Pencetak Gol Kemenangan Terkenal untuk Belanda di Final UEFA Euro 1988

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa yang mencetak gol kemenangan terkenal untuk Belanda di final UEFA Euro 1988?
Pertanyaan itu membawa kita kembali pada momen yang begitu ikonik dalam sejarah sepak bola Eropa, saat sorotan dunia tertuju pada pertandingan final yang mempertemukan Belanda dengan Uni Soviet.
Pada malam itu, jutaan mata menyaksikan bagaimana sebuah tendangan yang terlihat sederhana berubah menjadi sebuah mahakarya yang akan dikenang selamanya.
Pencetak Gol Kemenangan Terkenal untuk Belanda di Final UEFA Euro 1988 dan Dampaknya bagi Sejarah Sepak Bola Dunia
Siapa yang mencetak gol kemenangan terkenal untuk Belanda di final UEFA Euro 1988? Dikutip dari laman rri.co.id, mengungkapkan bahwa Marco van Basten adalah penyerang yang berhasil mencetak gol ikonik melalui tendangan voli yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah sepak bola Eropa.
Kemenangan tersebut terjadi pada final Euro 1988 yang berlangsung di Jerman, turnamen yang kembali dihadirkan di negara yang sama pada Euro 2024, mulai dari 14 Juni 2024 hingga 14 Juli 2024.
Pada edisi 1988 itu, Belanda berhasil meraih gelar juara untuk pertama dan satu-satunya dalam turnamen besar sepak bola internasional.
Jauh sebelum dan sesudah momen tersebut, Belanda telah menjadi kekuatan besar dalam dunia sepak bola.
Identitas permainan Total Football membuat tim ini selalu memiliki ciri khas kuat, fleksibel, dan penuh kreativitas. Dari masa ke masa, Belanda melahirkan para pemain berbakat yang memberi warna tersendiri dalam perjalanan sepak bola mereka.
Johan Cruyff menjadi pelopor gaya bermain Total Football yang kemudian berkembang hingga era Ruud Gullit, Marco van Basten, dan Frank Rijkaard, trio yang membawa Belanda juara Euro 1988.
Setelah itu muncul nama-nama lain seperti Dennis Bergkamp, Ronald Koeman, hingga Patrick Kluivert pada era 90-an, lalu generasi berikutnya diisi oleh Arjen Robben, Wesley Sneijder, Robin van Persie, Ruud van Nistelrooy, hingga Virgil van Dijk.
Deretan nama ini menunjukkan betapa Belanda tidak pernah kekurangan bintang sepak bola.
Meskipun sering dianggap sebagai raksasa sepak bola, perjalanan Belanda tidak selalu berakhir manis. Tim ini berkali-kali mencapai partai final, baik di Euro maupun Piala Dunia, namun kekalahan acap kali menghampiri pada tahap puncak.
Hal itu membuat Belanda dijuluki “juara tanpa mahkota.” Belanda tampil di empat final besar: tiga final Piala Dunia pada tahun 1974, 1978, dan 2010, semuanya berakhir kekalahan, serta satu final Euro pada 1988 yang berhasil dimenangkan.
Pada Euro 1988 tersebut, Belanda yang dilatih Rinus Michels sempat tampil kurang meyakinkan di fase grup dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Namun performa meningkat drastis ketika memasuki fase gugur.
Di semifinal, Belanda menyingkirkan Jerman Barat dengan skor 2-1 melalui gol Ronald Koeman dan Marco van Basten.
Pada partai final di Stadion Olympia Munich, Belanda membalas kekalahan dari Uni Soviet di fase grup dengan kemenangan 2-0 lewat gol dari Ruud Gullit dan Marco van Basten.
Gol voli van Basten yang menjadi penentu kemenangan tersebut kemudian mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia.(DANI)
Baca juga: Jadwal Bola Desember 2025, Laga Seru Akhir Tahun
