Pengarang Lagu 17 Agustus yang Jarang Diketahui Warga +62

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lagu 17 Agustus dikenal juga dengan lagu “Hari Merdeka”, tak pernah ketinggalan untuk dinyanyikan pada saat perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia setiap tahunnya. Faktanya, masih ada sebagian warga +62 yang belum mengetahui siapa pengarang lagu 17 Agustus.
Lagu ini merupakan salah satu lagu kebangsaan Indonesia yang ikonik di setiap perayaan Hari Kemerdekaan. Lagu ini memiliki melodi lembut nan merdu, serta lirik yang membangkitkan semangat. Ada kisah menarik tentang sosok pencipta lagu ini serta makna yang terkandung dibaliknya.
Mengenal Sosok Pengarang Lagu 17 Agustus atau Hari Merdeka
Sosok pengarang lagu 17 Agustus atau “Hari Merdeka” adalah seorang tokoh negarawan yang bernama sayyid Muhammad Hussain al- Mutahar atau dikenal dengan Husein Mutahar. Lagu ini diciptakan beliau di masa pasca kemerdekaan tahun 1946.
Nama Husein Mutahar merupakan jajaran tokoh negarawan di masa awal kemerdekaan Indonesia. Beliau dikenal sebagai komponis musik Indonesia kategori lagu nasional dan kepanduan. Selain itu, beliau juga dikenal aktif terlibat langsung dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Agar semakin bersungguh-sungguh dalam menghargai jasa sosok pengarang lagu “Hari Merdeka”, di bawah ini ada biografi Husein Mutahar yang dikutip dari rri.co.id dan patut untuk diketahui warga +62.
Husein Mutahar bernama lengkap Sayyid Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad bin Salim bin Ahmad al-Muthahar. Ia lahir pada 5 Agustus 1916 dan meninggal dunia di Jakarta tepat pada 9 Juni 2004 di usianya yang menginjak 87 tahun akibat sakit.
Jenazahnya dikebumikan di Pemakaman Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Beberapa lagu buah karyanya yang tak bisa dilupakan adalah Hymne Syukur yang diperkenalkan pada Januari 1945 dan mars Hari Merdeka pada 1946 silam.
Di penghujung usianya, ia masih menorehkan karya terakhirnya, sebuah lagu berjudul Dirgahayu Indonesiaku. Lagu tersebut menjadi lagu resmi HUT kemerdekaan RI ke-50. Lagu kepanduan yang ia ciptakan dan dikenal sampai hari ini antara lain berjudul Gembira, Jangan Putus Asa, Saat Berpisah, Tepuk Tangan Silang-silang, Mari Tepuk, hingga Hymne Pramuka
Mengenang sosok pengarang lagu 17 Agustus, Husein Mutahar sudah seyogyanya menjadi amanah warga +62 dalam melanjutkan kemerdekaan Indonesia. Di balik semangat nasionalisme masyarakat yang terus berkobar saat lagu ini dinyanyikan, ada tokoh negarawan yang patut dijadikan inspirasi dan teladan. (Aya)
Baca juga: HUT RI ke Berapa Tahun 2026? Cari Tahu Tema Perayaannya di Sini
