Pahala Puasa Rajab 1 Sampai 10 dan Tata Caranya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Rajab, khususnya pada hari pertama hingga hari kesepuluh, kerap dikaitkan dengan berbagai keutamaan yang disebutkan dalam literatur keislaman. Misalnya, pahala puasa Rajab 1 sampai bagi umat Islam.
Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk puasa sunnah karena diyakini memiliki keutamaan dan pahala yang besar.
Pahala Puasa Rajab 1 Sampai 10
Puasa Rajab merupakan salah satu puasa sunah yang banyak diamalkan umat Islam di seluruh dunia. Bulan Rajab termasuk dalam asyhurul hurum yaitu empat bulan yang dimuliakan dalam Islam bersama dengan bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharam.
Setiap amal kebaikan di dalam bulan-bulan tersebut dinilai memiliki nilai pahala yang lebih besar jika diniatkan ikhlas karena Allah Swt. Berikut adalah pahala puasa Rajab 1 sampai 10 dan tata caranya berdasarkan situs web sultra.baznas.go.id.
Pada hakikatnya, puasa Rajab adalah puasa sunnah, artinya tidak wajib dilakukan tetapi sangat dianjurkan sebagai amalan tambahan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Puasa ini bisa dilakukan satu hari hingga beberapa hari.
Tata cara puasa Rajab secara umum mengikuti kaidah puasa sunnah seperti pada bulan lainnya. Sebelum fajar, seorang Muslim berniat puasa, menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa hingga matahari terbenam.
Disunahkan juga sahur meskipun tidak wajib, karena Rasulullah saw menganjurkan sahur sebagai keberkahan. Niat puasa Rajab dapat dilafalkan dalam bahasa Arab atau bahasa yang dipahami, misalnya: “Nawaitu shauma hadzal yaumi sunnatan lillahi ta’ala.”
Keutamaan atau pahala puasa Rajab menurut banyak ulama bukan pada jumlah atau keistimewaan tertentu dari setiap tanggal. Namun, karena puasa pada bulan yang dimuliakan merupakan bentuk memperbanyak amal kebaikan.
Hadit-hadis yang menyebutkan pahala khusus puasa Rajab banyak dipandang lemah (dhaif) oleh ulama hadits, sehingga tidak dapat dijadikan alasan utama berpuasa dengan keyakinan pahala tertentu. Namun, niat baik berpuasa di bulan mulia tetap mendapatkan pahala.
Pahala puasa Rajab 1 sampai 10 dianggap tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Puasa bulan Rajab baik untuk dilakukan secara umum sebagai latihan spiritual, peluang pengampunan dosa, dan peningkatan ketakwaan sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Baca juga: Amalan Bulan Rajab yang Paling Dicintai Allah Swt
