Konten dari Pengguna

Pengertian Majas Personifikasi, Ciri-Ciri, dan Contohnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi majas personifikasi, foto: Unsplash/Aaron Burden
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi majas personifikasi, foto: Unsplash/Aaron Burden

Materi mengenai majas menjadi salah satu yang dipelajari dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Dari banyaknya jenis majas, ada majas personifikasi yang turut dipahami oleh siswa.

Majas merupakan makna kiasan, yakni gaya bahasa yang digunakan untuk memperoleh efek-efek tertentu yang membuat suatu kalimat atau karya sastra semakin hidup. Majas bisa disampaikan secara lisan maupun tertulis.

Pengertian Majas Personifikasi dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

Ilustrasi majas personifikasi, foto: Unsplash/Unseen Studio

Pengertian majas personifikasi adalah pengumpamaan benda mati dapat bertingkah laku seperti manusia, sebagaimana dikutip dari buku Modul Belajar Alta School: SD Kelas 4, Tim Akademik Alta School, (2022:174).

Majas ini juga dapat diartikan dengan memberi sifat-sifat yang dimiliki oleh manusia kepada benda mati, sehingga seolah-olah memiliki sifat atau berperilaku sama seperti manusia. Contohnya seperti angin berbisik atau daun kelapa melambai.

Biasanya majas personifikasi digunakan dalam karya sastra, khususnya puisi. Melalui majas ini, maka suatu benda yang sebenarnya tidak dapat berperilaku seperti manusia, tetapi digambarkan seolah-olah mampu bertindak dan memiliki emosi.

Ciri-Ciri Majas Personifikasi

Ilustrasi majas personifikasi, foto: Unsplash/Debby Hudson

Majas personifikasi dapat dikenali dengan hadirnya ciri-ciri khusus pada susunan kata yang ada pada suatu kalimat. Ciri utamanya adalah terdapat penggambaran sifat atau perilaku manusia terhadap benda mati.

Jika suatu kalimat memiliki ciri tersebut, maka bisa dipastikan kalimat itu mengandung majas personifikasi. Selain itu, penulis juga akan menggambarkan benda mati seolah-olah memiliki kemampuan dan bertindak layaknya manusia.

Contoh Majas Personifikasi

Ilustrasi majas personifikasi, foto: Unsplash/Olga Tutunaru

Agar lebih memahaminya, penting untuk mengetahui contoh kalimat majas personifikasi. Adapun beberapa contoh selengkapnya adalah sebagai berikut.

  1. Jam beker bernyanyi untuk membangunkanku setiap hari.

    Arti: jam beker yang berdering.

  2. Salju yang turun menyelimuti kota pada hari ini.

    Arti: salju menutupi jalanan kota.

  3. Makanan pedas itu membakar lidahku.

    Arti: sensasi pedas pada lidah.

  4. Pohon-pohon rindang berbaris di sepanjang jalan.

    Arti: pohon yang ditanam berderet sepanjang jalan.

  5. Burung di sangkar bernyanyi pada pagi hari.

    Arti: burung yang berkicau.

  6. Angin malam terasa sedih pada hari ini.

    Arti: angin yang bertiup diberikan perasaan sedih yang dapat menggambarkan kondisi kesepian.

  7. Ombak berkejaran di tepi pantai.

    Arti: ombak yang berdebur di pantai digambarkan seperti sedang belarian.

  8. Si jago merah sukses melahap kawasan pertokoan itu.

    Arti: api membakar kawasan pertokoan.

  9. Tikungan di ujung jalan selalu memakan korban.

    Arti: tikungan di ujung jalan menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.

  10. Perutku bergejolak, rasanya cacing-cacing tengah berdemo meminta diberi makan.

    Arti: ungkapan rasa lapar.

Itu dia pengertian majas personifikasi lengkap dengan ciri-ciri dan contoh kalimatnya. Setelah mengetahui informasi tersebut, maka pemahaman akan jenis majas satu ini bisa bertambah. (PRI)

Baca juga: 10 Contoh Majas Metafora, Pengertian, dan Jenisnya