Konten dari Pengguna

Past Continuous Tense: Definisi, Formula, dan Penggunaannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Past continuous tense, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Waldemar
zoom-in-whitePerbesar
Past continuous tense, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Waldemar

Dalam mempelajari bahasa Inggris ada banyak grammar dan tenses yang perlu dipelajari. Salah satu tenses yang penting untuk dipelajari adalah past continuous tense.

Tenses merupakan kata kerja berupa bentuk waktu dalam bahasa Inggris untuk menyatakan kapan suatu peristiwa atau kejadian terjadi. Biasanya tenses ini menggambarkan kapan terjadinya suatu peristiwa dalam tiga waktu, yaitu di masa sekarang (present), masa lalu (past), dan masa depan (future).

Ketiga jenis waktu tersebut kemudian terbagi lagi ke dalam 16 tenses. Dari banyaknya tenses tersebut penting untuk dikuasai secara benar dan menyeluruh agar bisa berbahasa Inggri dengan baik dan sesuai tata bahasa yang berlaku.

Definisi Past Continuous Tense

Past continuous tense, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Aaron Burden

Past continuous tenses menjadi salah satu dari tenses yang wajib untuk dipelajari. Jenis tenses ini digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang tengah terjadi di masa lalu dalam kurun waktu tertentu. Biasanya tenses ini juga bisa menggambarkan dua kejadian sekaligus yang terjadi di waktu lampau.

Tenses ini menunjukkan penjelasan berupa sebuah kejadian yang terjadi sebelum, selama, dan mungkin berlanjut setelah ada kejadian lainnya di masa lampau. Secara mudahnya tenses ini digunakan untuk mendeskripsikan kejadian yang terjadi di masa lalu dan masih berlanjut atau belum selesai di masa tersebut.

Formula Past Continuous Tense

Past continuous tense, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Kelly Sikkema

Setelah mengetahui definisi dari tenses satu ini, maka untuk lebih mudah memahaminya mengetahui formula atau pola kalimatnya perlu dilakukan.

Formula atau rumus dari tenses ini bisa digunakan pada kalimat positif, negatif, dan kalimat interogatif atau kalimat tanya. Adapun formulanya adalah sebagai berikut sebagaimana dikutip dari buku Dalil 16 Tense, Polce Aryanto Bessies, dkk., (2015:71):

  • Kalimat Positif (+): Subjek + be (was/were) + verb (-ing) + complement (pelengkap).

  • Kalimat Negatif (-): Subjek + be (was/were) + not + verb (-ing) + complement (pelengkap).

  • Kalimat Interogatif/Tanya (?): Be (was/were) + subjek + verb (-ing) + complement (pelengkap)?

Dari formula di atas bisa dijelaskan bahwa tenses ini dibentuk menggunakan auxiliary verbbe” yang berupa was atau were. Hal ini dikarenakan waktu kejadiannya telah lewat atau di masa lampau (past).

Kemudian untuk penggunaan “be” yang “was” ini untuk singular subject atau subjek tunggal berupa singular noun atau kata benda yang berjumlah satu seperti nama orang, pencil, dan lainnya, serta singular pronoun atau kata ganti untuk orang dalam bentuk tunggal seperti I, she, he, dan it, kecuali you.

Sementara “be” yang “were” digunakan pada plural subject atau subjek jamak yang berupa benda jamak seperti pencils, cats, people, serta plural pronoun atau kata ganti untuk orang dalam bentuk jamak seperti you, they, dan we.

Untuk menggambarkan kejadian atau peristiwa yang masih berlangsung di waktu tersebut, maka kata kerja yang digunakan menggunakan verb -ing atau yang disebut juga dengan present participle.

Penggunaan verb -ing ini bisa menggunakan bentuk dasar dari kata kerja yang digunakan dan ditambahkan imbuhan -ing. Apabila terdapat kata kerja yang memiliki bentuk verb -ing berarti menunjukkan kegiatan atau kejadian yang sedang berlangsung.

Jadi, dalam membuat kalimat dengan tenses ini bisa diurutkan dengan mengawali kalimat dengan subjek bebas, lalu menempatkan to be berupa was atau were sesuai subjek kalimat yang digunakan, lalu kata kerja berupa peristiwa atau kejadian yang tengah terjadi.

Contoh Kalimat dan Penggunaan dari Past Continuous Tense

Past continuous tense, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Rachel Coyne

Agar lebih mudah untuk bisa membuat kalimat dalam tenses satu ini, contoh kalimat beserta artinya juga penting untuk diketahui. Berikut adalah beberapa contoh kalimat dari tenses ini untuk dipelajari:

1. Contoh Kalimat Positif:

Formula: S + be (was/were) + verb (-ing) + complement (pelengkap).

  1. She was traveling to Japan.

    Arti: Dia dulu sedang berwisata ke Jepang.

  2. Doni was eating a cake.

    Arti: Doni dulu sedang makan kue.

  3. I was playing a game with my sister.

    Arti: Aku dulu sedang bermain game bersama saudara perempuanku.

  4. This time last year I was lying on the Kuta beach in Bali.

    Arti: Saat ini pada tahun lalu saya sedang berbaring di pantai Kuta yang ada di Bali.

  5. My mom was watering the flowers yesterday.

    Arti: Ibuku sedang menyiram tanaman kemarin.

  6. The students were making so much noise in the classroom last week.

    Arti: Para murid tengah membuat keributan di dalam kelas pada minggu lalu.

2. Contoh Kalimat Negatif:

Formula: S + be (was/were) + not + verb (-ing) + complement (pelengkap).

  1. The students weren't reading a book in the classroom.

    Arti: Para siswa tidak sedang membaca buku di dalam kelas.

  2. My dad wasn’t going home last week.

    Arti: Ayahku tidak sedang pulang ke rumah minggu lalu.

  3. He wasn’t going to Bandung yesterday.

    Arti: Dia tidak sedang pergi ke Bandung kemarin.

  4. Tiara wasn’t writing the book.

    Arti: Tiara tidak sedang menulis buku.

  5. They weren’t watching the movies last night.

    Arti: Mereka tidak sedang menonton film kemarin malam.

  6. She wasn’t closing the door properly this morning.

    Arti: Dia tidak sedang menutup pintunya dengan baik tadi pagi.

3. Contoh Kalimat Tanya:

Formula: Be (was/were) + s + verb (-ing) + complement (pelengkap)?

  1. Was he buying a new laptop?

    Arti: Apakah dia dulu sedang membeli sebuah laptop baru?

  2. Were the people playing basketball on the court yesterday?

    Arti: Apakah orang-orang sedang bermain bola basket di lapangan kemarin?

  3. Was she reading a new book in her room?

    Arti: Apakah dia dulu sedang membaca buku baru di kamarnya?

  4. Wasn’t she coming to school?

    Arti: Apakah dia dulu tidak datang ke sekolah?

  5. Wasn’t he buying a lot of food?

    Arti: Apakah dia dulu tidak membeli banyak makanan?

  6. Were Putri playing a game last night?

    Arti: Apakah Putri bermain game semalam?

Selain contoh kalimat tersebut, tenses ini juga bisa digunakan untuk menggambarkan dua peristiwa dalam satu waktu. Jadi dalam kalimatnya ditambahkan kata when atau while yang berarti ketika. Agar lebih mudah memahaminya, berikut beberapa contoh soalnya:

  1. (+) Dina was talking to me when her mother called.

    Arti: Dina sedang berbicara padaku ketika ibunya menelepon.

  2. (-) Dina wasn’t talking to me when her mother called.

    Arti: Dina tidak sedang berbicara denganku ketika ibunya menelepon.

  3. (?): Was Dina talking to you when her mother called?

    Arti: Apakah Dina sedang berbicara denganmu ketika ibunya menelepon?

  4. (+) I was eating while my sister was watching TV.

    Arti: Aku sedang makan sementara saudara perempuanku menonton TV.

  5. (-) I wasn’t eating while my sister was watching TV.

    Arti: Aku tidak sedang makan sementara saudara perempuanku menonton TV.

  6. (?) Were you eating while your sister was watching TV?

    Arti: Apakah kamu sedang makan sementara saudara perempuanmu menonton TV.

  7. (+) My older sister was playing a game while my little sister was taking a nap.

    Arti: Kakak perempuanku sedang bermain game sementara adik perempuanku tidur siang.

  8. (-) My older sister wasn’t playing a game while my sister was taking a nap.

    Arti: Kakak perempuanku tidak sedang bermain game sementara adik perempuanku tidur siang.

  9. (?) Was your older sister playing a game while your little sister was taking a nap?

    Arti: Apakah kakak perempuanmu sedang bermain game sementara adik perempuanmu tidur siang?

  10. (+) I was waiting for her call when she came.

    Arti: Aku sedang menunggu telepon darinya ketika dia datang.

  11. (-) I wasn’t waiting for her call when she came.

    Arti: Aku sedang tidak menunggu telepon darinya ketika dia datang.

  12. (?) Were you waiting for her call when she came?

    Arti: Apakah kamu sedang menunggu telepon darinya ketika dia datang?

  13. (+) The students were playing a ball when the teacher came to the classroom.

    Arti: Para murid sedang bermain bola ketika guru datang ke kelas.

  14. (-) The students weren’t playing a ball when the teacher came to the classroom.

    Arti: Para murid tidak sedang bermain bola ketika guru datang ke kelas.

  15. (?) Were the students playing a ball when the teacher came to the classroom?

    Arti: Apakah para murid sedang bermain bola ketika guru datang ke kelas?

Baca juga: 16 Tenses dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Rumus, Kegunaan, dan Contohnya

Itu dia penjelasan tentang past continuous tense, lengkap dengan definisi, formula, dan penggunaannya. Dengan mengetahui informasi lengkap mengenai tenses satu ini diharapkan bisa membantu proses belajar bahasa Inggris jadi lebih mudah dan cepat untuk menguasai bahasa asing tersebut. (PRI)