Pengertian Folklor, Fungsi, dan Ciri-cirinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian folklor adalah salah satu bagian dari kebudayaan yang diciptakan atau dikreasikan oleh manusia (man made). Kata folklor diambil dari bahasa Inggris, yaitu folklore. Istilah tersebut terdiri dari dua kata dasar, yaitu folk dan lore.
Folk adalah sekelompok orang yang memiliki ciri khas pengenal fisik, sosial, dan budaya, sehingga mudah dibedakan dari kelompok-kelompok lainnya. Ciri-ciri itu antara lain berupa warna kulit, bentuk rambut yang sama, mata pencarian yang sama, bahasa yang sama, taraf pendidikan yang sama, dan agama atau kepercayaan yang sama.
Sedangkan lore adalah kebiasaan atau tradisi dari folk yang diwariskan secara turun-temurun secara lisan atau melalui suatu tindakan. Adapun contoh tersebut disertai dengan gerak isyarat atau alat pembantu pengingat.
Dengan demikian, pengertian folklor adalah bagian dari kebudayaan suatu masyarakat yang tersebar dan diwariskan secara lisan serta turun temurun. Bentuk folklor antara lain mitos, dongeng, legenda, dan nyanyian rakyat.
Fungsi Folklor
Menurut Bascom dan Dudnes dalam Folklor Nusantara Hakikat, Bentuk, dan Fungsi oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, M. S., folklor mempunyai delapan fungsi, yaitu:
Sebagai sistem proyeksi (projective system), yakni sebagai alat pencermin angan-angan suatu kolektif.
Sebagai alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga- lembaga kebudayaan.
Sebagai alat pendidikan (pedagogical device).
Sebagai alat pemaksa dan pengawas agar norma- norma masyarakat akan selalu dipatuhi oleh anggota kolektifnya.
Untuk mempertebal perasaan solidaritas kolektif.
Sebagai alat pembenaran suatu masyarakat.
Sebagai alat memprotes ketidakadilan.
Sebagai alat yang menyenangkan dan memberi hiburan.
Ciri-ciri Folklor
Pengertian folklor secara sederhana adalah salah satu bagian dari kebudayaan yang bersifat tradisional dan tidak resmi (unofficial). Folklor berbeda dari kebudayaan lainnya, karena itu perlu untuk diketahui ciri-ciri folklor secara umum.
Mengutip Modul Pembelajaran Kajian Folkor oleh Drs. Sumaryadi, M.Pd. dan Dra. Rumi Wiharsih, M.Pd., berikut adalah ciri-ciri folklor.
Penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan, yaitu disebarkan dari mulut ke mulut.
Bersifat tradisional, yakni disebarkan dalam bentuk relatif tetap. Folklor disebarkan di antara kolektif tertentu dalam waktu yang cukup lama atau paling sedikit dua generasi.
Folklor terdiri dari beberapa versi hal itu terjadi karena penyebarannya dilakukan secara lisan, sehingga mudah berubah. Adapun transformasi itu biasanya terjadi pada bagian luar saja, sedangkan bentuk dasarnya tetap bertahan.
Nama pencipta sudah tidak diketahui lagi karena itulah bisa disebut bahwa folklor bersifat anonim.
Mempunyai bentuk berumus atau berpola, seperti dalam cerita rakyat atau permainan rakyat pada umumnya.
Folklor memiliki kegunaan dalam kehidupan bersama suatu kolektif. Pada cerita rakyat, misalnya, folklor berguna sebagai alat atau media pendidikan, pelipur lara, protes sosial, dan proyeksi keinginan terpendam.
Folklor mempunyai logika tersendiri yang tak sejalan dengan logika umum. Ciri pengenal ini terutama berlaku bagi folklor lisan dan sebagian lisan. Karena itulah folklor bersifat pralogis.
Folklor menjadi milik bersama dari kolektif tertentu. Hal ini karena penciptanya tak diketahui lagi, sehingga setiap anggota kolektif yang bersangkutan berasa memilikinya.
Folklor bersifat polos dan lugu, sehingga sering kali kelihatannya kasar dan terlalu spontan. Namun hal tersebut bisa dimengerti karena sejatinya folklor merupakan proyeksi emosi manusia yang paling jujur manifestasinya.
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan folklor?

Apa yang dimaksud dengan folklor?
Bagian dari kebudayaan suatu masyarakat yang tersebar dan diwariskan secara lisan serta turun temurun.
Apa saja bentuk folklor?

Apa saja bentuk folklor?
Mitos, dongeng, legenda, dan nyanyian rakyat.
Sebutkan fungsi folklor!

Sebutkan fungsi folklor!
Sebagai sistem proyeksi, alat pendidikan, media untuk mempertebal perasaan solidaritas kolektif, alat pembenaran suatu masyarakat, dan alat memprotes ketidakadilan.
