Konten dari Pengguna

Once We Were Us Happy atau Sad Ending? Ini Alur Ceritanya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Once We Were Us Happy atau Sad Ending? Unsplash.com/Tech Daily
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Once We Were Us Happy atau Sad Ending? Unsplash.com/Tech Daily

Once We Were Us adalah film romantis Korea terbaru. Banyak sekali penonton yang penasaran, Once We Were Us happy atau sad ending? Film ini sukses mencuri perhatian para pencinta drama cinta yang emosional.

Film ini disutradarai oleh Kim Do-young dan dibintangi oleh Koo Kyo-hwan sebagai Lee Eun-ho dan Moon Ga-young sebagai Han Jeong-won. Kisahnya mengikuti dua mantan kekasih yang bertemu kembali secara tidak sengaja dalam sebuah penerbangan ke Korea Selatan setelah berpisah selama 10 tahun.

Film Romantis Once We Were Us Happy atau Sad Ending? Ini Alur Ceritanya

Ilustrasi Once We Were Us Happy atau Sad Ending? Unsplash.com/Joseph Pearson

Once We Were us happy atau sad ending? Berikut adalah alur ceritanya yang dikutip dari www.straitstimes.com.

Cerita film ini bergerak melalui dua lini waktu, yaitu masa kini dan kilas balik ke tahun 2008 di Seoul. Di masa lalu, Eun-ho dan Jeong-won pertama kali bertemu sebagai mahasiswa muda yang penuh mimpi.

Di tengah tekanan krisis ekonomi nasional saat itu, hubungan keduanya tumbuh dari persahabatan menjadi cinta yang mendalam. Jeong-won digambarkan sebagai sosok rapuh yang mencari stabilitas emosional, sementara Eun-ho adalah pribadi yang setia dan menjadi tempatnya bersandar.

Namun, seperti banyak kisah cinta masa muda, hubungan mereka tidak berjalan mulus. Janji untuk tidak saling meninggalkan justru menjadi pertanda bahwa kenyataan hidup akan menguji komitmen tersebut.

Seiring waktu, konflik, tekanan ekonomi, dan ketidakmatangan emosional perlahan menggerogoti hubungan keduanya. Film ini dengan cermat menunjukkan bagaimana cinta yang besar tidak selalu cukup untuk mengalahkan realitas hidup.

Akhir kisah dalam film ini cenderung mengarah ke sad ending, tetapi bukan dalam arti tragis yang berlebihan. Film ini menyajikan akhir yang pahit dan realistis. Pertemuan kembali keduanya di masa kini dipenuhi nuansa melankolis kenangan indah yang terasa manis sekaligus menyakitkan.

Alih-alih memberikan akhir bahagia yang konvensional, film ini memilih pendekatan yang lebih dewasa dan reflektif. Penonton diajak memahami bahwa tidak semua cinta pertama berakhir bersama, akan tetapi tetap memiliki makna mendalam dalam kehidupan seseorang.

Secara emosional, Once We Were Us menghadirkan kesedihan yang “earned” atau terasa layak dan alami. Inilah kekuatan film ini, yaitu membedah ironi cinta masa muda bahwa keduanya yang mencintai paling dalam sering kali belum siap menghadapi kompleksitasnya.

Once We Were us happy atau sad ending? Jawabannya adalah sad ending. Bagi yang menyuka genre romantis penuh air mata dan tetap realistis, Once We Were Us adalah film yang menyentuh hati dan sulit dilupakan. (Win)

Baca juga: Love Story in the 1970s dan Sinopsisnya