. Motor dan mobil dapat bergerak karena adanya bensin dan mesin yang menggerakkan.

  2. Pabrik tekstil menggunakan mesin tekstil untuk memintal kain.

  3. Pabrik roti menggunakan gandum untuk membuat roti.

  • Barang Konsumsi

Barang konsumsi adalah barang yang dapat digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Contoh:

  1. Makanan yang dibeli dari pedagang dapat langsung dikonsumsi.

  2. Pakaian setelah dibeli di toko dapat digunakan secara langsung.

  3. Handphone yang dapat digunakan untuk berkomunikasi.

  4. Helm yang berguna untuk melindungi kepala saat mengendarai motor.

Kompor yang menyala karena bahan bakar gas merupakan salah satu contoh barang komplementer. Foto: Pixabay

2. Barang Menurut Hubungannya dengan Barang Lain

Menurut hubungannya dengan barang lain, barang dapat dikelompokkan menjadi barang substitusi dan barang komplementer

  • Barang Substitusi

Barang substitusi adalah barang yang berfungsi sebagai pengganti barang lain.

Contoh:

  1. Konversi dari minyak tanah ke gas.

  2. Harga gabah naik, penduduk kurang mampu akan beralih mengonsumsi jagung.

  3. Pada saat bus kota penuh dengan penumpang, konsumen beralih menaiki angkutan umum.

  • Barang Komplementer

Barang komplementer adalah barang yang berfungsi sebagai pelengkap barang lain. Barang komplementer akan lebih berguna, jika digunakan secara bersama-sama.

Contoh:

  1. Kompor dapat digunakan, jika bahan bakar minyak tanah atau gas tersedia.

  2. Mobil dapat bergerak apabila telah terisi bensin.

  3. Sepatu dengan kaus kaki.

  4. Buku dengan pulpen.

Sepatu dan kaus kaki merupakan contoh barang komplementer. Foto: Pixabay

3. Barang Menurut Kedudukannya dalam Proses Produksi

Menurut proses produksinya, barang dapat dikelompokkan menjadi barang dasar, barang setengah jadi, barang jadi, dan barang penolong.

  • Barang Dasar

Barang dasar adalah barang yang belum diolah atau belum mengalami proses produksi.

Contoh: Pohon sawit, minyak mentah, dan batang pohon.

  • Barang Setengah Jadi

Barang setengah jadi adalah barang hasil pengolahan barang sebelumnya (barang dasar), yang digunakan untuk menghasilkan barang lebih lanjut.

Contoh: Kayu, tepung beras, dan benang.

  • Barang Jadi

Barang jadi adalah barang hasil produksi yang siap dikonsumsi.

Contoh: Mebel, mobil, dan makanan kemasan.

  • Barang Penolong

Barang penolong adalah barang pelengkap dalam proses produksi.

Contoh: Untuk membuat roti, selain membutuhkan gandum sebagai bahan dasar, juga dibutuhkan gula, vanili, dan margarin. Ketiga barang tersebut akan menambah aroma roti yang akan dibuat.

Untuk membuat roti, dibutuhkan jenis barang penolong seperti telur, margarin, dan lain-lain. Foto: Pixabay

4. Barang dalam Hubungannya dengan Perubahan Pendapatan Konsumen

  • Barang Superior

Barang superior adalah barang yang jika pendapatan konsumen, ia akan membeli lebih banyak barang tersebut.

Contoh: Pakaian, semakin tinggi pendapatan masyarakat, semakin meningkat permintaan masyarakat akan pakaian.

  • Barang Inferior

Barang inferior adalah barang yang jika pendapatan konsumen naik, ia akan mengurangi pembelian barang tersebut.

Contoh: Gaplek menjadi makanan pokok bagi masyarakat miskin. Namun, permintaan terhadap barang ini akan menurun, jika pendapatan masyarakat naik dan sudah mampu membeli jenis makanan pokok lainnya.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan barang konsumsi?

chevron-down

Barang konsumsi adalah barang yang dapat digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Apa yang dimaksud dengan barang produksi?

chevron-down

Barang produksi adalah barang yang memerlukan serangkaian proses, agar barang tersebut dapat digunakan.

Sebutkan tiga contoh barang produksi!

chevron-down

Motor dan mobil dapat bergerak karena adanya bensin dan mesin yang menggerakkan, pabrik tekstil menggunakan mesin tekstil untuk memintal kain, dan pabrik roti menggunakan gandum untuk membuat roti.