Panggilan Ibu dalam Bahasa Batak Sesuai Partuturan Batak Toba

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat berkomunikasi dengan anggota keluarga, suku Batak mempunyai sapaan tertentu untuk memanggil anggota keluarga lainnya. Aturan ini telah diwariskan secara turun-temurun melalui partuturan.
Mengutip jurnal Melalui Kedirian Identitas Batak Melalui Ritual dan Sejarah Masyarakatnya Atas Inspirasi Levinas tulisan Ruth Florescia Simanjuntak dkk., partuturan adalah tata krama budaya Batak yang berfungsi mengidentifikasi hubungan kekerabatan antaranggota keluarga.
Dengan adanya partuturan, masyarakat Batak dapat mengetahui bagaimana harus bersikap satu sama lain. Dalam partuturan, diatur pula bagaimana panggilan ibu dalam bahasa Batak serta panggilan anggota keluarga lainnya.
Panggilan Ibu dalam Bahasa Batak
Mengutip buku Merisik Jalan ke Percut tulisan Arie Siregar dkk., panggilan ibu dalam bahasa Batak berbeda-beda tergantung kelompok etnis yang mengucapkannya. Dalam partuturan Batak Toba, panggilan kepada ibu kandung menggunakan kata inong/inang atau omak.
Panggilan inang juga dapat digunakan untuk menyapa wanita yang lebih dituai atau sosok perempuan yang dituakan. Ini adalah panggilan umum untuk menghormati sesama perempuan.
Untuk memanggil ibu dari ayah/ibu alias nenek, masyarakat Batak umumnya menggunakan kata opung boru. Sedangkan, ayah dari ayah/ibu atau kakek dalam bahasa Batak dipanggil opung doli.
Baca juga: Kumpulan Kosakata Bahasa Batak dan Artinya dalam Percakapan Sehari-hari
Panggilan Anggota Keluarga dalam Bahasa Batak
Selain ibu, orang Batak juga menggunakan panggilan khusus untuk menyebut anggota keluarga lainnya, mulai dari ayah, kakak, adik, hingga paman dan bibi. Berikut panggilan anggota keluarga dalam bahasa Batak dikutip dari situs resmi Universitas Sains dan Teknologi Komputer:
Amang / Among / Bapa
Panggilan kepada ayah kandung, sehari-hari menggunakan kata Among atau Bapak.
Amang Tua / Bapa Tua/ Paktua
Panggilan saudara laki-laki yang lebih tua dari ayah.
Panggilan laki-laki yang semarga, yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah tetapi ayah kita lebih muda darinya.
Panggilan suami dari kakak perempuan ibu.
Panggilan kepada suami dari inang tua kita.
Panggilan kepada kakek buyut atau ayah dari ompung doli (amang tua mangulahi).
Inang Tua / Nangtua / Omak Tua / Maktua
panggilan istri dari saudara laki-laki yang lebih tua dari ayah,.
panggilan istri dari orang yang semarga yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih muda darinya
panggilan kakak perempuan ibu.
panggilan kepada istri dari amang tua.
panggilan kepada nenek buyut atau ibu dari ompung boru (inang tua mangulahi).
Amang Uda / Bapa Uda
panggilan adik laki-laki dari ayah (paman).
panggilan laki-laki yang semarga, yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih tua darinya,
panggilan suami dari adik perempuan ibu.
panggilan suami dari inang uda.
Inang Uda / Nanguda
panggilan istri dari adik laki-laki ayah.
panggilan adik perempuan ibu.
panggilan istri dari amang uda.
Haha / Hahang / Angkang
panggilan kakak kandung laki-laki maupun kakak sepupu kandung (anak dari amang tua) dan orang lain yang semarga dan setingkatan dengan mereka.
panggilan istri dari kakak lakiplaki, disebut juga dengan angkang boru.
panggilan kepada pariban yang lebih tua dari kita (bisa juga dipanggil kakak).
panggilan perempuan kepada nenek dari suami (angkang mangulahi).
Agi / Anggi / Anggia
panggilan adik kandung maupun adik sepupu (anak dari amang uda) dan orang lain yang semarga dan setingkatan dengan mereka.
panggilan istri dari adik (anggi boru) atau biasa dipanggil inang.
panggilan pariban yang lebih muda dari kita (bisa juga dipanggil adik).
panggilan nenek kepada istri dari cucunya (anggi mangulahi).
Tulang
panggilan saudara laki-laki kandung dari ibu (baik abang maupun adik laki-laki ibu).
panggilan laki-laki yang semarga dengan ibu, yang urutan keturunannya setingkat dengan ibu kita.
panggilan anak laki-laki dari saudara laki-laki nenek.
panggilan paman dari istri (tulang mangihut).
panggilan laki-laki yang merupakan ipar dari saudara laki-laki ayah maupun ibu kita,
panggilan laki-laki kepada cucu laki-laki dari paman atau anak dari tunggane kita (tulang naposo).
Nantulang
panggilan terhadap istri dari tulang / paman.
panggilan terhadap orang yang lebih tua (perempuan) yang semarga dengan bibi kita.
panggilan laki-laki kepada istri dari anak dari tunggane kita (istri dari tulang na poso kita) atau istri dari cucunya tulang (nantulang na poso).
Bere
panggilan laki-laki kepada anak dari saudari kandung (iboto).
panggilan perempuan kepada anak dari saudari kandung suami (eda).
panggilan kepada setiap orang yang mempunyai hubungan tulang/nantulang kepada kita.
Boru
Panggilan orang tua kepada putrinya.
Panggilan kepada setiap istri bere.
Amangboru
panggilan suami dari saudari ayah kita.
panggilan terhadap suami dari perempuan yang merupakan keturunan semarga kita yang urutannya setingkat dengan ayah kita.
panggilan kepada suami dari namboru.
Namboru/Bou
panggilan terhadap saudara perempuan ayah.
panggilan terhadap perempuan yang merupakan keturunan semarga kita yang urutannya setingkat dengan ayah kita.
panggilan kepada istri dari amangboru.
(ADS)
Baca juga: Contoh Umpasa Batak Pernikahan Beserta Artinya dalam Bahasa Indonesia
