Pendekatan WOG Merupakan Respon dari Paradigma Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendekatan WOG merupakan respon dari paradigma tertentu dalam tata kelola pemerintahan menjadi penting untuk dipahami, terutama ketika organisasi publik dituntut beradaptasi dengan perubahan yang makin kompleks.
Konsep ini lahir dari kebutuhan untuk menyatukan berbagai fungsi dan unit dalam pemerintahan agar mampu bekerja secara lebih terpadu.
Dengan memahami dasar paradigmatik yang melatarbelakanginya, pendekatan tersebut menjadi fondasi perumusan kebijakan yang lebih efektif.
Pendekatan WOG Merupakan Respon dari Paradigma Apa di Pemerintahan?
Pendekatan WOG merupakan respon dari paradigma apa? Mengutip dari Buku Whole of Government: Praktik di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ir. Drs. Iswan Achmadi, (2018:36-37), berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Pendekatan Whole of Government (WOG) muncul sebagai respons langsung terhadap paradigma New Public Management (NPM) yang telah lama mendominasi praktik administrasi publik.
New Public Management (NPM) mendorong efisiensi, desentralisasi, dan kompetisi internal dalam sektor publik, tetapi sering kali menyebabkan fragmentasi antar lembaga pemerintah.
Kondisi ini mendorong lahirnya Whole of Government (WOG) sebagai cara untuk menyatukan berbagai fungsi pemerintahan demi arah kebijakan yang lebih sinergis dan kohesif.
Dengan mengadopsi pendekatan Whole of Government (WOG), pemerintah berupaya mengatasi kelemahan-kelemahan New Public Management (NPM) seperti koordinasi yang lemah antar unit birokrasi.
Paradigma Whole of Government (WOG) menekankan kolaborasi antar lembaga, integrasi strategi, dan tanggung jawab bersama untuk pencapaian tujuan publik.
Dalam praktiknya, Whole of Government (WOG) memfokuskan pada pencapaian hasil bersama (collective outcomes) yang tidak hanya diukur melalui efisiensi internal saja, tetapi juga dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.
Konsep ini memungkinkan pemerintah mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dengan lebih terstruktur dan terintegrasi.
Masing-masing instansi bekerja secara independen, Whole of Government (WOG) menginisiasi mekanisme koordinasi yang melibatkan berbagai kementerian atau lembaga dalam menyusun program lintas sektor.
Hal ini berujung pada kebijakan yang lebih kohesif dan pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, pendekatan WOG merupakan respon dari paradigma NPM dikarenakan menawarkan alternatif tata kelola pemerintahan yang lebih holistik dan berorientasi pada hasil bersama.
Pendekatan ini dianggap sebagai evolusi alami dalam reformasi birokrasi modern, bergerak dari orientasi efisiensi dan kompetisi menuju orientasi integrasi dan sinergi dalam mencapai tujuan negara. (Dista)
Baca Juga: Peran Ilmu Negara dalam Membentuk Pemerintahan
