Konten dari Pengguna

Mengetahui Apa Itu Tokoh Figuran, Fungsi, hingga Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa itu tokoh figuran. Foto: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu tokoh figuran. Foto: pexels

Daftar isi

Dalam cerita fiksi, setiap tokoh memiliki fungsi masing-masing, termasuk tokoh figuran. Secara singkat, apa itu tokoh figuran adalah tokoh yang fungsinya tak terlalu penting dalam sebuah cerita.

Meskipun begitu, hadirnya tokoh figuran membuat cerita menjadi semakin lengkap. Tokoh figuran juga kerap disebut sebagai tokoh tambahan atau pembantu.

Simak artikel ini untuk penjelasan lengkap tentang apa itu tokoh figuran, fungsi, hingga perbedaannya dengan tokoh lainnya.

Apa Itu Tokoh Figuran?

Ilustrasi apa itu tokoh figuran. Foto: Unsplash

Berdasarkan buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas VI oleh Tim Tunas Karya Guru, tokoh dalam sebuah cerita adalah pelaku yang mengalami berbagai peristiwa. Tokoh merupakan salah satu unsur penting dalam menyusun cerita.

Tokoh berfungsi untuk membawa pesan atau amanat kepada para pembaca. Ada berbagai jenis tokoh dalam sebuah cerita, mulai dari tokoh utama hingga figuran.

Lebih lanjut, merangkum Perbedaan Tokoh dalam Karya Sastra oleh Nofitasari, Universitas Muslim Indonesia, tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya dimunculkan sekali atau beberapa kali dalam sebuah cerita.

Kemunculan tokoh tambahan tak akan mengubah jalannya cerita. Tokoh figuran termasuk dalam tokoh tambahan tersebut.

Lantas, apa itu tokoh tokoh figuran? Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian figuran adalah pemain di film atau sandiwara yang memegang peran yang tak berarti.

Kemudian, menyadur karya ilmiah berjudul Analisis Konflik Tokoh Utama dalam Film Jamilah dan Sang Presiden (Kajian Psikologi Sastra) oleh Noni Veronika, IKIP PGRI Pontianak, figuran adalah tokoh atau peran yang kurang berarti dalam penceritaan. Tokoh figuran bisa juga disebut dengan tokoh pembantu.

Baca Juga: 50 Penulis Novel di Indonesia dengan Karya Terbaik

Fungsi Tokoh Figuran

Ilustrasi tokoh figuran. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Secara umum, fungsi tokoh figuran adalah untuk melengkapi plot. Tokoh figuran muncul pada latar belakang atau sekadar lewat, tetapi ada juga yang memiliki peran lain. Berikut ini beberapa peran tokoh figuran:

1. Menghidupkan Suasana

Peran figuran dalam sebuah cerita berfungsi untuk menghidupkan suasana. Dalam sebuah film, hadirnya peran figuran akan menampilkan ekspresi, gerakan, serta suara yang mendukung suasana tertentu. Dengan begitu, suasana yang ingin ditunjukkan mudah ditangkap penonton.

2. Menjaga Kontinuitas

Fungsi lain dari peran figuran dalam produksi film adalah menjaga kontinuitas visual. Seorang figuran wajib menampilkan rambut, tata rias, serta kostum pada waktu dan tempat yang akan ditampilkan.

Misalnya, sebuah adegan diceritakan di sebuah sekolah, maka peran figuran ditampilkan menggunakan seragam sekolah.

3. Menggerakkan Plot

Figuran juga bisa menjadi penggerak alur dalam cerita. Tak jarang dalam sebuah film, figuran menjadi contoh utama. Misalnya, seorang tokoh figuran bertugas memberi petunjuk kecil ataupun informasi penting untuk pemeran utama.

4. Menghidupkan Atmosfer

Tokoh figuran dalam sebuah film dapat menghidupkan atmosfer adegan dan menggambarkan kisah dalam cerita tersebut. Para tokoh figuran memiliki peran sebagai latar belakang yang bergerak, sehingga tempat, suasana, dan waktu yang diceritakan semakin hidup.

Misalnya, pada adegan di sebuah kafe, hadirnya tokoh figuran akan menimbulkan kesan ramai di kafe tersebut. Peran figuran juga membuat suasana yang diceritakan lebih mirip dengan kehidupan sehari-hari. Jadi, suasana yang ingin disampaikan dapat dirasakan penonton.

Perbedaan Tokoh Figuran dan Cameo

Ilustrasi tokoh figuran. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Tokoh figuran dan cameo ternyata berbeda. Dikutip dari buku Memahami Film - Edisi 2 oleh Himawan Prastista, cameo merupakan penampilan sesaat seorang bintang populer dalam sebuah film atau cerita. Cameo umumnya bukan merupakan peran kunci di film tersebut.

Tokoh ini cenderung untuk menampilkan sentuhan humor untuk penonton. Selain itu, juga identik dengan gaya dari film yang sudah populer sebelumnya.

Kemudian, karakter figuran atau pembantu merupakan karakter di luar para pelaku cerita utama. Pemain figuran umumnya hanya muncul sekilas dan sering tanpa dialog.

Pemain figuran dalam jumlah sangat besar tampak dalam film bersifat kolosal. Namun, dalam perkembangannya, tokoh figuran kini banyak digantikan dengan teknologi CGI, sehingga tak membutuhkan kedatangan orang asli.

Perbedaan Tokoh Figuran dan Tritagonis

Ilustrasi tokoh figuran. Foto: pexels.com/Cottonbro Studio

Selain dengan cameo, terkadang orang-orang bingung membedakan antara tokoh figuran dan tritagonis. Dalam buku Pengkajian Prosa Fiksi oleh Andri Wicaksono, tokoh tritagonis merupakan pelaku pembantu dalam sebuah cerita, baik untuk tokoh protagonis maupun antagonis.

Tokoh tersebut terlibat dalam konflik dan perkembangan cerita secara signifikan, meskipun bukan menjadi fokus utama. Sementara itu, tokoh figuran adalah karakter yang sering kali tak memiliki dampak yang signifikan dalam alur cerita. Umumnya, tokoh figuran menjadi latar belakang atau pendukung saja.

Kemudian, tokoh tritagonis dihadirkan dengan kompleksitas karakter yang lebih tinggi dibanding tokoh figuran. Lalu, apabila dilihat dari waktu penampilannya, tokoh tritagonis memiliki jam tayang yang lebih lama dibandingkan tokoh figuran.

Interaksi tokoh tritagonis sering kali lebih mendalam dan memiliki peran yang berkelanjutan dalam alur cerita. Sementara tokoh figuran hanya muncul dalam beberapa adegan singkat saja untuk menghadirkan kesan dan konteks pada sebuah cerita.

Jenis-Jenis Tokoh Figuran

Ilustrasi tokoh figuran. Foto: Unsplash/Richard Lewisohn.

Ada beberapa jenis tokoh figuran yang digolongkan berdasarkan tingkat kepentingannya dan keberpihakannya dalam cerita. Selengkapnya, simak berikut:

1. Berdasarkan Tingkat Kepentingan

Berdasarkan tingkat kepentingannya, tokoh figuran dibagi menjadi tokoh figuran tunggal dan jamak.

  • Tokoh figuran tunggal adalah karakter pelengkap yang tampil dalam cerita secara tunggal. Misalnya, penjual bakso keliling yang bertemu dengan tokoh utama di sore hari.

  • Tokoh figuran jamak adalah karakter pelengkap yang dalam cerita muncul secara bersama-sama dengan tokoh figuran lainnya. Misalnya, para siswa di sebuah sekolah, pedagang di pasar, dan lainnya.

2. Berdasarkan Keberpihakannya dalam Cerita

Tokoh figuran yang dibagi berdasarkan keberpihakannya dalam cerita ada tiga jenis, yakni tokoh figuran pro protagonis, tokoh figuran pro antagonis, dan tokoh figuran netral.

  • Tokoh figuran pro protagonis adalah karakter pelengkap yang berpihak pada tokoh protagonis, seperti fans atau orang-orang yang peduli pada tokoh tersebut.

  • Tokoh figuran pro antagonis adalah karakter pelengkap yang memiliki sifat kebalikan tokoh figuran pro protagonis, yakni karakter yang memposisikan dirinya di pihak antagonis.

  • Tokoh figuran netral adalah karakter pelengkap yang tak berpihak, baik pada tokoh protagonis ataupun antagonis. Kehadiran tokoh figuran ini hanya sebagai pelengkap cerita.

Contoh Tokoh Figuran

Ilustrasi tokoh figuran. Foto: unsplash.com/ErikMclean.

Berikut ini adalah beberapa contoh tokoh figuran dalam tayangan yang populer di masyarakat:

  1. Tokoh Sapi, Apin, dan Rembo sebagai karakter hewan di kartun Upin-Ipin.

  2. Tokoh abi, umi, emak, dan manajer dalam novel Kekasih Impian karya Wardah Maulina.

  3. Tokoh The Flying Dutchman dalam kartun Spongebob..

(NSF)