Konten dari Pengguna

Pada Tahun Berapa Prancis Pertama Kali Menjuarai Piala Dunia? Cek di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pada tahun berapa prancis pertama kali menjuarai piala dunia, Foto: Unsplash/My Profit Tutor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pada tahun berapa prancis pertama kali menjuarai piala dunia, Foto: Unsplash/My Profit Tutor

Pada tahun berapa Prancis pertama kali menjuarai Piala Dunia menjadi pertanyaan menarik ketika sejarah sepak bola internasional kembali dibicarakan penggemar.

Tim nasional Prancis mengalami perjalanan panjang penuh tekanan sebelum akhirnya berhasil mencapai puncak tertinggi kompetisi sepak bola dunia bergengsi saat ini.

Keberhasilan tersebut tidak hanya mengubah posisi Prancis dalam olahraga global, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial masyarakat setempat selama beberapa tahun berikutnya.

Pada Tahun Berapa Prancis Pertama Kali Menjuarai Piala Dunia sebagai Momen Bersejarah Sepak Bola

Ilustrasi Pada tahun berapa Prancis pertama kali menjuarai Piala Dunia. Foto: Unsplash.com/Fauzan Saari

Pada tahun berapa Prancis pertama kali menjuarai Piala Dunia? Dikutip dari espn.com, Prancis pertama kali meraih gelar juara Piala Dunia pada 12 Juli 1998 setelah mengalahkan Brasil dengan skor 3-0 pada laga final di Stade de France, Paris.

Kemenangan tersebut menjadi momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola Prancis karena gelar itu diraih saat berstatus tuan rumah turnamen.

Kesuksesan Prancis pada Piala Dunia 1998 tidak hadir secara instan. Beberapa tahun sebelumnya, kondisi tim nasional berada dalam tekanan besar setelah gagal lolos ke Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Prancis sebenarnya hanya membutuhkan satu poin tambahan pada pertandingan terakhir kualifikasi, tetapi kekalahan dramatis dari Israel dan Bulgaria membuat peluang lolos lenyap pada menit-menit akhir.

Situasi tersebut memunculkan banyak kritik kepada pelatih Aimé Jacquet ketika ditunjuk menangani tim nasional.

Media Prancis, terutama surat kabar olahraga ternama, kerap mempertanyakan strategi, pemilihan pemain, hingga gaya permainan yang diterapkan.

Meski begitu, Jacquet tetap mempertahankan pendekatan tenang dan fokus membangun kekompakan skuad.

Persiapan menuju Piala Dunia 1998 dilakukan secara serius dan tertutup. Jacquet membawa pemain serta staf pelatih berkumpul di Clairefontaine untuk menciptakan suasana lebih fokus menjelang turnamen.

Hubungan antarpemain juga semakin kuat setelah beberapa kegiatan kebersamaan bersama keluarga pada akhir 1997. Kondisi tersebut membuat ruang ganti Prancis semakin solid menghadapi tekanan besar sebagai tuan rumah.

Pada fase grup, Prancis tampil meyakinkan dengan kemenangan 3-0 atas Afrika Selatan pada laga pembuka. Tim berjuluk Les Bleus kemudian melanjutkan performa positif dengan menyapu bersih seluruh pertandingan grup.

Dukungan publik perlahan semakin besar setelah hasil positif terus diraih sepanjang turnamen.

Perjalanan menuju final tidak berjalan mudah. Prancis harus melewati laga berat melawan Paraguay pada babak 16 besar.

Pertandingan tersebut baru ditentukan melalui golden goal Laurent Blanc pada babak tambahan waktu. Setelah itu, Prancis menyingkirkan Italia melalui adu penalti di perempat final.

Laga semifinal melawan Kroasia menjadi salah satu pertandingan paling dramatis dalam sejarah sepak bola Prancis. Kroasia sempat unggul lebih dahulu melalui Davor Šuker.

Namun, bek kanan Lilian Thuram tampil mengejutkan dengan mencetak dua gol balasan. Menariknya, dua gol tersebut menjadi satu-satunya gol Thuram sepanjang karier internasional bersama tim nasional Prancis.

Menjelang final melawan Brasil, perhatian dunia tertuju kepada kondisi Ronaldo Nazário. Penyerang utama Brasil tersebut mengalami gangguan kesehatan beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

Situasi itu memengaruhi kondisi mental skuad Brasil yang terlihat tidak tampil maksimal sepanjang pertandingan final.

Prancis justru tampil sangat percaya diri di hadapan pendukung sendiri. Zinedine Zidane menjadi bintang utama setelah mencetak dua gol melalui sundulan pada babak pertama.

Emmanuel Petit kemudian memastikan kemenangan 3-0 melalui gol ketiga pada masa tambahan waktu.

Keberhasilan tersebut memiliki pengaruh besar di luar lapangan sepak bola. Tim nasional Prancis saat itu dikenal memiliki latar belakang budaya dan etnis yang beragam.

Zidane memiliki keturunan Aljazair, Patrick Vieira lahir di Senegal, Marcel Desailly berasal dari Ghana, sedangkan pemain lain datang dari berbagai wilayah berbeda di Prancis.

Kondisi itu membuat skuad Prancis 1998 sering disebut sebagai simbol persatuan nasional. Perayaan kemenangan berlangsung besar-besaran di berbagai kota, terutama di Champs-Élysées, Paris.

Jutaan masyarakat turun ke jalan untuk merayakan keberhasilan yang dianggap melampaui sekadar prestasi olahraga.

Kesuksesan pada Piala Dunia 1998 juga mengubah posisi Prancis dalam sepak bola internasional. Sebelum periode tersebut, Prancis belum dianggap sebagai kekuatan dominan dunia.

Setelah menjadi juara, generasi emas Prancis semakin dihormati dan melahirkan banyak pemain penting pada era berikutnya.

Gelar itu tetap dikenang sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah olahraga Prancis karena membawa dampak sosial sekaligus kebanggaan nasional sangat besar.

Pada tahun berapa Prancis pertama kali menjuarai Piala Dunia akhirnya menjadi pertanyaan yang selalu berkaitan dengan momen bersejarah kemenangan Prancis pada tahun 1998. (Khoirul)

Baca Juga: Cerita Bangsa Prancis FC Mobile Lengkap dan Cara Menyelesaikannya