Konten dari Pengguna

Niat Puasa Syawal sekaligus Bayar Hutang Puasa Ramadan untuk Umat Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Niat Puasa Syawal sekaligus Bayar Hutang, Unsplash/Massimiliano Reginato
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Niat Puasa Syawal sekaligus Bayar Hutang, Unsplash/Massimiliano Reginato

Lebaran telah usai dan banyak masyarakat Indonesia yang mencari tahu niat puasa Syawal sekaligus bayar hutang karena ingin atau akan melaksanakan kedua puasa tersebut.

Dikutip dari situs baznas.go.id, umat Islam banyak yang melaksanakan puasa Syawal setelah menunaikan puasa Ramadan karena puasa ini sendiri merupakan salah satu amalan sunah yang sangat disarankan untuk dilakukan oleh umat Islam.

Beberapa orang diketahui kerap melakukan puasa Syawal bersamaan dengan membayar utang puasa Ramadan.

Niat Puasa Syawal sekaligus Bayar Hutang

Ilustrasi Niat Puasa Syawal sekaligus Bayar Hutang, Unsplash/Simon Infanger

Dikutip dari situs baznas.go.id, terkait boleh atau tidaknya niat puasa Syawal sekaligus bayar hutang, para ulama mempunyai pandangan yang berbeda.

Beberapa ulama membolehkan, sedangkan yang lainnya juga tidak membolehkan melakukan 2 puasa tersebut bersamaan.

Alasan para ulama tersebut tidak mengizinkannya adalah karena tujuan serta perbedaan hukum dari masing-masing ibadah.

Ulama dari Hanafiyah serta sebagian dari Maliki mengizinkan untuk niat puasa Syawal sekaligus membayar utang puasa.

Alasannya adalah apabila seseorang berniat mengqada puasa serta waktunya bertepatan dengan bulan Syawal, maka orang tersebut juga dapat memperoleh pahala puasa Syawal meski niat utamanya melakukan puasa adalah qada.

Namun, ulama yang berasal dari mazhab Hanbali serta Syafi’i rata-rata berpendapat tidak sah melakukan 2 puasa tersebut secara bersamaan.

Alasannya, yakni karena apabila seseorang masih mempunyai utang, maka dia belum benar-benar menuntaskan puasa Ramadan, sementara puasa Syawal sendiri merupakan sunah mutlak yang hanya dapat dikerjakan setelah menyelesaikan puasa Ramadan.

Berikut adalah niat puasa Syawal sekaligus bayar hutang.

  1. Niat puasa Syawal untuk orang yang akan melafalkannya sejak malam dan berurutan selama 6 hari

    Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala

    Artinya: “Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”

  2. Niat puasa Syawal untuk orang yang akan melafalkan niat sejak malam tetapi tidak melakukan secara berurutan

    Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala

    Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

  3. Niat puasa Syawal untuk orang yang baru ingin menunaikan puasa saat itu juga

    Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta‘ala

    Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

  4. Niat mengqada puasa Ramadan

    Nawaitu shauma ghodin ‘an qadhaai ramadhaana lillaahi ta’aala

Apabila ada yang ingin menggabungkan kedua niat puasa, yakni puasa Syawal dan qada puasa, maka dia dapat membaca niat qada puasa serta mengharapkan pahala puasa Syawal.

Dengan mengetahui niat puasa Syawal sekaligus bayar hutang puasa Ramadan di atas, umat Islam dapat menunaikan kedua puasa sesuai dengan tuntunan dan ajaran agama Islam. (Mey)

Baca juga: Kapan Mulai Puasa Syawal 2026? Ini Penjelasannya