Pendaftaran Mudik Gratis DKI Jakarta Kapan? Ini Informasinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendaftaran mudik gratis DKI Jakarta kembali dibuka oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Program tahunan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman tanpa terbebani biaya transportasi.
Selain menyediakan bus penumpang, pemerintah juga menghadirkan fasilitas pengangkutan sepeda motor agar perjalanan mudik lebih praktis.
Pendaftaran Mudik Gratis DKI Jakarta 2026
Berdasarkan informasi jakarta.go.id, pendaftaran mudik gratis DKI Jakarta resmi dibuka mulai 22 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Proses pendaftaran akan ditutup apabila kuota peserta sudah terpenuhi, sehingga tidak ada batas tanggal akhir yang pasti selain bergantung pada ketersediaan kursi. Jadwal pendaftaran dibagi menjadi 3 cluster berdasarkan tujuan.
Cluster 1: 22 - 24 Februari 2026
Cluster 2: 25 - 27 Februari 2026
Cluster 3: 28 Februari - 02 Maret 2026
Program ini menyediakan layanan keberangkatan bagi penumpang serta pengiriman sepeda motor ke berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra.
Peserta dapat memilih tujuan sesuai daftar terminal yang telah ditentukan oleh penyelenggara.
Berdasarkan informasi resmi, berikut jadwal pelaksanaan mudik gratis tahun 2026:
Arus Mudik dari Jakarta
Pengiriman sepeda motor: Senin, 16 Maret 2026
Lokasi: Terminal Pulogadung
Penyerahan motor paling lambat 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.
Keberangkatan penumpang: Selasa, 17 Maret 2026
Lokasi: Monumen Nasional (Monas).
Arus Balik ke Jakarta
Pengangkutan sepeda motor: Rabu, 25 Maret 2026
Lokasi: Dari enam terminal tujuan menuju Terminal Pulogadung.
Kepulangan penumpang: Kamis, 26 Maret 2026
Lokasi: Dari 20 terminal tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang.
Pendaftaran mudik gratis akan langsung ditutup apabila kuota terpenuhi. Karena itu, calon peserta disarankan segera melengkapi dokumen dan melakukan registrasi sejak hari pertama pembukaan.
Cara daftar dilakukan secara online dengan langkah berikut:
Peserta wajib menyiapkan dokumen administrasi berupa Kartu Keluarga (KK), KTP DKI Jakarta (diutamakan), serta STNK jika membawa sepeda motor.
Satu pendaftaran dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu KK.
NIK yang didaftarkan harus sesuai dengan data pada KTP asli.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui https://mudikgratis.jakarta.go.id.
Setelah mendaftar, peserta wajib melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi dokumen ke lokasi verifikasi terdekat.
Pendaftaran akan dibatalkan jika terdaftar pada program mudik gratis lain.
Tiket tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada orang lain.
Program ini menyediakan 20 tujuan bus pemudik, di antaranya Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, Cilacap, Yogyakarta, Kuningan, Bandar Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, Pekalongan, Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, hingga Sidoarjo.
Selain itu tersedia enam tujuan khusus pengangkutan sepeda motor, yaitu Semarang, Kebumen, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Surabaya atau Sidoarjo.
Program ini diharapkan mampu memberikan perjalanan mudik yang lebih aman sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan roda dua jarak jauh yang berisiko tinggi.
Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat segera memanfaatkan pendaftaran mudik gratis DKI Jakarta melalui situs resmi pemerintah sebelum kuota terpenuhi agar kesempatan pulang kampung secara gratis tidak terlewatkan. (Rahma)
Baca juga: Rekomendasi Baju Lebaran 2026 untuk Berkunjung ke Keluarga
